90 Putra-Putri Asal Gowa Siap Belajar di Sekolah Rakyat Terpadu
Rabu, 15 Jul 2026 07:29
Pelepasan calon peserta didik sekolah rakyat secara simbolik di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa (14/7). Foto: Istimewa
GOWA - Sebanyak 90 putra dan putri asal Kabupaten Gowa akan mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 usai dilepas secara simbolik, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa (14/7).
Dari jumlah tersebut sebanyak 60 siswa akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) Takalar, dan 30 siswa akan bersekolah di SRT Tingkat Provinsi Sulsel di Makassar.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Firdaus mengatakan, 90 anak dari Kabupaten Gowa ini akan mengikuti pembelajaran di SRT yang ada di Kabupaten Takalar maupun di Makassar yang menjadi lokasi SRT Sulsel. Di mana mereka berasal dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
"Alhamdulillah hari ini kita akan melepaskan siswa-siswi Sekolah Rakyat mulai dari tingkat dasar, menengah pertama hingga menengah atas. Sebanyak 60 orang akan belajar di Kabupaten Takalar, sedangkan sisanya ditempatkan di Sekolah Rakyat Provinsi," katanya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Ia berharap seluruh peserta didik dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meraih masa depan yang lebih baik.
"Tetaplah semangat anak-anak, raihlah masa depanmu setinggi mungkin" ucapnya.
Sementara itu, mewakili Bupati Gowa, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Gowa, drg. Rahmawati Djalil menegaskan, kegiatan pelepasan ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi awal perjalanan besar bagi para siswa dalam membentuk karakter, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa.
"Hari ini adalah titik awal perjalanan besar anak-anak sekalian untuk membentuk karakter, memperluas wawasan, mengasah kemampuan, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang kelak mampu memimpin bangsa dan negara," ujarnya.
Rahmawati menjelaskan, setiap anak memiliki mimpi yang layak diperjuangkan. Menurutnya, seluruh cita-cita tersebut dapat diwujudkan melalui semangat belajar, kerja keras, kedisiplinan, dan doa.
Ia pun mengajak seluruh siswa memanfaatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat sebagai peluang emas untuk mengubah masa depan.
"Jadikan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat sebagai kesempatan emas untuk mengubah masa depan. Pendidikan bukan sekadar jalan menuju pekerjaan, tetapi jalan untuk membangun kehidupan yang lebih bermartabat," tuturnya.
Di akhir sambutannya, Rahmawati menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari semakin banyaknya anak yang memperoleh pendidikan yang layak, tumbuh menjadi pribadi berakhlak mulia, dan kelak kembali mengabdi untuk membangun Kabupaten Gowa.
Di tempat yang sama, Kepala Sekolah Rakyat 24 Gowa, Anwar menjelaskan, para siswa yang dilepas masih berada pada tahap pra-Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebelum mengikuti pembukaan MPLS di lokasi masing-masing.
"Kami berharap seluruh orang tua memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat. Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan melalui jalur pendidikan," pungkasnya.
Dari jumlah tersebut sebanyak 60 siswa akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) Takalar, dan 30 siswa akan bersekolah di SRT Tingkat Provinsi Sulsel di Makassar.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Firdaus mengatakan, 90 anak dari Kabupaten Gowa ini akan mengikuti pembelajaran di SRT yang ada di Kabupaten Takalar maupun di Makassar yang menjadi lokasi SRT Sulsel. Di mana mereka berasal dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
"Alhamdulillah hari ini kita akan melepaskan siswa-siswi Sekolah Rakyat mulai dari tingkat dasar, menengah pertama hingga menengah atas. Sebanyak 60 orang akan belajar di Kabupaten Takalar, sedangkan sisanya ditempatkan di Sekolah Rakyat Provinsi," katanya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Ia berharap seluruh peserta didik dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meraih masa depan yang lebih baik.
"Tetaplah semangat anak-anak, raihlah masa depanmu setinggi mungkin" ucapnya.
