Wabup Gowa Salurkan 200 Paket Makanan Bergizi untuk Keluarga Berisiko Stunting
Selasa, 02 Jun 2026 18:54
Wabup Gowa, Darmawangsyah Muin menyerahkan makanan bergizi kepada keluarga berisiko stunting. Foto: Istimewa
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui berbagai program intervensi gizi bagi kelompok sasaran.
Salah satu langkah nyata dilakukan Wakil Bupati Gowa sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Gowa, Darmawangsyah Muin yakni menyalurkan 200 paket makanan bergizi kepada keluarga berisiko stunting, ibu hamil, ibu menyusui, dan Balita di Kecamatan Bajeng.
Wilayah inipun menjadi lokasi pertama pelaksanaan program bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Gowa.
Darmawangsyah menegaskan bahwa kehadirannya di Kecamatan Bajeng merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan program penanganan stunting berjalan secara masif hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
"Saya hadir langsung untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam penanganan stunting benar-benar berjalan dan dirasakan masyarakat," ujarnya di sela-sela penyaluran yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Bajeng, Selasa (2/6).
Menurutnya, persoalan stunting menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Gowa karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia dan masa depan daerah. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh pihak untuk memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi yang cukup sejak dalam kandungan hingga masa pertumbuhan.
Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting, mulai dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Dinas PPKB, pemerintah kecamatan, penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), tenaga kesehatan hingga pemerintah desa dan kelurahan.
"Ini yang terus kami pikirkan dan diskusikan bersama agar persoalan stunting bisa dituntaskan di Kabupaten Gowa. Program pemberian 200 paket makanan bergizi ini merupakan langkah awal yang akan terus kami evaluasi dan kembangkan," katanya.
Darmawangsyah menjelaskan, bantuan yang disalurkan berasal dari dana pribadi dirinya bersama keluarga sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Gowa. Paket bantuan yang diberikan berisi telur, susu, vitamin serta berbagai bahan kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi keluarga penerima manfaat.
"Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap masa depan generasi Kabupaten Gowa. Nilainya mungkin tidak seberapa, namun saya berharap dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus bergerak bersama dalam mencegah dan menurunkan angka stunting," ungkapnya.
Lebih lanjut, Darmawangsyah menegaskan bahwa upaya penurunan stunting sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pencegahan sejak dini melalui pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan Balita.
"Anak-anak kita harus mendapatkan asupan gizi yang baik. Begitu pula ibu hamil dan ibu menyusui yang menjadi prioritas utama karena kondisi kesehatan mereka sangat menentukan tumbuh kembang anak," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan komitmennya untuk terus mendukung program penurunan stunting di seluruh wilayah Kabupaten Gowa dengan menyasar sedikitnya 200 kepala keluarga pada setiap kecamatan.
"Saya menyisihkan sebagian gaji pribadi untuk mendukung program ini. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab saya sebagai Wakil Bupati Gowa dalam membantu menekan angka stunting," tegasnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Gowa akan terus memperkuat berbagai program intervensi gizi melalui dukungan APBD Kabupaten Gowa, APBD Provinsi Sulawesi Selatan maupun pemerintah pusat, termasuk optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pada kesempatan itu, Darmawangsyah turut menyampaikan rasa syukur atas capaian Kabupaten Gowa yang baru saja meraih Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting dari Kementerian Dalam Negeri.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dalam rangkaian kegiatan nasional di Kendari, Sulawesi Tenggara beberapa waktu lalu.
"Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam upaya penurunan stunting. Namun capaian ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi agar angka stunting di Kabupaten Gowa terus menurun," kata Wabup Gowa.
Sementara itu, Kepala UPT PPKB Kecamatan Bajeng, Hj Masnaeni, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh bantuan telah disalurkan kepada kelompok sasaran yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi oleh Tim Pendamping Keluarga bersama pemerintah desa dan kelurahan.
Ia menjelaskan, dari total 200 penerima manfaat, sebanyak 34 orang merupakan ibu hamil, 30 orang ibu menyusui, dan 136 orang Balita.
"Seluruh penerima bantuan telah ditetapkan berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi lapangan sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran," jelasnya.
