Gowa Perkuat Aksi Lingkungan, Jumat Bersih Libatkan Semua Pihak
Kamis, 12 Feb 2026 10:52
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengikuti pertemuan secara virtual di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (11/2). Foto: Istimewa
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa akan melaksanakan program Jumat Bersih secara serentak sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia melalui Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Program ini melibatkan jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi vertikal, hingga masyarakat di tingkat RT dan RW.
Kebijakan tersebut menekankan penguatan aksi nyata di bidang lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Kegiatan yang sebelumnya telah berjalan melalui berbagai program daerah kini diseragamkan pelaksanaannya setiap hari Jumat dan dilaksanakan serentak di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan kegiatan bersih-bersih sebenarnya telah rutin dilakukan melalui program seperti Rabu Sehat dan Gowa Bersih, termasuk kegiatan serupa oleh TNI-Polri serta pemerintah desa dan kelurahan. Namun, pelaksanaan serentak dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas dan kekompakan.
"Supaya lebih terarah, saling kolaborasi dan kekompakan kita jadwalkan setiap hari Jumat. Ini juga menindaklanjuti arahan Bapak Presiden RI dan Bapak Gubernur Sulsel agar dilaksanakan serentak," ujarnya dalam pertemuan secara virtual di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (11/2).
Bupati Talenrang menegaskan seluruh pimpinan SKPD bersama jajaran ASN wajib terlibat aktif. Kolaborasi dengan TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan juga harus diperkuat. Ia menekankan, gerakan ini harus melibatkan masyarakat secara langsung agar dampaknya lebih luas.
"Bukan hanya jajaran pemerintah yang turun, tetapi masyarakat juga harus dilibatkan. RT dan RW silakan turun di wilayah masing-masing. Kita ingin Gowa bersih secara menyeluruh, bukan hanya di jalan poros, tetapi sampai ke lingkungan masyarakat," tegasnya.
Selain pengangkutan sampah, kegiatan Jumat Bersih mencakup pemangkasan dahan dan ranting, pembersihan rumput liar, serta normalisasi drainase dari sedimen dan endapan lumpur. Langkah ini dinilai penting mengingat kondisi musim penghujan yang berpotensi meningkatkan risiko banjir.
"Bersih bukan hanya di permukaan. Kita juga harus membersihkan sedimen dan endapan di drainase agar aliran air lancar dan tidak menimbulkan banjir," tegas Bupati Talenrang.
Untuk mendukung pelaksanaan di lapangan, Pemkab Gowa meminta seluruh kecamatan dan desa menyiapkan alat serta armada kebersihan, termasuk mobil pengangkut sampah, mobil bak sampah mini, dan motor viar. Keterbatasan armada truk besar akan diatasi dengan optimalisasi kendaraan kecil serta dukungan pihak swasta dan masyarakat yang memiliki armada.
"Kalau hanya mengandalkan armada Pemda, kita akan kewalahan. Karena itu, kita perlu kerja sama dengan pihak swasta maupun masyarakat yang memiliki armada," katanya.
Selain itu, pemerintah daerah mendorong keterlibatan sekolah dalam menjaga kebersihan lingkungan, minimal memastikan area depan sekolah, drainase, dan ruang terbuka hijau tetap bersih dan terawat.
"Jika gerakan ini dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan, maka cita-cita mewujudkan Gowa yang bersih, sehat, dan indah bukan sekadar mimpi, melainkan dapat terwujud dalam waktu yang tidak lama," terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, menjelaskan titik kumpul pelaksanaan dipusatkan di Lapangan Sultan Hasanuddin, khususnya bagi struktur cabang Somba Opu dan seluruh SKPD. Peserta selanjutnya akan dibagi ke sejumlah lokasi kerja bakti yang telah ditentukan.
"Kita estimasi pukul 07.30 WITA sudah berada di Lapangan Sulhas, dan pukul 08.00 WITA seluruh peserta sudah bergerak ke lokasi masing-masing untuk melaksanakan kerja bakti secara serentak," tambahnya.
"Kita ingin kebersihan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi budaya bersama di Kabupaten Gowa," tegas Andy Azis didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Azhari Azis.
Kebijakan tersebut menekankan penguatan aksi nyata di bidang lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Kegiatan yang sebelumnya telah berjalan melalui berbagai program daerah kini diseragamkan pelaksanaannya setiap hari Jumat dan dilaksanakan serentak di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan kegiatan bersih-bersih sebenarnya telah rutin dilakukan melalui program seperti Rabu Sehat dan Gowa Bersih, termasuk kegiatan serupa oleh TNI-Polri serta pemerintah desa dan kelurahan. Namun, pelaksanaan serentak dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas dan kekompakan.
