Perikanan hingga Peternakan Terpadu di Talumae, Strategi Sidrap Dorong Ekonomi Desa
Sabtu, 17 Jan 2026 15:06
Bupati Syahar mengajak sejumlah jurnalis meninjau langsung sentra perikanan, pertanian, dan peternakan terintegrasi di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Sabtu (17/1/2026). Foto: Istimewa
SIDRAP - Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengajak sejumlah jurnalis meninjau langsung sentra perikanan, pertanian, dan peternakan terintegrasi di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Sabtu (17/1/2026).
Lokasi tersebut berjarak sekitar 11 kilometer dari Rumah Jabatan Bupati Sidrap. Dalam kunjungan itu, Syaharuddin memperlihatkan kolam budidaya ikan nila yang telah menerapkan teknologi modern, mulai dari sistem pakan otomatis hingga penggunaan kincir air bertenaga panel surya.
Ia menjelaskan, dari lima kolam ikan nila yang dikelola, hasil panen dapat mencapai sekitar 20 ton dalam sekali panen. Dalam setahun, panen maksimal bisa dilakukan hingga tiga kali, dengan harga jual ikan berkisar Rp30 ribu per kilogram.
“Modalnya sekitar 50 persen dari hasil panen. Jadi memang harus konsisten. Kalau mau instan tidak bisa, harus konsisten,” ujar Syaharuddin di hadapan para jurnalis.
Selain sektor perikanan, Bupati Sidrap juga memperlihatkan pengelolaan peternakan bebek yang berada dalam satu kawasan. Dari peternakan tersebut, produksi telur bebek mencapai sekitar 2.200 butir per hari, memberikan nilai ekonomi yang cukup signifikan bagi pengelola.
Menariknya, lokasi peternakan bebek berada berdekatan dengan area persawahan. Kotoran ternak dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk lahan pertanian, sehingga menciptakan sistem pertanian terpadu yang saling mendukung dan ramah lingkungan.
“Jadi ini bermanfaat, kotoran ternak bisa menjadi pupuk organik untuk sawah,” kata Syaharuddin yang juga menjabat Sekretaris DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan.
Model integrasi perikanan, pertanian, dan peternakan ini diharapkan menjadi contoh pengembangan sektor pangan berkelanjutan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sidrap.
Lokasi tersebut berjarak sekitar 11 kilometer dari Rumah Jabatan Bupati Sidrap. Dalam kunjungan itu, Syaharuddin memperlihatkan kolam budidaya ikan nila yang telah menerapkan teknologi modern, mulai dari sistem pakan otomatis hingga penggunaan kincir air bertenaga panel surya.
Ia menjelaskan, dari lima kolam ikan nila yang dikelola, hasil panen dapat mencapai sekitar 20 ton dalam sekali panen. Dalam setahun, panen maksimal bisa dilakukan hingga tiga kali, dengan harga jual ikan berkisar Rp30 ribu per kilogram.
“Modalnya sekitar 50 persen dari hasil panen. Jadi memang harus konsisten. Kalau mau instan tidak bisa, harus konsisten,” ujar Syaharuddin di hadapan para jurnalis.
Selain sektor perikanan, Bupati Sidrap juga memperlihatkan pengelolaan peternakan bebek yang berada dalam satu kawasan. Dari peternakan tersebut, produksi telur bebek mencapai sekitar 2.200 butir per hari, memberikan nilai ekonomi yang cukup signifikan bagi pengelola.
Menariknya, lokasi peternakan bebek berada berdekatan dengan area persawahan. Kotoran ternak dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk lahan pertanian, sehingga menciptakan sistem pertanian terpadu yang saling mendukung dan ramah lingkungan.
“Jadi ini bermanfaat, kotoran ternak bisa menjadi pupuk organik untuk sawah,” kata Syaharuddin yang juga menjabat Sekretaris DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan.
Model integrasi perikanan, pertanian, dan peternakan ini diharapkan menjadi contoh pengembangan sektor pangan berkelanjutan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sidrap.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Lepas 10 Truk, Kerja Peternak Sidrap Mengalir ke Nusantara Lewat Program MBG
Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Jum'at, 16 Jan 2026 19:55
Sulsel
Tekan Angka Stunting, Sidrap Raih Penghargaan dari BKKBN
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, memberikan penghargaan kepada daerah di Sulsel untuk atas capaian angka prevalensi stunting di Sulsel.
Selasa, 16 Des 2025 14:15
Sulsel
Bupati Sidrap Wakili Ajatapareng-Bosowasi Paparkan Potensi Ekspor di Sulsel Export Day 2025
Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif didaulat mewakili kepala daerah wilayah Ajatapareng dan Bosowasi untuk memaparkan potensi ekspor daerah pada kegiatan Sulsel Export Day 2025 di Terminal Petikemas Makassar New Port, Selasa (11/11/2025).
Selasa, 11 Nov 2025 15:36
Sulsel
Dapat Dukungan Mayoritas MWC, Muh Yusuf Lanjutkan Kepemimpinan NU Sidrap
Peserta Konfercab ke-V NU Kabupaten Sidenreng Rappang secara aklamasi kembali menetapkan Muh Yusuf sebagai Ketua PCNU Sidrap untuk masa khidmat 2025-2030, berlangsung di Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqaa, Sidrap pada Sabtu (01/11/2025).
Minggu, 02 Nov 2025 16:41
Sulsel
Bupati Sidrap Antar Langsung Makanan Bergizi Gratis, Murid Sambut dengan Ceria
Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif mengantar langsung makanan bergizi gratis ke sejumlah sekolah di Kecamatan Watang Sidenreng, Senin (27/10/2025).
Senin, 27 Okt 2025 14:05
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pesawat ATR 400 Milik Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Wilayah Maros-Pangkep
2
Rayakan Yaumul Isti'anah, Ribuan Warga DDI Padati Masjid Raya Makassar
3
Perikanan hingga Peternakan Terpadu di Talumae, Strategi Sidrap Dorong Ekonomi Desa
4
Putri Dakka Ingatkan Tanggungjawab Soal Penggunaan Sosial Media
5
Basarnas Turunkan 25 Personel Pencarian Pesawat ATR 400 yang Hilang Kontak
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pesawat ATR 400 Milik Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Wilayah Maros-Pangkep
2
Rayakan Yaumul Isti'anah, Ribuan Warga DDI Padati Masjid Raya Makassar
3
Perikanan hingga Peternakan Terpadu di Talumae, Strategi Sidrap Dorong Ekonomi Desa
4
Putri Dakka Ingatkan Tanggungjawab Soal Penggunaan Sosial Media
5
Basarnas Turunkan 25 Personel Pencarian Pesawat ATR 400 yang Hilang Kontak