Jelang Ramadan, Harga Cabai dan Ikan Laut di Maros Melonjak

Selasa, 10 Feb 2026 15:58
Jelang Ramadan, Harga Cabai dan Ikan Laut di Maros Melonjak
Aktivitas jual beli di Pasar Tradisional Modern Butta Salewangang, Kecamatan Turikale. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
Comment
Share
MAROS - Sepekan menjelang Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, melonjak tajam. Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai dan ikan laut, dipicu meningkatnya permintaan serta faktor distribusi dan cuaca.

Berdasarkan pantauan di Pasar Tradisional Modern Butta Salewangang, Kecamatan Turikale, harga cabai rawit kini mencapai Rp50 ribu per kilogram, naik dari kisaran Rp30 ribu dalam beberapa waktu terakhir.

Salah seorang pedagang, Jalil, menyebut lonjakan harga mulai terasa sejak beberapa hari terakhir.

"Kalau harga cabai rawit saat ini mencapai Rp50 ribu, sebelumnya Rp30 ribu," ujar Jalil, selasa(10/2/2026).

Selain cabai rawit, harga cabai keriting dan cabai besar juga mengalami kenaikan menjadi Rp25 ribu per kilogram.

Kenaikan turut terjadi pada komoditas telur. Jalil mengatakan harga telur yang sebelumnya Rp55 ribu kini naik menjadi Rp57 ribu per rak.

"Naik sekali kalau telur sekarang. Modal saja kita ambil Rp 52 ribu," katanya.

Menurut Jalil, lonjakan harga dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas ikan laut. Pedagang ikan, Ismail, mengungkapkan harga dari distributor naik hampir dua kali lipat.

"Sekarang per box kadang Rp 2 juta. Sebelumnya kadang Rp 1,2 juta sampai Rp 1,3 juta," ungkap Ismail.

Ia menduga faktor cuaca turut memengaruhi hasil tangkapan nelayan sehingga berdampak pada harga.

"Mungkin ada pengaruh cuaca juga," katanya.

Meski harga melonjak, aktivitas jual beli di pasar masih ramai seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang bulan puasa. Pedagang berharap harga segera stabil agar daya beli warga tidak semakin terbebani.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru