PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 16:22
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
PIRA Sulsel komitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui program pemberdayaan dan bantuan sosial yang menyasar langsung kebutuhan warga. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui program pemberdayaan dan bantuan sosial yang menyasar langsung kebutuhan warga.

Ketua PD PIRA Sulsel, Andi Tenri Indah, mengatakan organisasinya saat ini fokus merampungkan struktur kepengurusan di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan sebagai bagian dari penguatan organisasi dan konsolidasi internal.

Pernyataan tersebut disampaikan Tenri Indah usai bertemu Ketua Umum PP PIRA, Novianti Wijayanti, di Jakarta beberapa hari lalu.

Menurutnya, PIRA sebagai organisasi sayap partai terus hadir di tengah masyarakat untuk menyerap dan mengawal berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan nelayan, pelaku UMKM, hingga sektor pertanian.

“Kami selalu turun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi karena PIRA merupakan sayap partai. Semua kebutuhan masyarakat akan kami perjuangkan,” ujar Tenri Indah, Rabu (13/05/2026).

Ia menjelaskan, salah satu program yang tengah dipersiapkan yakni pengajuan proposal Kampung Nelayan. Program tersebut nantinya akan dibahas lebih lanjut bersama Ketua Umum PIRA.

Anggota DPRD Sulsel Fraksi Partai Gerindra ini menyebut Ketua Umum PIRA mendukung penuh program-program pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kami diminta menyiapkan proposal Kampung Nelayan. Program ini akan kembali kami bahas bersama Ketua Umum karena beliau sangat mendukung program pemerintah yang menyentuh masyarakat,” katanya.

Selain itu, PIRA Sulsel juga telah menyalurkan bantuan pertanian kepada masyarakat melalui dukungan dari Wakil Menteri. Bantuan tersebut disalurkan secara gratis kepada warga yang membutuhkan.

“Selama ini kami juga telah menyalurkan bantuan pertanian dari Pak Wamen dan semuanya diberikan gratis kepada masyarakat,” tambah Ketua Komisi E DPRD Sulsel ini.

Saat ini, PIRA Sulsel terus mempercepat konsolidasi di sejumlah daerah yang struktur kepengurusannya belum rampung.

Setelah seluruh kepengurusan terbentuk, PIRA Sulsel berencana menggelar pelantikan serentak pengurus kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

“Sekarang kami turun langsung ke daerah untuk merampungkan struktur organisasi. Setelah semuanya selesai, kami akan melaksanakan pelantikan pengurus PIRA se-Sulsel,” tutupnya.

Sekedar diketahui, PIRA merupakan sayap dari partai Gerindra yang menghimpun perempuan.

Visi PIRA adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui gerakan perempuan Indonesia dalam setiap aspek kehidupan. Mulai dari ekonomi kerakyatan, pendidikan, budaya, dan kesehatan dalam rangka kemandirian bangsa.
(UMI)
Berita Terkait
Andi Ina Kooperatif Penuhi Kembali Panggilan Kejati Sulsel, Berikan Klarifikasi ke BPKP
Sulsel
Andi Ina Kooperatif Penuhi Kembali Panggilan Kejati Sulsel, Berikan Klarifikasi ke BPKP
Mantan Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024, Andi Ina Kartika Sari kembali memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Sulsel pada Jumat (24/04/2026).
Jum'at, 24 Apr 2026 19:17
Eks Waka DPRD Sulsel Syahar Tegaskan Tak Ada Pembahasan Bibit Nanas di APBD 2024
Sulsel
Eks Waka DPRD Sulsel Syahar Tegaskan Tak Ada Pembahasan Bibit Nanas di APBD 2024
Mantan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan periode 2019-2024, Syaharuddin Alrif ikut angkat bicara terkait isu dugaan korupsi bibit nanas yang sedang dikerjakan Kejati Sulsel.
Sabtu, 18 Apr 2026 20:54
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
Sulsel
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
Eks Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024, Andi Ina Kartika Sari, bersama sejumlah mantan pimpinan DPRD Sulawesi Selatan memberikan klarifikasi terkait pemanggilannya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas senilai Rp60 miliar.
Sabtu, 18 Apr 2026 06:05
Respon Rekomendasi DPRD, RSUD Haji Makassar Fokus Benahi Layanan Publik
Sulsel
Respon Rekomendasi DPRD, RSUD Haji Makassar Fokus Benahi Layanan Publik
Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi terhadap laporan kinerja RSUD Haji Makassar dalam pembahasan LKPJ Gubernur Sulsel Tahun Anggaran 2025, Kamis (16/4/2026).
Jum'at, 17 Apr 2026 10:36
DPRD Sulsel Bentuk Panja LKPJ 2025, Dipimpin Politisi Nasdem dan Gerindra
Sulsel
DPRD Sulsel Bentuk Panja LKPJ 2025, Dipimpin Politisi Nasdem dan Gerindra
DPRD Provinsi Sulawesi Selatan resmi membentuk dan mengesahkan Panitia Kerja (Panja) untuk membahas rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2025.
Kamis, 16 Apr 2026 18:24
Berita Terbaru