Atap Bocor, Plafon Kelas UPT SDN 7 Bontoramba Nyaris Runtuh
Senin, 12 Jan 2026 10:31
Seorang guru menunjuk kondisi plafon yang berlubang di koridor kelas. Foto: SINDO Makassar/Sulaiman Nai
JENEPONTO - Kondisi bangunan UPT SDN 7 Bontoramba, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, memprihatinkan. Atap sekolah dilaporkan bocor parah hingga menyebabkan plafon ruang kelas nyaris runtuh dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah plafon terlihat melengkung dan retak akibat rembesan air hujan yang terus-menerus. Plafon di teras depan kelas 3 sudah berlubang, sementara plafon ruang kelas 2 juga dalam kondisi nyaris runtuh. Saat hujan deras, air masuk ke dalam ruang kelas, terutama di ruang kelas 2.
"Kalau hujan begini air merembes ke dalam ruang kelas, terutama ruang kelas 2 ini," ungkap M. Arfan Azis, salah satu guru yang ditemui di lokasi.
M Arfan Azis mengatakan, kondisi atap bocor tersebut sudah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini belum ada perbaikan yang dilakukan.
"Kami sangat khawatir, apalagi saat hujan. Plafon bisa jatuh kapan saja dan tentu ini membahayakan anak-anak,” ujarnya.
Ia juga mengaku, pihak sekolah telah berulang kali mengajukan permohonan bantuan perbaikan, namun belum mendapatkan tindak lanjut.
"Sudah sering diajukan permohonan bantuan tapi sampai sekarang belum ada perbaikan," jelas M. Arfan Azis.
Pihak sekolah berharap adanya perhatian dan langkah cepat dari Dinas Pendidikan serta Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk segera melakukan perbaikan demi keselamatan siswa dan guru.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto terkait rencana perbaikan atap dan plafon di UPT SDN 7 Bontoramba.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah plafon terlihat melengkung dan retak akibat rembesan air hujan yang terus-menerus. Plafon di teras depan kelas 3 sudah berlubang, sementara plafon ruang kelas 2 juga dalam kondisi nyaris runtuh. Saat hujan deras, air masuk ke dalam ruang kelas, terutama di ruang kelas 2.
"Kalau hujan begini air merembes ke dalam ruang kelas, terutama ruang kelas 2 ini," ungkap M. Arfan Azis, salah satu guru yang ditemui di lokasi.
M Arfan Azis mengatakan, kondisi atap bocor tersebut sudah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini belum ada perbaikan yang dilakukan.
"Kami sangat khawatir, apalagi saat hujan. Plafon bisa jatuh kapan saja dan tentu ini membahayakan anak-anak,” ujarnya.
Ia juga mengaku, pihak sekolah telah berulang kali mengajukan permohonan bantuan perbaikan, namun belum mendapatkan tindak lanjut.
"Sudah sering diajukan permohonan bantuan tapi sampai sekarang belum ada perbaikan," jelas M. Arfan Azis.
Pihak sekolah berharap adanya perhatian dan langkah cepat dari Dinas Pendidikan serta Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk segera melakukan perbaikan demi keselamatan siswa dan guru.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto terkait rencana perbaikan atap dan plafon di UPT SDN 7 Bontoramba.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FSIKP UMI dan Balai Bahasa Sulsel Perkuat Kerja Sama Pengembangan Literasi
2
Bongkar Sindikat BBM Subsidi Ilegal, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar
3
Jeneponto Pertahankan Opini WTP, Bupati Paris Yasir Apresiasi Kinerja OPD
4
Cegah Rabies, Warga Camba Buru Anjing Liar, BBV Tambah 300 Dosis Vaksin
5
Peserta P2P Bantaeng Dibekali Deteksi Pelanggaran Teknis Pemilu
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FSIKP UMI dan Balai Bahasa Sulsel Perkuat Kerja Sama Pengembangan Literasi
2
Bongkar Sindikat BBM Subsidi Ilegal, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar
3
Jeneponto Pertahankan Opini WTP, Bupati Paris Yasir Apresiasi Kinerja OPD
4
Cegah Rabies, Warga Camba Buru Anjing Liar, BBV Tambah 300 Dosis Vaksin
5
Peserta P2P Bantaeng Dibekali Deteksi Pelanggaran Teknis Pemilu