Sementara itu, mewakili Bupati Gowa, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Gowa, drg. Rahmawati Djalil menegaskan, kegiatan pelepasan ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi awal perjalanan besar bagi para siswa dalam membentuk karakter, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa.
"Hari ini adalah titik awal perjalanan besar anak-anak sekalian untuk membentuk karakter, memperluas wawasan, mengasah kemampuan, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang kelak mampu memimpin bangsa dan negara," ujarnya.
Rahmawati menjelaskan, setiap anak memiliki mimpi yang layak diperjuangkan. Menurutnya, seluruh cita-cita tersebut dapat diwujudkan melalui semangat belajar, kerja keras, kedisiplinan, dan doa.
Ia pun mengajak seluruh siswa memanfaatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat sebagai peluang emas untuk mengubah masa depan.
"Jadikan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat sebagai kesempatan emas untuk mengubah masa depan. Pendidikan bukan sekadar jalan menuju pekerjaan, tetapi jalan untuk membangun kehidupan yang lebih bermartabat," tuturnya.
Di akhir sambutannya, Rahmawati menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari semakin banyaknya anak yang memperoleh pendidikan yang layak, tumbuh menjadi pribadi berakhlak mulia, dan kelak kembali mengabdi untuk membangun Kabupaten Gowa.
Di tempat yang sama, Kepala Sekolah Rakyat 24 Gowa, Anwar menjelaskan, para siswa yang dilepas masih berada pada tahap pra-Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebelum mengikuti pembukaan MPLS di lokasi masing-masing.
"Kami berharap seluruh orang tua memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat. Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan melalui jalur pendidikan," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Gowa Perkuat Kualitas Data Statistik Sektoral Lewat Evaluasi EPSS
Pemerintah Kabupaten Gowa melalui DiskominfoSP melengkapi bukti dukung dalam EPSS 2025 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data dan mengoptimalkan nilai IPS.
Selasa, 14 Jul 2026 19:23
Sulsel
Bupati Maros Lepas 20 Siswa Sekolah Rakyat Asal Maros
Bupati Maros AS Chaidir Syam melepas siswa asal Kabupaten Maros untuk menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Selasa, 14 Jul 2026 11:12
News
TP PKK Gowa Raih Penghargaan dari Menkes RI dan Ketum TP PKK Pusat
Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah menerima penghargaan dari Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dan Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian di Claro Hotel Makassar, Sabtu (11/7).
Senin, 13 Jul 2026 20:07
Sulsel
Bupati Bantaeng Lepas Lima Siswa Ikuti Pendidikan di Sekolah Rakyat Sulsel
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, melepas lima siswa yang akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan untuk tahun ajaran 2026/2027.
Senin, 13 Jul 2026 19:56
Sulsel
Mendagri Kenakan Wastra Sutra Gowa Saat Tutup Rangkaian HUT Dekranas
Stand Pameran Dekranasda Gowa menjadi salah satu yang paling banyak diminati oleh pengunjung pada Pameran Kriya dan Wastra Nusantara yang berlangsung berlangsung 8-12 Juli 2026 di Mal Trans Studio Makassar.
Senin, 13 Jul 2026 15:05
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Himatik FT-UNM Resmi Buka Ice Sport 2026, Diikuti 22 Kelas JTIK
2
Senyum Polisi hingga Dokter Cilik Warnai MPLS SIT Alif Cendekia Gowa
3
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
4
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
5
Bupati Gowa Husniah Talenrang Tinggalkan Sidang Hak Angket di DPRD
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Himatik FT-UNM Resmi Buka Ice Sport 2026, Diikuti 22 Kelas JTIK
2
Senyum Polisi hingga Dokter Cilik Warnai MPLS SIT Alif Cendekia Gowa
3
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
4
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
5
Bupati Gowa Husniah Talenrang Tinggalkan Sidang Hak Angket di DPRD