Kemenkum Sulsel Dorong Kerjasama Optimalkan Ekosistem KI di Jeneponto
Jum'at, 10 Apr 2026 20:17
JENEPONTO - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam rangka mengoptimalkan ekosistem Kekayaan Intelektual (KI).
Hal ini ditandai dengan pelaksanaan rapat pembahasan draft Nota Kesepakatan antara Kanwil Kemenkum Sulsel dengan Pemerintah Kabupaten Jeneponto yang digelar secara virtual melalui Zoom, Kamis (9/4/2026).
Rapat yang berlangsung di ruang rapat Divisi Pelayanan Hukum tersebut dihadiri secara daring oleh Kepala Bagian Hukum Kabupaten Jeneponto, Kabid Litbang Bappeda, Operator Bagian Kerja Sama, serta Tim Bidang KI Kanwil Kemenkum Sulsel yang dipimpin oleh Analis KI Ahli Madya, Teguh Firmanto. Pembahasan difokuskan pada penyempurnaan substansi Nota Kesepakatan sebagai dasar kerja sama kedua belah pihak.
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa jangka waktu Nota Kesepakatan ditetapkan selama lima tahun, setelah melalui diskusi antara kedua pihak. Selain itu, terdapat penyesuaian bentuk dokumen kerja sama dari Perjanjian Kerja Sama menjadi Nota Kesepakatan, mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di lingkungan pemerintah daerah.
Teguh menjelaskan bahwa sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepakatan tersebut, akan disusun dokumen turunan berupa Rencana Kerja yang lebih teknis dan operasional. Selain itu, pihaknya juga mendorong pemerintah daerah untuk mulai merancang regulasi terkait KI, baik dalam bentuk Peraturan Daerah maupun Peraturan Kepala Daerah, sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik daerah.
“Ke depan, kami berharap Pemerintah Kabupaten Jeneponto dapat menginisiasi pembentukan regulasi terkait KI, baik melalui Perda maupun Perkada, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan potensi daerah berbasis kekayaan intelektual,” tambahnya.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel, Demson Marihot, menyampaikan bahwa penyusunan Nota Kesepakatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pengelolaan dan pelindungan KI.
“Nota Kesepakatan ini menjadi landasan penting dalam membangun sinergi yang berkelanjutan antara Kanwil Kemenkum Sulsel dan Pemerintah Kabupaten Jeneponto, khususnya dalam mendorong pengelolaan, pelindungan, dan pemanfaatan Kekayaan Intelektual di daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, dalam kesempatan terpisah, Jumat (10/4/2026), menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem KI yang kuat dan berkelanjutan di daerah.
“Sinergi antara Kanwil Kemenkum Sulsel dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem Kekayaan Intelektual yang produktif dan berdaya saing. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi KI sebagai motor penggerak ekonomi lokal,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan regulasi dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya KI akan memberikan dampak positif bagi perlindungan karya inovatif serta pengembangan produk unggulan daerah.
Melalui kerja sama ini, diharapkan Kabupaten Jeneponto dapat semakin optimal dalam mengelola potensi daerah berbasis KI, sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat regional maupun nasional.
Hal ini ditandai dengan pelaksanaan rapat pembahasan draft Nota Kesepakatan antara Kanwil Kemenkum Sulsel dengan Pemerintah Kabupaten Jeneponto yang digelar secara virtual melalui Zoom, Kamis (9/4/2026).
Rapat yang berlangsung di ruang rapat Divisi Pelayanan Hukum tersebut dihadiri secara daring oleh Kepala Bagian Hukum Kabupaten Jeneponto, Kabid Litbang Bappeda, Operator Bagian Kerja Sama, serta Tim Bidang KI Kanwil Kemenkum Sulsel yang dipimpin oleh Analis KI Ahli Madya, Teguh Firmanto. Pembahasan difokuskan pada penyempurnaan substansi Nota Kesepakatan sebagai dasar kerja sama kedua belah pihak.
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa jangka waktu Nota Kesepakatan ditetapkan selama lima tahun, setelah melalui diskusi antara kedua pihak. Selain itu, terdapat penyesuaian bentuk dokumen kerja sama dari Perjanjian Kerja Sama menjadi Nota Kesepakatan, mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di lingkungan pemerintah daerah.
