SMAS Islam Athirah Hidupkan Nilai Ramadan Lewat Budaya Lokal
Senin, 23 Feb 2026 22:07
Suasana kegiatan Athirah Jelajah Ramadan (AJR) 2026 yang diikuti para siswi. Foto: Istimewa
MAKASSAR - SMAS Islam Athirah Makassar memulai Athirah Jelajah Ramadan (AJR) 2026 dengan menekankan integrasi nilai-nilai Ramadan dan kearifan lokal Bugis-Makassar: Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge. Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter siswa agar tidak hanya memahami ritual Ramadan, tetapi juga mempraktikkan adab dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SMAS Islam Athirah Makassar, Tawakkal Kahar, menegaskan AJR sebagai ruang pembiasaan karakter berbasis Islam dan budaya lokal. Menurutnya, Ramadan lebih dari ritual yakni momen menanamkan sikap saling menghargai, memuliakan, dan mengingatkan dalam kebaikan.
"AJR ini bukan hanya agenda, tetapi ruang pembiasaan. Siswa diharapkan tidak sekadar memahami Ramadan sebagai ritual, melainkan sebagai proses membangun sikap saling menghargai, memuliakan, dan saling mengingatkan dalam kebaikan,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Selain itu, Tawakkal juga mendorong para siswa untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bagian dari pembentukan adab nyata.
Hari pertama kegiatan diisi materi Menghidupkan Nilai Ramadan melalui Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge. Materi menekankan implementasi ketiga nilai dalam perilaku sehari-hari, yakni Sipakatau menghargai orang lain, Sipakalebbi menghormati pendapat, dan Sipakainge mengingatkan dalam kebaikan.
Siswa juga menerima materi Adab kepada Allah, Rasul, dan Al-Qur’an, serta Adab kepada Orang Tua, Guru, dan Teman, yang menegaskan bahwa inti ibadah Ramadan adalah perbaikan akhlak dan adab.
Setiap hari, siswa diwajibkan membawa Al-Qur’an, alat salat, dan alat tulis, serta mengenakan pakaian sesuai aturan sekolah. Kegiatan dibuka dengan Salat Dhuha berjamaah sebelum sesi materi, memastikan pembelajaran Ramadan berjalan utuh dari ibadah, adab, hingga pembiasaan sikap.
AJR menghadirkan pendidikan yang menyeimbangkan aspek spiritual, karakter, dan budaya. Siswa diharapkan menginternalisasi nilai lokal dalam kehidupan sehari-hari sehingga Ramadan menjadi pengalaman belajar yang bermakna.
Selama lima hari mulai 23-27 Februari 2026, kegiatan ini tidak hanya membangun spiritualitas, tetapi juga kesadaran sosial dan budaya, mendorong siswa menghidupkan Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge secara nyata di sekolah dan masyarakat.
Kepala SMAS Islam Athirah Makassar, Tawakkal Kahar, menegaskan AJR sebagai ruang pembiasaan karakter berbasis Islam dan budaya lokal. Menurutnya, Ramadan lebih dari ritual yakni momen menanamkan sikap saling menghargai, memuliakan, dan mengingatkan dalam kebaikan.
"AJR ini bukan hanya agenda, tetapi ruang pembiasaan. Siswa diharapkan tidak sekadar memahami Ramadan sebagai ritual, melainkan sebagai proses membangun sikap saling menghargai, memuliakan, dan saling mengingatkan dalam kebaikan,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Selain itu, Tawakkal juga mendorong para siswa untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bagian dari pembentukan adab nyata.
Hari pertama kegiatan diisi materi Menghidupkan Nilai Ramadan melalui Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge. Materi menekankan implementasi ketiga nilai dalam perilaku sehari-hari, yakni Sipakatau menghargai orang lain, Sipakalebbi menghormati pendapat, dan Sipakainge mengingatkan dalam kebaikan.
Siswa juga menerima materi Adab kepada Allah, Rasul, dan Al-Qur’an, serta Adab kepada Orang Tua, Guru, dan Teman, yang menegaskan bahwa inti ibadah Ramadan adalah perbaikan akhlak dan adab.
Setiap hari, siswa diwajibkan membawa Al-Qur’an, alat salat, dan alat tulis, serta mengenakan pakaian sesuai aturan sekolah. Kegiatan dibuka dengan Salat Dhuha berjamaah sebelum sesi materi, memastikan pembelajaran Ramadan berjalan utuh dari ibadah, adab, hingga pembiasaan sikap.
AJR menghadirkan pendidikan yang menyeimbangkan aspek spiritual, karakter, dan budaya. Siswa diharapkan menginternalisasi nilai lokal dalam kehidupan sehari-hari sehingga Ramadan menjadi pengalaman belajar yang bermakna.
Selama lima hari mulai 23-27 Februari 2026, kegiatan ini tidak hanya membangun spiritualitas, tetapi juga kesadaran sosial dan budaya, mendorong siswa menghidupkan Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge secara nyata di sekolah dan masyarakat.
(MAN)
Berita Terkait
News
Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Belajar Dunia Penyiaran di TVRI Sulsel
Safari Media merupakan program kerja Humas ARTHAVA yang dirancang untuk memperluas wawasan siswa melalui pengalaman langsung di lingkungan kerja media.
Selasa, 08 Sep 2026 16:18
News
Bikin Milkshake Sendiri, Siswa Kelas 1 SD Islam Athirah Belajar Mandiri di Dairyland
Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap siswa tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga semakin peka terhadap lingkungan di sekitar mereka.
Kamis, 03 Sep 2026 12:58
News
Khitan Massal SD Islam Athirah Makassar Diikuti 20 Anak
Sebanyak 20 anak usia sekolah dasar menjalani khitan massal yang digelar SD Islam Athirah Makassar, Minggu (30/08) pagi.
Senin, 31 Agu 2026 18:04
News
Athirah Bekali 180 Kepala Sekolah di Makassar dengan Strategi Transformasi
Sebanyak 180 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kota Makassar mempelajari strategi mendorong transformasi sekolah yang terukur melalui pendekatan Objectives and Key Results (OKR).
Kamis, 20 Agu 2026 16:55
News
BMJ TK Islam Athirah Bukit Baruga Punya Pengurus Baru Periode 2026–2028
A. Arindah terpilih sebagai Ketua Badan Musyawarah Jamaah (BMJ) TK Islam Athirah Bukit Baruga periode 2026–2028 melalui pemungutan suara yang digelar Selasa (18/8/2026).
Rabu, 19 Agu 2026 11:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Antrean BBM, Ketika Kesabaran Rakyat Diuji
2
BBM Langka, ASN Pemkab Maros Bekerja dari Rumah Mulai 14 September
3
Pertamina Tambah Pasokan 173 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulsel
4
Kasus Skimming Kartu Kredit di Makassar, Terduga Pelaku Ditangkap Polisi
5
Antisipasi Antrean BBM, Pemkab Lutim Minta Pertamina Konsisten Pasok Pertamax
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Antrean BBM, Ketika Kesabaran Rakyat Diuji
2
BBM Langka, ASN Pemkab Maros Bekerja dari Rumah Mulai 14 September
3
Pertamina Tambah Pasokan 173 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulsel
4
Kasus Skimming Kartu Kredit di Makassar, Terduga Pelaku Ditangkap Polisi
5
Antisipasi Antrean BBM, Pemkab Lutim Minta Pertamina Konsisten Pasok Pertamax