Masnaeni juga melaporkan perkembangan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bajeng. Hingga saat ini terdapat 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi, satu SPPG masih dalam tahap survei, serta 10 SPPG telah melayani kelompok prioritas 3B yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan Balita.
Menurutnya, pendistribusian MBG kepada kelompok sasaran dilakukan oleh kader PKK, kader KB dan tenaga kesehatan yang sekaligus memberikan edukasi terkait pemenuhan gizi seimbang dan pola asuh yang baik guna mendukung percepatan penurunan stunting.
"Prevalensi stunting di Kecamatan Bajeng saat ini berada pada angka 13 persen. Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Wakil Bupati Gowa atas perhatian, kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kecamatan Bajeng," tutupnya.
Turut hadir bersama Wakil Bupati Gowa dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Gowa, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, unsur Forkopimda Kecamatan Bajeng, anggota DPRD Kabupaten Gowa, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Bajeng, kepala puskesmas, penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga serta tokoh masyarakat setempat.
Salah satu langkah nyata dilakukan Wakil Bupati Gowa sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Gowa, Darmawangsyah Muin yakni menyalurkan 200 paket makanan bergizi kepada keluarga berisiko stunting, ibu hamil, ibu menyusui, dan Balita di Kecamatan Bajeng.
Wilayah inipun menjadi lokasi pertama pelaksanaan program bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Gowa.
Darmawangsyah menegaskan bahwa kehadirannya di Kecamatan Bajeng merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan program penanganan stunting berjalan secara masif hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
"Saya hadir langsung untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam penanganan stunting benar-benar berjalan dan dirasakan masyarakat," ujarnya di sela-sela penyaluran yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Bajeng, Selasa (2/6).
Menurutnya, persoalan stunting menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Gowa karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia dan masa depan daerah. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh pihak untuk memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi yang cukup sejak dalam kandungan hingga masa pertumbuhan.
Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting, mulai dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Dinas PPKB, pemerintah kecamatan, penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), tenaga kesehatan hingga pemerintah desa dan kelurahan.
"Ini yang terus kami pikirkan dan diskusikan bersama agar persoalan stunting bisa dituntaskan di Kabupaten Gowa. Program pemberian 200 paket makanan bergizi ini merupakan langkah awal yang akan terus kami evaluasi dan kembangkan," katanya.
Darmawangsyah menjelaskan, bantuan yang disalurkan berasal dari dana pribadi dirinya bersama keluarga sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Gowa. Paket bantuan yang diberikan berisi telur, susu, vitamin serta berbagai bahan kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi keluarga penerima manfaat.
"Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap masa depan generasi Kabupaten Gowa. Nilainya mungkin tidak seberapa, namun saya berharap dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus bergerak bersama dalam mencegah dan menurunkan angka stunting," ungkapnya.
Lebih lanjut, Darmawangsyah menegaskan bahwa upaya penurunan stunting sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pencegahan sejak dini melalui pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan Balita.
"Anak-anak kita harus mendapatkan asupan gizi yang baik. Begitu pula ibu hamil dan ibu menyusui yang menjadi prioritas utama karena kondisi kesehatan mereka sangat menentukan tumbuh kembang anak," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan komitmennya untuk terus mendukung program penurunan stunting di seluruh wilayah Kabupaten Gowa dengan menyasar sedikitnya 200 kepala keluarga pada setiap kecamatan.
"Saya menyisihkan sebagian gaji pribadi untuk mendukung program ini. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab saya sebagai Wakil Bupati Gowa dalam membantu menekan angka stunting," tegasnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Gowa akan terus memperkuat berbagai program intervensi gizi melalui dukungan APBD Kabupaten Gowa, APBD Provinsi Sulawesi Selatan maupun pemerintah pusat, termasuk optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pada kesempatan itu, Darmawangsyah turut menyampaikan rasa syukur atas capaian Kabupaten Gowa yang baru saja meraih Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting dari Kementerian Dalam Negeri.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dalam rangkaian kegiatan nasional di Kendari, Sulawesi Tenggara beberapa waktu lalu.
"Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam upaya penurunan stunting. Namun capaian ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi agar angka stunting di Kabupaten Gowa terus menurun," kata Wabup Gowa.