Teguh menjelaskan bahwa sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepakatan tersebut, akan disusun dokumen turunan berupa Rencana Kerja yang lebih teknis dan operasional. Selain itu, pihaknya juga mendorong pemerintah daerah untuk mulai merancang regulasi terkait KI, baik dalam bentuk Peraturan Daerah maupun Peraturan Kepala Daerah, sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik daerah.
“Ke depan, kami berharap Pemerintah Kabupaten Jeneponto dapat menginisiasi pembentukan regulasi terkait KI, baik melalui Perda maupun Perkada, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan potensi daerah berbasis kekayaan intelektual,” tambahnya.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel, Demson Marihot, menyampaikan bahwa penyusunan Nota Kesepakatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pengelolaan dan pelindungan KI.
“Nota Kesepakatan ini menjadi landasan penting dalam membangun sinergi yang berkelanjutan antara Kanwil Kemenkum Sulsel dan Pemerintah Kabupaten Jeneponto, khususnya dalam mendorong pengelolaan, pelindungan, dan pemanfaatan Kekayaan Intelektual di daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, dalam kesempatan terpisah, Jumat (10/4/2026), menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem KI yang kuat dan berkelanjutan di daerah.
“Sinergi antara Kanwil Kemenkum Sulsel dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem Kekayaan Intelektual yang produktif dan berdaya saing. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi KI sebagai motor penggerak ekonomi lokal,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan regulasi dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya KI akan memberikan dampak positif bagi perlindungan karya inovatif serta pengembangan produk unggulan daerah.
Melalui kerja sama ini, diharapkan Kabupaten Jeneponto dapat semakin optimal dalam mengelola potensi daerah berbasis KI, sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat regional maupun nasional.
(GUS)
Berita Terkait
News
Kemenkum Sulsel Kembangkan Pengetahuan Desain Visual, Optimalkan Komunikasi Publik Pemerintah
Upaya Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), dalam memperkaya pengetahuan desain visual guna mengoptimalkan komunikasi publik pemerintah diwujudkan dengan mengikuti kegiatan Pembinaan Teknis Kehumasan Kementerian Hukum secara virtual
Kamis, 18 Jun 2026 20:19
News
Ajak Warga Binaan Rutan Makassar Pahami Arah Baru Hukum Pidana Indonesia
Tim Penyuluh Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), menyambangi langsung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar
Kamis, 18 Jun 2026 13:55
News
Dukung Penguatan Forum Komunikasi Kebijakan untuk Hasilkan Kebijakan Berkualitas
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mendukung penguatan Forum Komunikasi Kebijakan (FKK) sebagai wadah kolaboratif dalam menghasilkan kebijakan yang berkualitas, responsif, dan berbasis bukti.
Rabu, 17 Jun 2026 15:03
News
Kemenkum Sulsel Edukasi Pelajar SMPN 48 Makassar Bangun Iklim Sekolah Aman dan Nyaman
Kesadaran hukum sejatinya bisa dipupuk sejak bangku sekolah. Itulah yang dilakukan tim penyuluh hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) saat menyambangi SMPN 48 Makassar
Selasa, 16 Jun 2026 21:44
News
Andi Basmal Pesankan Pengalaman Jadi Fondasi untuk Peserta Magang Nasional
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, menegaskan bahwa pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Program Magang Nasional harus menjadi fondasi
Senin, 15 Jun 2026 17:26
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hino Serahkan Truk & Hadirkan Kelas Industri di SMKN 5 Makassar
2
Summarecon Mutiara Makassar Hadirkan Great World Circus 2 On Ice 2026, Meriahkan Liburan Sekolah
3
LPS Siapkan Program Penjaminan Polis untuk Perkuat Industri Asuransi
4
LG Luncurkan Lini Produk 2026, Perkuat Ekosistem Rumah Pintar Berbasis AI
5
Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Bentuk 1.005 Agen Perisai
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hino Serahkan Truk & Hadirkan Kelas Industri di SMKN 5 Makassar
2
Summarecon Mutiara Makassar Hadirkan Great World Circus 2 On Ice 2026, Meriahkan Liburan Sekolah
3
LPS Siapkan Program Penjaminan Polis untuk Perkuat Industri Asuransi
4
LG Luncurkan Lini Produk 2026, Perkuat Ekosistem Rumah Pintar Berbasis AI
5
Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Bentuk 1.005 Agen Perisai