Butuh Uluran Tangan, Ibu Penderita Stroke di Bone Tinggal di Rumah Nyaris Roboh
Rabu, 25 Mar 2026 15:56
Kediaman Semma di Desa Tawaroe, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulsel, yang nyaris roboh. Semma tinggal bersama anaknya, Mustaqim. Foto: SINDO Makassar/Justang Muhammad
BONE - Seorang warga lanjut usia di Desa Tawaroe, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, hidup dalam kondisi memprihatinkan dan membutuhkan perhatian berbagai pihak.
Perempuan bernama Semma itu tinggal bersama putranya, Mustaqim, di sebuah gubuk sederhana yang berada di belakang Masjid Istiqamah Tawaroe. Kondisi tempat tinggal mereka jauh dari kata layak huni.
Atap rumah terlihat mulai rusak, sementara dindingnya tampak lapuk. Bangunan yang ditempati keduanya terlihat rapuh dan memerlukan perbaikan.
Imam Desa Tawaroe, Ustaz Muhammad Ashar, menyampaikan kondisi keluarga tersebut melalui akun Facebook pribadinya pada Selasa 24 Maret 2026.
“Di wilayah kami ada keluarga yang sangat membutuhkan bantuan. Kondisinya sangat memprihatinkan,” ujar Ustaz Muhammad Ashar.
Menurut informasi yang disampaikan, Mustaqim memilih berhenti bekerja untuk merawat ibunya yang menderita stroke. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia hanya mengandalkan penghasilan dari berjualan petasan secara sederhana.
Meski hidup dalam keterbatasan, Mustaqim tetap merawat ibunya dengan penuh kesabaran. Sementara itu, Semma bertahan di tengah kondisi kesehatan yang terus menurun.
Pemerintah desa berharap kisah keluarga tersebut dapat mengetuk kepedulian masyarakat serta perhatian lembaga sosial untuk memberikan bantuan.
Salah satu harapan yang disampaikan adalah adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk Baznas Watampone, agar keluarga tersebut dapat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak serta bantuan kebutuhan dasar.
Masyarakat yang ingin memberikan bantuan atau memperoleh informasi lebih lanjut dapat menghubungi UPZ Desa Tawaroe melalui nomor 085342034106.
Perempuan bernama Semma itu tinggal bersama putranya, Mustaqim, di sebuah gubuk sederhana yang berada di belakang Masjid Istiqamah Tawaroe. Kondisi tempat tinggal mereka jauh dari kata layak huni.
Atap rumah terlihat mulai rusak, sementara dindingnya tampak lapuk. Bangunan yang ditempati keduanya terlihat rapuh dan memerlukan perbaikan.
Imam Desa Tawaroe, Ustaz Muhammad Ashar, menyampaikan kondisi keluarga tersebut melalui akun Facebook pribadinya pada Selasa 24 Maret 2026.
“Di wilayah kami ada keluarga yang sangat membutuhkan bantuan. Kondisinya sangat memprihatinkan,” ujar Ustaz Muhammad Ashar.
Menurut informasi yang disampaikan, Mustaqim memilih berhenti bekerja untuk merawat ibunya yang menderita stroke. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia hanya mengandalkan penghasilan dari berjualan petasan secara sederhana.
Meski hidup dalam keterbatasan, Mustaqim tetap merawat ibunya dengan penuh kesabaran. Sementara itu, Semma bertahan di tengah kondisi kesehatan yang terus menurun.
Pemerintah desa berharap kisah keluarga tersebut dapat mengetuk kepedulian masyarakat serta perhatian lembaga sosial untuk memberikan bantuan.
Salah satu harapan yang disampaikan adalah adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk Baznas Watampone, agar keluarga tersebut dapat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak serta bantuan kebutuhan dasar.
Masyarakat yang ingin memberikan bantuan atau memperoleh informasi lebih lanjut dapat menghubungi UPZ Desa Tawaroe melalui nomor 085342034106.
(MAN)
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
2
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
3
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
4
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
5
Program MBG di Parepare Disebut Tak Lagi Berdampak ke Peternak Lokal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
2
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
3
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
4
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
5
Program MBG di Parepare Disebut Tak Lagi Berdampak ke Peternak Lokal