Sementara itu, Kepala UPT PPKB Kecamatan Bajeng, Hj Masnaeni, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh bantuan telah disalurkan kepada kelompok sasaran yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi oleh Tim Pendamping Keluarga bersama pemerintah desa dan kelurahan.
Ia menjelaskan, dari total 200 penerima manfaat, sebanyak 34 orang merupakan ibu hamil, 30 orang ibu menyusui, dan 136 orang Balita.
"Seluruh penerima bantuan telah ditetapkan berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi lapangan sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran," jelasnya.
Masnaeni juga melaporkan perkembangan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bajeng. Hingga saat ini terdapat 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi, satu SPPG masih dalam tahap survei, serta 10 SPPG telah melayani kelompok prioritas 3B yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan Balita.
Menurutnya, pendistribusian MBG kepada kelompok sasaran dilakukan oleh kader PKK, kader KB dan tenaga kesehatan yang sekaligus memberikan edukasi terkait pemenuhan gizi seimbang dan pola asuh yang baik guna mendukung percepatan penurunan stunting.
"Prevalensi stunting di Kecamatan Bajeng saat ini berada pada angka 13 persen. Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Wakil Bupati Gowa atas perhatian, kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kecamatan Bajeng," tutupnya.
Turut hadir bersama Wakil Bupati Gowa dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Gowa, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, unsur Forkopimda Kecamatan Bajeng, anggota DPRD Kabupaten Gowa, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Bajeng, kepala puskesmas, penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga serta tokoh masyarakat setempat.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
6 Legislator Gerindra di DPRD Sulsel Disiapkan Naik Kelas ke Pusat pada Pileg 2029
Sebanyak enam anggota DPRD Sulsel dari Gerindra berencana naik kelas ke pusat. Rencana mereka pun telah direstui oleh pengurus DPD Sulsel.
Kamis, 03 Sep 2026 17:35
Sulsel
Gowa Jadi Tuan Rumah, Darmawangsyah Apresiasi Kemah Pramuka Madrasah se-Sulsel
Kabupaten Gowa menjadi tuan rumah Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang diikuti 2.389 peserta dari berbagai daerah di Sulsel.
Kamis, 03 Sep 2026 08:51
Sulsel
Gerindra Sulsel Tingkatkan Kapasitas 115 Legislatornya Bahas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan mulai memperkuat konsolidasi internal menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.
Rabu, 02 Sep 2026 16:22
Sulsel
Workshop Bela Negara di Gowa Soroti Tantangan Nasionalisme di Era Digital
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa bela negara bukan semata-mata berkaitan dengan peperangan atau tugas TNI dan Polri. Menurutnya, bela negara merupakan tanggung jawab seluruh warga.
Kamis, 27 Agu 2026 20:11
Sulsel
GENTING Maros, Ketika Kepedulian Bersama Bergerak untuk Cegah Stunting
Upaya mencegah stunting di Kabupaten Maros terus diperkuat melalui gerakan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, tenaga kesehatan, tokoh agama, masyarakat, hingga berbagai mitra pembangunan.
Rabu, 26 Agu 2026 11:26
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Pencuri Besi Ulir Bahan Bangunan di Malili Berhasil Diringkus Polisi
2
Didis Suryadi Dicopot sebagai Ketua DPRD Jeneponto, NasDem Usulkan Sumarni Kr Layu
3
6 Legislator Gerindra di DPRD Sulsel Disiapkan Naik Kelas ke Pusat pada Pileg 2029
4
BKKBN Sulsel Audiensi Dengan Pemkab Selayar Perkuat Program Bangga Kencana Wilayah Kepulauan
5
Panitia Resmi Buka Pendaftaran Pilrek UNM 2027-2031, Berikut Tahapannya
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Pencuri Besi Ulir Bahan Bangunan di Malili Berhasil Diringkus Polisi
2
Didis Suryadi Dicopot sebagai Ketua DPRD Jeneponto, NasDem Usulkan Sumarni Kr Layu
3
6 Legislator Gerindra di DPRD Sulsel Disiapkan Naik Kelas ke Pusat pada Pileg 2029
4
BKKBN Sulsel Audiensi Dengan Pemkab Selayar Perkuat Program Bangga Kencana Wilayah Kepulauan
5
Panitia Resmi Buka Pendaftaran Pilrek UNM 2027-2031, Berikut Tahapannya