Aplikasi Sikap Maradeka Diharap Tingkatkan Disiplin Pegawai Pemkab Wajo
Rabu, 01 Apr 2026 15:55
Pemkab Wajo meluncurkan aplikasi Sikap Maradeka di Lapangan Upacara Kantor Bupati Wajo, Rabu (01/04/2026). Foto: Humas Pemkab Wajo
WAJO - Pemerintah Kabupaten Wajo meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Kehadiran Pegawai (SIKAP) MARADEKA di Lapangan Upacara Kantor Bupati Wajo, Rabu (01/04/2026).
Melalui Apel Pagi, Andi Rosman mengatakan aplikasi kehadiran itu guna menuntut kedisiplinan ASN demi memberikan pelayanan publik secara maksimal.
"Kenapa SIKAP MARADEKA ini dikeluarkan karena kami tidak ingin ada pegawai yang absen dari rumahnya, itu sama sekali tidak mencerminkan kedisiplinan ASN," tegasnya di hadapan peserta Apel.
Tak hanya itu, ia menjelaskan sistem absensi menggunakan sensor muka dan nanti bakal terhubung ke pimpinan.
"Saya sudah instruksikan ke BKD minimal absensi radius 5 meter dari kantor atau OPD masing-masing, lewat dari itu berarti sistem gagal, artinya tidak hadir," jelasnya.
Olehnya itu, ia berharap sistem aplikasi Kepegawaian berbasis digital ini digunakan sebagaimana mestinya.
"Jangan lagi ada yang salah gunakan, ini semua demi meningkatkan kedisiplinan kerja kita sebagai pelayanan masyarakat," pintanya.
"Mari kita tetap bekerja sama, kerja aktif dan kolaborasi demi terwujudnya visi dan misi Wajo Maju Religius Bermartabat Terdepan dan Berkeadilan," sambungnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Wajo gunakan kendaraan roda dua ke kantor.
"Sebaiknya pakai kendaraan roda dua (motor) saja ke kantor jika tidak ada kepentingan atau perjalanan dinas lainnya," tegasnya.
Bahkan, Andi Rosman bakal menerapkan apel pagi dengan sistem sekali per pekan
"Apel pagi Senin-Kamis sudah tidak ada, hanya dilakukan hari Senin saja, berlaku mulai Minggu depan," urainya.
Untuk penerapan Work From Anywhere (WFA) Pemkab Wajo melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia masih melakukan pengkajian.
"Pemerintah pusat kan sudah tetapkan WFA hari Jumat, tapi kami terlebih dahulu kaji hari apa yang bagus untuk diterapkan di Wajo," tandasnya.
Melalui Apel Pagi, Andi Rosman mengatakan aplikasi kehadiran itu guna menuntut kedisiplinan ASN demi memberikan pelayanan publik secara maksimal.
"Kenapa SIKAP MARADEKA ini dikeluarkan karena kami tidak ingin ada pegawai yang absen dari rumahnya, itu sama sekali tidak mencerminkan kedisiplinan ASN," tegasnya di hadapan peserta Apel.
Tak hanya itu, ia menjelaskan sistem absensi menggunakan sensor muka dan nanti bakal terhubung ke pimpinan.
"Saya sudah instruksikan ke BKD minimal absensi radius 5 meter dari kantor atau OPD masing-masing, lewat dari itu berarti sistem gagal, artinya tidak hadir," jelasnya.
Olehnya itu, ia berharap sistem aplikasi Kepegawaian berbasis digital ini digunakan sebagaimana mestinya.
"Jangan lagi ada yang salah gunakan, ini semua demi meningkatkan kedisiplinan kerja kita sebagai pelayanan masyarakat," pintanya.
"Mari kita tetap bekerja sama, kerja aktif dan kolaborasi demi terwujudnya visi dan misi Wajo Maju Religius Bermartabat Terdepan dan Berkeadilan," sambungnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Wajo gunakan kendaraan roda dua ke kantor.
"Sebaiknya pakai kendaraan roda dua (motor) saja ke kantor jika tidak ada kepentingan atau perjalanan dinas lainnya," tegasnya.
Bahkan, Andi Rosman bakal menerapkan apel pagi dengan sistem sekali per pekan
"Apel pagi Senin-Kamis sudah tidak ada, hanya dilakukan hari Senin saja, berlaku mulai Minggu depan," urainya.
Untuk penerapan Work From Anywhere (WFA) Pemkab Wajo melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia masih melakukan pengkajian.
"Pemerintah pusat kan sudah tetapkan WFA hari Jumat, tapi kami terlebih dahulu kaji hari apa yang bagus untuk diterapkan di Wajo," tandasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Pembangunan Infrastruktur di Wajo Terus Digenjot, 53 Ruas Jalan Tuntas Diperbaiki Ditengah Efisiensi
Pembangunan Infrastruktur jalan di Kabupaten Wajo terus di genjot. Sejumlah ruas jalan yang masuk dalam kategori rusak berat dan sedang kini telah di perbaiki
Jum'at, 03 Apr 2026 17:30
Sulsel
Jelang Keberangkatan Jemaah Haji Wajo 2026, Bupati Andi Rosman Tinjau Islamic Center
Bupati Wajo, Andi Rosman, meninjau Islamic Center Palaguna Kabupaten Wajo guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung proses pemberangkatan calon jamaah haji tahun 2026.
Kamis, 02 Apr 2026 16:13
Sulsel
Bupati Andi Rosman Pastikan Evaluasi Pejabat Baru Dilakukan Setiap 6 Bulan
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Wajo meminta kepada 364 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas dan fungsional untuk menunjukkan kinerjanya usia dilantik
Selasa, 10 Mar 2026 20:10
Sulsel
Arga Prasetya Ashar Serahkan Sejumlah Bantuan saat Reses di Belawa
Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Arga Prasetya Ashar serahkan satu unit ambulans dan 150 lampu jalan kepada warga.
Jum'at, 30 Jan 2026 19:44
Sulsel
Waka DPRD Sulsel Sufriadi Arif Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Sempange
Musibah kebakaran terjadi di Kelurahan Sempange, Kecamatan Tanasitolo, Wajo. Wakil Ketua DPRD Sulsel, Sufriadi Arif turun langsung memberikan perhatian dan bantuan kepada warga yang terdampak.
Senin, 05 Jan 2026 08:37
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
3
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
4
Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 Bakal Diselidiki Polisi
5
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
3
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
4
Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 Bakal Diselidiki Polisi
5
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi