Athirah Menyapa 2026 Dorong Kepemimpinan Visioner Kasek di Parepare dan Enrekang

Kamis, 29 Jan 2026 10:55
Athirah Menyapa 2026 Dorong Kepemimpinan Visioner Kasek di Parepare dan Enrekang
Suasana kegiatan Athirah Menyapa 2026 dengan tema Future Leadership dalam Perspektif Kepemimpinan Sekolah. Foto: Istimewa
Comment
Share
PAREPARE - SMA Islam Athirah Bukit Baruga kembali menggelar program Athirah Menyapa 2026 dengan tema Future Leadership dalam Perspektif Kepemimpinan Sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di Kota Parepare dan Kabupaten Enrekang, Kamis (29/1/2026), dengan sasaran kepala sekolah jenjang SD hingga SMP.

Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kota Parepare dan Aula Kantor Bupati Enrekang. Program ini menghadirkan narasumber di bidang pendidikan dan kepemimpinan, antara lain Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah, Mas Aman Uppi, serta Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Dr. Bakry Liwang.

Athirah Menyapa 2026 dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala sekolah (kasek) dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan. Diskusi menitikberatkan pada strategi kepemimpinan visioner, adaptif terhadap perubahan, serta berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan dan penguatan karakter peserta didik.

Selain forum diskusi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengajaran robotika dan bahasa Jepang di sejumlah SMP terpilih di Kota Parepare dan Kabupaten Enrekang sebagai upaya penguatan pembelajaran inovatif.

Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Dr. Bakry Liwang, menyebut Athirah Menyapa sebagai program unggulan tahunan yang menjadi wadah berbagi praktik baik antarsekolah.

“Athirah Menyapa menjadi wadah bagi Sekolah Islam Athirah untuk menyebarluaskan metode pendidikan dan praktik terbaik yang telah diterapkan selama bertahun-tahun,” jelasnya.

Bakry menambahkan, pada 2026 program ini direncanakan menjangkau tiga wilayah, yakni Kota Parepare, Kabupaten Enrekang, dan Kota Gorontalo, dengan sasaran kepala sekolah SD dan SMP di bawah naungan pemerintah daerah.

“Selain kegiatan untuk kepala sekolah, kami juga menurunkan tim pengajar yang akan mendatangi sekolah terpilih untuk memberikan materi inovatif, meliputi praktik bahasa asing dan robotika pada mata pelajaran Informatika,” tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru