Guru Mengaji dan Imam di Wajo Dapat Hadiah Umruh dari Pondok Pesantren Daarul Mu'minin As'Adiyah
Sabtu, 28 Feb 2026 11:45
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah, H Agustan Ranreng saat memberikan hadiah Umroh kepada sejumlah guru mengaji dan imam di Kabupaten Wajo. Foto: Reza Pahlevi
WAJO - Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah Doping kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap para pejuang dakwah.
Sejumlah guru mengaji dan imam di Kabupaten Wajo mendapat hadiah umrah dari pengurus Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah Doping.
Hal itu terungkap usai Pengurus Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah menggelar buka puasa bersama pada Jumat. (27/2/2026) kemarin.
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah, H Agustan Ranreng menjelaskan, penghargaan berupa hadiah umrah diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengorbanan para Guru Mengaji dan Imam yang selama ini membina umat, mengajarkan Al-Qur’an, serta menjadi penjaga nilai-nilai keislaman di lingkungan masing-masing.
“Guru Mengaji dan Imam adalah pilar utama dalam menjaga akhlak dan keimanan masyarakat. Mereka mungkin tidak selalu terlihat, tetapi perannya sangat besar dalam membentuk generasi Qur’ani. Pemberian hadiah Umroh ini adalah ungkapan terima kasih dan penghormatan dari kami,” ujar Agustan Ranreng.
Prosesi penyerahan hadiah umrah berlangsung sederhana namun penuh haru. Beberapa penerima tampak terisak bahagia saat menerima amanah untuk berangkat ke Tanah Suci. Bagi mereka, kesempatan ini adalah karunia besar yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
"Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah berharap semangat memuliakan Guru Mengaji dan Imam dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, sekaligus menjadi langkah nyata dalam membangun Kabupaten Wajo yang religius dan penuh keberkahan," jelasnya.
Mantan Anggota DPRD Kabupaten Wajo itu juga mengungkap, kegiatan ini terselenggara atas dukungan sponsor dari PT Gebyar Cinta Sholawat dan PT Sinergi Madani Indonesia, sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung program sosial dan keagamaan di Kabupaten Wajo.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadiri perwakilanKepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Camat Penrang, Danramil Kecamatan Sajoanging, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.
"Kehadiran para unsur pimpinan daerah ini menjadi wujud dukungan terhadap gerakan memuliakan Guru Mengaji dan Imam yang telah lama mengabdi di tengah masyarakat," pungkasnya.
Sejumlah guru mengaji dan imam di Kabupaten Wajo mendapat hadiah umrah dari pengurus Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah Doping.
Hal itu terungkap usai Pengurus Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah menggelar buka puasa bersama pada Jumat. (27/2/2026) kemarin.
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah, H Agustan Ranreng menjelaskan, penghargaan berupa hadiah umrah diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengorbanan para Guru Mengaji dan Imam yang selama ini membina umat, mengajarkan Al-Qur’an, serta menjadi penjaga nilai-nilai keislaman di lingkungan masing-masing.
“Guru Mengaji dan Imam adalah pilar utama dalam menjaga akhlak dan keimanan masyarakat. Mereka mungkin tidak selalu terlihat, tetapi perannya sangat besar dalam membentuk generasi Qur’ani. Pemberian hadiah Umroh ini adalah ungkapan terima kasih dan penghormatan dari kami,” ujar Agustan Ranreng.
Prosesi penyerahan hadiah umrah berlangsung sederhana namun penuh haru. Beberapa penerima tampak terisak bahagia saat menerima amanah untuk berangkat ke Tanah Suci. Bagi mereka, kesempatan ini adalah karunia besar yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
"Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah berharap semangat memuliakan Guru Mengaji dan Imam dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, sekaligus menjadi langkah nyata dalam membangun Kabupaten Wajo yang religius dan penuh keberkahan," jelasnya.
Mantan Anggota DPRD Kabupaten Wajo itu juga mengungkap, kegiatan ini terselenggara atas dukungan sponsor dari PT Gebyar Cinta Sholawat dan PT Sinergi Madani Indonesia, sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung program sosial dan keagamaan di Kabupaten Wajo.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadiri perwakilanKepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Camat Penrang, Danramil Kecamatan Sajoanging, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.
"Kehadiran para unsur pimpinan daerah ini menjadi wujud dukungan terhadap gerakan memuliakan Guru Mengaji dan Imam yang telah lama mengabdi di tengah masyarakat," pungkasnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
LAZ Hadji Kalla Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Ummul Qurra
Berawal dari kios kecil dengan omzet sekitar Rp7 juta per bulan, unit usaha Pondok Pesantren Ummul Qurra Kendari kini berkembang menjadi minimarket.
Selasa, 18 Agu 2026 18:06
News
Pengurus NU se-Sulawesi Dukung Gus Rozin Perkuat Pesantren & Kemandirian Jam’iyah
Dalam pertemuan di Makassar, Gus Rozin menegaskan bahwa NU harus tetap kritis dan mandiri, sekaligus mampu berjalan berdampingan dengan pemerintah.
Sabtu, 08 Agu 2026 13:49
Sulsel
Membangun Pondok Pesantren Bukan untuk Melawan Negara
Ikhtiar pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Madani Parmusi di Dusun Datarang Kelurahan Tamaona Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa, terwujud sudah. Seremoni peletakan batu pertama resmi dimulai oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Parmusi, Dr Ali Amran Tanjung, pada Ahad (28/06/2026).
Selasa, 30 Jun 2026 08:04
Sulsel
Bupati Gowa Siap Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Parmusi
Bupati Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan,Sitti Husniah Talenrang, siap hadir pada peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Madani Parmusi di Dusun Datarang Kelurahan Tamaona
Sabtu, 27 Jun 2026 07:38
Ekbis
UMKM dan Pesantren Sulsel Naik Kelas Lewat Program REWAKO 2026
Program REWAKO dirancang sebagai pengembangan end-to-end yang mencakup UMKM REWAKO (umum), UMKM REWAKO Petani, UMKM REWAKO Ekspor, serta Pesantren REWAKO.
Selasa, 28 Apr 2026 11:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
4
Tiket Presale Musikaria Adira Festival Makassar Dibuka, Harga Mulai Rp119 Ribu
5
Komisi E DPRD Sulsel Soroti Minimnya Anggaran Perlindungan Perempuan dan Anak
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
4
Tiket Presale Musikaria Adira Festival Makassar Dibuka, Harga Mulai Rp119 Ribu
5
Komisi E DPRD Sulsel Soroti Minimnya Anggaran Perlindungan Perempuan dan Anak