Antisipasi El Nino, Pemkab Sidrap Percepat Musim Tanam
Kamis, 26 Mar 2026 20:52
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, seusai PSBM XXVI di Hotel Claro, Kota Makassar, Kamis (26/3/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memperkuat sektor pertanian sebagai motor penggerak ekonomi daerah, Kamis (26/3/2026).
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilitas produktivitas lahan, terutama dalam menghadapi fenomena El Nino.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah percepatan musim tanam serta penggunaan varietas benih padi dengan masa panen lebih singkat.
"Sudah melakukan antisipasi, satu mempercepat musim tanam, yang kedua mengurangi umur beri padi, biasanya 110 hari," ungkapnya usai menghadiri Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI di Hotel Claro, Kota Makassar.
Ia menjelaskan, saat ini Pemkab Sidrap mulai mempersiapkan penanaman padi dengan varietas berumur 75 hari. Selain itu, pemerintah juga menjalankan program listrik masuk sawah serta mengaktifkan kembali embung dan parit.
"Sekarang kami sedang mempersiapkan menanam yang usia 75 hari. Yang ketiga, memperlakukan program listrik masuk sawah. Yang keempat, embung dan parit itu diaktifkan," lanjutnya.
Menurutnya, empat program tersebut diyakini mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan.
"Empat program itu Insyaallah, saya yakin di Sidrap dengan skema mengatur musim tanam, mengatur produktivitas, sebelum saya jadi Bupati Sidrap itu paling 5 ton sampai 6 ton," tegasnya.
Ia menyebutkan, saat ini hasil panen padi di Sidrap telah meningkat hingga 10–12 ton per hektare. Peningkatan produksi tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Sekarang 10 sampai 12 ton per hektare. Dan makanya Sidrap paling tertinggi pertumbuhan ekonominya di Sulsel, karena produksi yang ditambahkan," tuturnya kepada awak media.
Terkait benih padi, Syaharuddin menegaskan bahwa pihaknya menggunakan varietas lokal asal Sulawesi Selatan yang dinilai lebih produktif.
"Kami pakai benih lokal yang berasal dari Sulawesi Selatan. Justru lebih tinggi produksinya. Kalau tidak percaya, silakan datang ke Sidrap," bebernya.
Sebagai langkah mitigasi El Nino, Pemkab Sidrap juga menerapkan sistem pengairan melalui sumur dalam dengan teknologi listrik dan pompa celup (submersible), menggantikan pompa berbahan bakar gas yang sebelumnya digunakan.
"Pengoboran sumur dalam tapi teknologi listrik. Biasanya komparisasi. Biasanya tabung gas. Kalau di Sidrap, kita pakai listrik. Mesin air, submersible pump atau pompa celup teknologinya. Itu mengantisipasi El Nino," pungkasnya.
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilitas produktivitas lahan, terutama dalam menghadapi fenomena El Nino.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah percepatan musim tanam serta penggunaan varietas benih padi dengan masa panen lebih singkat.
"Sudah melakukan antisipasi, satu mempercepat musim tanam, yang kedua mengurangi umur beri padi, biasanya 110 hari," ungkapnya usai menghadiri Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI di Hotel Claro, Kota Makassar.
Ia menjelaskan, saat ini Pemkab Sidrap mulai mempersiapkan penanaman padi dengan varietas berumur 75 hari. Selain itu, pemerintah juga menjalankan program listrik masuk sawah serta mengaktifkan kembali embung dan parit.
"Sekarang kami sedang mempersiapkan menanam yang usia 75 hari. Yang ketiga, memperlakukan program listrik masuk sawah. Yang keempat, embung dan parit itu diaktifkan," lanjutnya.
Menurutnya, empat program tersebut diyakini mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan.
"Empat program itu Insyaallah, saya yakin di Sidrap dengan skema mengatur musim tanam, mengatur produktivitas, sebelum saya jadi Bupati Sidrap itu paling 5 ton sampai 6 ton," tegasnya.