"Supaya lebih terarah, saling kolaborasi dan kekompakan kita jadwalkan setiap hari Jumat. Ini juga menindaklanjuti arahan Bapak Presiden RI dan Bapak Gubernur Sulsel agar dilaksanakan serentak," ujarnya dalam pertemuan secara virtual di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (11/2).
Bupati Talenrang menegaskan seluruh pimpinan SKPD bersama jajaran ASN wajib terlibat aktif. Kolaborasi dengan TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan juga harus diperkuat. Ia menekankan, gerakan ini harus melibatkan masyarakat secara langsung agar dampaknya lebih luas.
"Bukan hanya jajaran pemerintah yang turun, tetapi masyarakat juga harus dilibatkan. RT dan RW silakan turun di wilayah masing-masing. Kita ingin Gowa bersih secara menyeluruh, bukan hanya di jalan poros, tetapi sampai ke lingkungan masyarakat," tegasnya.
Selain pengangkutan sampah, kegiatan Jumat Bersih mencakup pemangkasan dahan dan ranting, pembersihan rumput liar, serta normalisasi drainase dari sedimen dan endapan lumpur. Langkah ini dinilai penting mengingat kondisi musim penghujan yang berpotensi meningkatkan risiko banjir.
"Bersih bukan hanya di permukaan. Kita juga harus membersihkan sedimen dan endapan di drainase agar aliran air lancar dan tidak menimbulkan banjir," tegas Bupati Talenrang.
Untuk mendukung pelaksanaan di lapangan, Pemkab Gowa meminta seluruh kecamatan dan desa menyiapkan alat serta armada kebersihan, termasuk mobil pengangkut sampah, mobil bak sampah mini, dan motor viar. Keterbatasan armada truk besar akan diatasi dengan optimalisasi kendaraan kecil serta dukungan pihak swasta dan masyarakat yang memiliki armada.
"Kalau hanya mengandalkan armada Pemda, kita akan kewalahan. Karena itu, kita perlu kerja sama dengan pihak swasta maupun masyarakat yang memiliki armada," katanya.
Selain itu, pemerintah daerah mendorong keterlibatan sekolah dalam menjaga kebersihan lingkungan, minimal memastikan area depan sekolah, drainase, dan ruang terbuka hijau tetap bersih dan terawat.
"Jika gerakan ini dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan, maka cita-cita mewujudkan Gowa yang bersih, sehat, dan indah bukan sekadar mimpi, melainkan dapat terwujud dalam waktu yang tidak lama," terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, menjelaskan titik kumpul pelaksanaan dipusatkan di Lapangan Sultan Hasanuddin, khususnya bagi struktur cabang Somba Opu dan seluruh SKPD. Peserta selanjutnya akan dibagi ke sejumlah lokasi kerja bakti yang telah ditentukan.
"Kita estimasi pukul 07.30 WITA sudah berada di Lapangan Sulhas, dan pukul 08.00 WITA seluruh peserta sudah bergerak ke lokasi masing-masing untuk melaksanakan kerja bakti secara serentak," tambahnya.
"Kita ingin kebersihan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi budaya bersama di Kabupaten Gowa," tegas Andy Azis didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Azhari Azis.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Gowa Jadi Lokasi Riset UNM soal Tata Kelola Dana Desa
Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penelitian mengenai penguatan sistem pencegahan korupsi dalam pengelolaan dana desa berbasis digital governance di Kabupaten Gowa.
Rabu, 12 Agu 2026 08:42
News
268 Lulusan Polbangtan Gowa Didorong Bawa Inovasi ke Sektor Pertanian
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mendorong lulusan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa menjadi inovator dan penggerak pembangunan pertanian. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Wisuda Polbangtan Gowa 2026 di Aula Syekh Yusuf, Kampus I Polbangtan Gowa, Senin (10/8/2026).
Senin, 10 Agu 2026 15:39
Sulsel
Cegah Kerugian Daerah, Pimpinan OPD Diperingatkan Pentingnya Fungsi Pengawasan
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui penguatan sistem pengawasan serta pencegahan kerugian daerah.
Minggu, 09 Agu 2026 06:17
News
Bupati Gowa Lepas 92 Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional XII 2026
Ketua Mabicab dan Kwarcab Pramuka Gowa, Sitti Husniah Talenrang melepas 92 peserta dari Kontingen Kwarcab Gowa yang akan mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 sekaligus mengukuhkan Pramuka Garuda di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Jumat (7/8).
Jum'at, 07 Agu 2026 21:20
Sulsel
Buka Rakor TPID, Sekda Gowa Tekankan 4 Poin Pengendalian Inflasi Daerah
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter menegaskan, pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas inflasi di Kabupaten Gowa.
Rabu, 05 Agu 2026 16:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
IAS Roadshow ke Daerah, Tegaskan Kekuatan Golkar Harus Merata di Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
IAS Roadshow ke Daerah, Tegaskan Kekuatan Golkar Harus Merata di Sulsel