Komisi D DPRD Sulsel Soroti Ketidakprofesionalan Pengerjaan Proyek Jalan Hertasning

Selasa, 03 Mar 2026 18:33
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Ketidakprofesionalan Pengerjaan Proyek Jalan Hertasning
DPRD Sulawesi Selatan melalui Komisi D melakukan kunjungan lapangan terhadap pengerjaan Jalan Hertasning, Kota Makassar, Selasa (03/03/2026). Foto: Muhaimin
Comment
Share
MAKASSAR - DPRD Sulawesi Selatan melalui Komisi D melakukan kunjungan lapangan terhadap pengerjaan Jalan Hertasning, Kota Makassar, Selasa (03/03/2026). Dalam tinjauan tersebut, rombongan menyoroti dugaan ketidakprofesionalan dalam pelaksanaan proyek, baik oleh manajemen konstruksi (MK) maupun kontraktor pelaksana.

Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid, mengungkapkan bahwa proyek perbaikan Jalan Hertasning sepanjang 1,8 kilometer itu dinilai belum menunjukkan standar pelaksanaan yang optimal. Bahkan, saat dilakukan dialog di lokasi, pihak MK disebut tidak mampu menjelaskan secara rinci teknis pekerjaan, termasuk komposisi campuran material yang digunakan.

“Anggota tadi sudah bertanya langsung di lapangan, termasuk soal campuran dan teknis lainnya, namun mereka tidak bisa menjelaskan. Artinya ini menunjukkan ketidakprofesionalan dalam bekerja. Seharusnya mereka memahami tugas dan tanggung jawabnya,” tegas Kadir.

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut memang telah dijadwalkan sebagai bagian dari fungsi pengawasan Komisi D terhadap enam paket pekerjaan infrastruktur jalan di Sulawesi Selatan. Jalan Hertasning menjadi salah satu titik yang ditinjau secara langsung untuk memastikan kesesuaian pekerjaan dengan perencanaan.

Dalam peninjauan itu, Komisi D juga menyoroti ketebalan lapisan aspal yang pengerjaannya telah dianggap selesai ini. Apakah betul sudah sesuai ukurannya empat sentimeter, atau belum.

“Kita akan ukur kembali, benar tidak ini sesuai perencanaan. Kalau memang sudah bagus, tetap harus diaspal secara maksimal agar kualitasnya terjamin,” ujarnya.

Selain itu, Komisi D mempertanyakan skala prioritas pengerjaan jalan. Menurut Kadir, masih terdapat ruas jalan dengan kondisi lebih parah, seperti di depan Kampus Patria Arta, yang justru belum tersentuh perbaikan.

“Harusnya jalan yang betul-betul rusak parah itu yang lebih dulu diprioritaskan. Ini akan menjadi bahan evaluasi kita,” tambahnya.

Diketahui, proyek pengerjaan jalan tersebut merupakan bagian dari paket pekerjaan yang saling terhubung, mulai dari Jalan Hertasning, Aroepala, Yasin Limpo, Bu'rung-bu'rung, Bili-bili hingga berlanjut ke Malino, Sinjai dan Bulukumba.

"Kami akan terus melakukan pengawasan menyeluruh terhadap seluruh paket pekerjaan guna memastikan kualitas infrastruktur sesuai standar dan kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Muhammad Sadar menambahkan pihaknya belum bisa menentukan kualitas aspalnya hanya dengan kasat mata. "Kalau mau kita lihat hasilnya, ada alat core. Dari tadi saya minta alatnya, tidak ada," jelasnya.

Sekretaris Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Nihaya mengungkapkan khusus perbaikan Jalan Hertasning hanya satu lapis dengan ketebalan 4 cm. Posisinya masih dalam tahap pengujian.

"Mengenai tebal 4 cm ini kan tentu dilakukan pengukuran dengan alat coredrill. Intinya pada saat dihampar ini, inmformasima dia sudah kendalikan, bahwa saat dipadatkan sudah memenuhi 4 cm," paparnya.

"Penghamparannya sudah mengikuti aturan-aturan, spesifikasi, ini gradasinya sudah ada. Dan sekarang sudah tahap pengujian," tandasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Silaturahmi FD-PNI, Cicu Gaungkan Keadilan untuk Daerah Penghasil Nikel
Sulsel
Silaturahmi FD-PNI, Cicu Gaungkan Keadilan untuk Daerah Penghasil Nikel
Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi menyuarakan pentingnya keadilan bagi daerah penghasil nikel, baik dari sisi manfaat ekonomi maupun dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Senin, 02 Mar 2026 21:34
DPRD Sulsel Pertimbangkan Hak Angket, Data Deviden GMTD Didesak Transparan
Sulsel
DPRD Sulsel Pertimbangkan Hak Angket, Data Deviden GMTD Didesak Transparan
Komisi D DPRD Sulsel kembali melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) di kantor sementara DPRD Sulsel, Makassar pada Selasa (24/02/2026).
Selasa, 24 Feb 2026 19:50
Kadir Halid Serap Aspirasi Warga Parang Layang Soal Drainase dan Jalan Lorong
Makassar City
Kadir Halid Serap Aspirasi Warga Parang Layang Soal Drainase dan Jalan Lorong
Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Kadir Halid melaksanakan reses masa persidangan II Tahun Anggaran 2025/2026 di Jalan Tinumbu, Kelurahan Parang Layang, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Selasa (24/02/2026).
Selasa, 24 Feb 2026 17:22
Tak Hanya Dengarkan Aspirasi, Zulfikar Limolang Serahkan Bantuan Mesin Jahit untuk UMKM
Sulsel
Tak Hanya Dengarkan Aspirasi, Zulfikar Limolang Serahkan Bantuan Mesin Jahit untuk UMKM
Sekretaris Komisi B DPRD Sulawesi Selatan, Zulfikar Limolang, kembali turun mendengar aspirasi masyarakat di daerah pemilihan 11 Sulsel dalam agenda reses masa sidang kedua tahun 2025-2026.
Minggu, 22 Feb 2026 13:33
Jalan Beton 315 Meter yang Dibangun Swadaya H Faisal Ibrahim di Bone Diresmikan
Sulsel
Jalan Beton 315 Meter yang Dibangun Swadaya H Faisal Ibrahim di Bone Diresmikan
Jalan beton sepanjang 315 meter yang dibangun secara swadaya oleh Yayasan Haji Ahmad Surur resmi difungsikan di Kelurahan Pompanua, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (17/2/2026).
Selasa, 17 Feb 2026 14:46
Berita Terbaru