Ia menyebutkan, saat ini hasil panen padi di Sidrap telah meningkat hingga 10–12 ton per hektare. Peningkatan produksi tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Sekarang 10 sampai 12 ton per hektare. Dan makanya Sidrap paling tertinggi pertumbuhan ekonominya di Sulsel, karena produksi yang ditambahkan," tuturnya kepada awak media.
Terkait benih padi, Syaharuddin menegaskan bahwa pihaknya menggunakan varietas lokal asal Sulawesi Selatan yang dinilai lebih produktif.
"Kami pakai benih lokal yang berasal dari Sulawesi Selatan. Justru lebih tinggi produksinya. Kalau tidak percaya, silakan datang ke Sidrap," bebernya.
Sebagai langkah mitigasi El Nino, Pemkab Sidrap juga menerapkan sistem pengairan melalui sumur dalam dengan teknologi listrik dan pompa celup (submersible), menggantikan pompa berbahan bakar gas yang sebelumnya digunakan.
"Pengoboran sumur dalam tapi teknologi listrik. Biasanya komparisasi. Biasanya tabung gas. Kalau di Sidrap, kita pakai listrik. Mesin air, submersible pump atau pompa celup teknologinya. Itu mengantisipasi El Nino," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
El Nino Mengancam, Mentan Amran Klaim Cadangan Pangan Aman
Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga di tengah ancaman El Nino ekstrem yang diperkirakan terjadi pada April hingga Oktober 2026.
Kamis, 26 Mar 2026 21:47
Sulsel
Nilai Capai 7,71 Persen, Sidrap Juara Satu Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 2025
Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatatkan capaian impresif dengan meraih peringkat pertama pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan pada tahun 2025.
Jum'at, 27 Feb 2026 16:14
Sulsel
Bakal Dihadiri 20 Ribu Jamaah, Pemkab Sidrap Matangkan Persiapan Tabligh Akbar
Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif didampingi Wakil Bupati Nurkanaah memimpin rapat persiapan pelaksanaan tabligh akbar, takbiran keliling, dan salat Idulfitri 1447 H/2026 M, Senin (23/2/2026).
Senin, 23 Feb 2026 18:31
Sulsel
Panen Raya Padi di Otting, Pemkab Sidrap Siapkan Perbaikan Irigasi Bulu Cenrana Rp5 Miliar
Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif melakukan panen raya padi di hamparan persawahan Desa Otting, Kecamatan Pitu Riawa, Ahad (22/02/2026).
Minggu, 22 Feb 2026 15:16
News
Menuju Setahun Kepemimpinan SAR-Kanaah, Sidrap sebagai Barometer Baru Ekonomi Sulsel
Saat kepemimpinan Kabupaten Sidrap berpindah ke Bupati Syaharuddin Alrif (SAR) dan Wakil Bupati Nurkanaah pada tahun 2025, optimisme masyarakat akan adanya perubahan begitu besar.
Rabu, 21 Jan 2026 12:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gubernur Malut Tawarkan Peluang Investasi Pangan ke Saudagar Bugis-Makassar
2
Hadirkan Tokoh Adat-Akademisi, AMSY Kupas Patriotisme dan Syiar Islam Syekh Yusuf
3
Di PSBM XXVI, Appi Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi Makassar
4
Dekan FIB Unhas Ungkap Sejarah dan Motivasi Merantau Orang Bugis-Makassar
5
OJK Bersama Bareskrim Amankan Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gubernur Malut Tawarkan Peluang Investasi Pangan ke Saudagar Bugis-Makassar
2
Hadirkan Tokoh Adat-Akademisi, AMSY Kupas Patriotisme dan Syiar Islam Syekh Yusuf
3
Di PSBM XXVI, Appi Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi Makassar
4
Dekan FIB Unhas Ungkap Sejarah dan Motivasi Merantau Orang Bugis-Makassar
5
OJK Bersama Bareskrim Amankan Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan