Jalan Rusak di Pinrang Sudah Ditangani Berkat Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel
Rabu, 07 Jan 2026 09:09
Kondisi salah satu ruas jalan yang telah ditangani setelah mendapat bantuan Pemprov Sulsel. Foto: Istimewa
PINRANG - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat konektivitas dan aksesibilitas wilayah melalui penanganan infrastruktur.
Khusus di Kabupaten Pinrang, daerah berjuluk “Bumi Lasinrang” pada tahun anggaran 2025 menerima bantuan keuangan dari Pemprov Sulsel senilai Rp20 miliar untuk penanganan sejumlah ruas jalan prioritas yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Bantuan keuangan tersebut diarahkan untuk memperbaiki beberapa ruas strategis yang menunjang mobilitas warga hingga aktivitas ekonomi masyarakat yang menjadi komitmen Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi dalam mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.
Salah satu ruas yang ditangani adalah jalan Salopi-Pajalele di Kecamatan Lembang sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar 4,5 meter. Warga setempat, Muhammad Yunus, mengungkapkan kondisi jalan sebelumnya sangat memprihatinkan.
“Dulu di sini bukan hanya rusak, tapi seperti kubangan kerbau. Sekarang alhamdulillah, ibarat ada barang tercecer di jalan sudah tidak susah lagi dicari. Terima kasih kepada Bapak Gubernur,” ujarnya.
Selain itu, perbaikan juga dilakukan pada ruas Pinrang-Langnga sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar 5 meter. Pawallungi, warga sekitar, mengatakan kerusakan jalan tersebut telah berlangsung selama sekitar tujuh tahun.
“Ini jalan sangat tidak layak dilewati. Tapi Sekarang alhamdulillah sudah bagus. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulsel atas bantuan perbaikan jalan di desa kami,” katanya.
Pemprov Sulsel juga telah menangani sejumlah ruas lainnya, antara lain Tammappa-Garessi sepanjang lebih dari 1 kilometer dengan lebar 5,5 meter, Patobong-Makoring sepanjang 850 meter dengan lebar 5 meter, serta Corowali-Boki sepanjang 586 meter dengan lebar 5 meter.
Tak hanya di wilayah perdesaan, penanganan infrastruktur juga menyasar kawasan dalam perkotaan Pinrang sepanjang lebih dari 2 kilometer dengan lebar mencapai 8,5 meter.
Muchlis Rahman, warga sekitar ruas perkotaan Jalan Sukawati, mengaku merasakan langsung manfaat dari perbaikan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulsel yang telah memberikan fasilitas jalan yang sangat baik. Dulu arus lalu lintas terhambat, sekarang sudah lancar dan memudahkan pengunjung maupun aktivitas warga,” tuturnya.
Khusus di Kabupaten Pinrang, daerah berjuluk “Bumi Lasinrang” pada tahun anggaran 2025 menerima bantuan keuangan dari Pemprov Sulsel senilai Rp20 miliar untuk penanganan sejumlah ruas jalan prioritas yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Bantuan keuangan tersebut diarahkan untuk memperbaiki beberapa ruas strategis yang menunjang mobilitas warga hingga aktivitas ekonomi masyarakat yang menjadi komitmen Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi dalam mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.
Salah satu ruas yang ditangani adalah jalan Salopi-Pajalele di Kecamatan Lembang sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar 4,5 meter. Warga setempat, Muhammad Yunus, mengungkapkan kondisi jalan sebelumnya sangat memprihatinkan.
“Dulu di sini bukan hanya rusak, tapi seperti kubangan kerbau. Sekarang alhamdulillah, ibarat ada barang tercecer di jalan sudah tidak susah lagi dicari. Terima kasih kepada Bapak Gubernur,” ujarnya.
Selain itu, perbaikan juga dilakukan pada ruas Pinrang-Langnga sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar 5 meter. Pawallungi, warga sekitar, mengatakan kerusakan jalan tersebut telah berlangsung selama sekitar tujuh tahun.
“Ini jalan sangat tidak layak dilewati. Tapi Sekarang alhamdulillah sudah bagus. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulsel atas bantuan perbaikan jalan di desa kami,” katanya.
Pemprov Sulsel juga telah menangani sejumlah ruas lainnya, antara lain Tammappa-Garessi sepanjang lebih dari 1 kilometer dengan lebar 5,5 meter, Patobong-Makoring sepanjang 850 meter dengan lebar 5 meter, serta Corowali-Boki sepanjang 586 meter dengan lebar 5 meter.
Tak hanya di wilayah perdesaan, penanganan infrastruktur juga menyasar kawasan dalam perkotaan Pinrang sepanjang lebih dari 2 kilometer dengan lebar mencapai 8,5 meter.
Muchlis Rahman, warga sekitar ruas perkotaan Jalan Sukawati, mengaku merasakan langsung manfaat dari perbaikan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulsel yang telah memberikan fasilitas jalan yang sangat baik. Dulu arus lalu lintas terhambat, sekarang sudah lancar dan memudahkan pengunjung maupun aktivitas warga,” tuturnya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Pembangunan Irigasi di Bulukumba Bisa Optimalkan Pengairan 1.200 Hektare Sawah
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Bontonyeleng di Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Kamis (18/6/2026).
Kamis, 18 Jun 2026 19:10
Sulsel
Jalan Berlubang yang Dalam jadi Titik Macet Baru di Jalan Poros Malino Gowa
Ada titik kemacetan baru di Jalan Poros Malino, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Lokasinya tepat di depan Masjid Nurul Mu'min Panggentungang.
Kamis, 18 Jun 2026 18:40
News
Pemprov Sulsel dan BI Perkuat Koordinasi Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Tekanan Global
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Bank Indonesia (BI) memperkuat koordinasi dan sinergi untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah meningkatnya ketidakpastian global yang berdampak pada pergerakan nilai tukar
Kamis, 18 Jun 2026 08:00
News
Pemprov Sulsel Hormati Proses Hukum Dugaan Kasus Perpustakaan Digital
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan sikap menghormati dan mendukung proses hukum yang tengah dilakukan aparat penegak hukum terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pada kegiatan Pengadaan Perpustakaan Digital Tahun Anggaran 2022-2023.
Rabu, 17 Jun 2026 23:10
News
Sulsel Disiapkan Jadi Tuan Rumah Festival Adat Budaya Nusantara
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyatakan dukungannya terhadap rencana penyelenggaraan Festival Adat Budaya Nusantara (FABN) 2026 di Sulawesi Selatan.
Rabu, 17 Jun 2026 22:02
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Menggerakkan Kedaulatan Energi, PLN UIP Sulawesi Fokus Kembangkan EBT
2
Polres Gowa Tetapkan Kadis Perkimtan Jadi Tersangka Korupsi, Langsung Ditahan
3
KFC dan Coffee Bean di Maros Menunggak Pajak, Nilainya Rp167 Juta
4
Dosen dan Mahasiswa Politani Pangkep Kenalkan Inovasi Produk Rumput Laut di Mandalle
5
Laba Bersih PJM Wilayah 2 Lampaui Target hingga 206 Persen
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Menggerakkan Kedaulatan Energi, PLN UIP Sulawesi Fokus Kembangkan EBT
2
Polres Gowa Tetapkan Kadis Perkimtan Jadi Tersangka Korupsi, Langsung Ditahan
3
KFC dan Coffee Bean di Maros Menunggak Pajak, Nilainya Rp167 Juta
4
Dosen dan Mahasiswa Politani Pangkep Kenalkan Inovasi Produk Rumput Laut di Mandalle
5
Laba Bersih PJM Wilayah 2 Lampaui Target hingga 206 Persen