Omset Penjualan Kriya dan Wastra Nusantara Dekranasda Gowa Capai Rp45 Juta
Senin, 13 Jul 2026 11:58
Ketua Dekranasda Gowa, Andi Tenri Indah berfoto bersama Ketua Dekranasda Jatim, Arumi Bachsin. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Stand Pameran Dekranasda Gowa menjadi salah satu yang paling banyak diminati oleh pengunjung pada Pameran Kriya dan Wastra Nusantara yang berlangsung berlangsung 8-12 Juli 2026 di Mal Trans Studio Makassar.
Ketua Dekranasda Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah mengatakan bahwa hal ini terlihat dari angka penjualan yang cukup tinggi. Dirinya menyabutkan bahwa omzet penjualan selama pameran berlangsung telah menembus angka Rp45 juta.
“Hasil penjualan Dekranasda Gowa selama 5 hari pelaksanaan Pameran Kriya dan Wastra Nusantara dalam rangka HUT Dekranas Ke-46 Tahun 2026 ini sangat luar biasa, jauh di atas ekspektasi kami,” ungkapnya.
Andi Tenri Indah mengungkapkan bahwa dibanding pameran-pameran yang telah dilaksanakan beberapa tahun terakhir, pameran kali ini sangat memberi peluang yang potensial bagi promosi dan pemasaran produk UMKM Binaan Dekranasda Kabupaten Gowa.
Dirinya menyebutkan beberapa produk unggulan yang banyak menarik perhatian pengunjung adalah sarung sutra cura' labba dan turunannya yaitu dress dan outer berbahan sutra corak labba, baju bodo berbahan sutra, aneka tas rajutan dan anyaman bambu, aneka aksesoris seperti boneka rajut, gelang-gelang, dan gantungan kunci.
“Kami berharap ke depannya lebih banyak produk unggulan Kabulaten Gowa yang dikenal di seluruh Indonesia dan dapat bersaing hingga tingkat internasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa, Muh Fajaruddin menyebutkan beberapa tokoh penting yang memakai produk Kabupaten Gowa, seperti Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memakai baju dari sutra Gowa dan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin memakai Baju Bodo Gowa.
“Terima kasih pak Mendagri memakai baju dari sutra Gowa, terima kasih juga ibu Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur memakai Baju bodo Gowa dan ibu Wakil Ketua Dekranas memakai sarung sutra binaan Dekaranasda Gowa,” ungkapnya.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat menutup rangkaian acara 46 Tahun Dekranas di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (12/6) mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai ajang promosi produk kerajinan nusantara yang tentunya akan berdampak pada sektor ekonomi.
Tito menilai bahwa, industri kerajinan dunia memiliki nilai ekonomi yang sangat besar. Dirinya menyebutkan produk lokal Indonesia memiliki keunggulan yang tidak dimiliki negara lain. Indonesia memiliki keberagaman produk kerajinan yang lahir dari kekayaan budaya, suku, serta sumber daya alam yang tersebar di seluruh nusantara.
“Indonesia adalah negara dengan kerajinan tangan paling beragam di dunia. Setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing karena kita memiliki begitu banyak suku, budaya, dan sumber daya alam yang berbeda-beda,” ujarnya.
Menurut Tito, ini menjadi modal besar untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain utama industri kerajinan dunia. Olehnya itu, dirinya mendorong seluruh pemangku kepentingan, termasuk Dekranas dan pemerintah daerah, agar terus mengembangkan inovasi produk, meningkatkan kualitas, serta memanfaatkan bahan baku lokal yang selama ini belum diolah secara optimal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
“Apabila potensi tersebut dikelola secara serius dan berkelanjutan, industri kerajinan Indonesia tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan para perajin,” ungkapnya.
Ketua Dekranasda Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah mengatakan bahwa hal ini terlihat dari angka penjualan yang cukup tinggi. Dirinya menyabutkan bahwa omzet penjualan selama pameran berlangsung telah menembus angka Rp45 juta.
“Hasil penjualan Dekranasda Gowa selama 5 hari pelaksanaan Pameran Kriya dan Wastra Nusantara dalam rangka HUT Dekranas Ke-46 Tahun 2026 ini sangat luar biasa, jauh di atas ekspektasi kami,” ungkapnya.
Andi Tenri Indah mengungkapkan bahwa dibanding pameran-pameran yang telah dilaksanakan beberapa tahun terakhir, pameran kali ini sangat memberi peluang yang potensial bagi promosi dan pemasaran produk UMKM Binaan Dekranasda Kabupaten Gowa.
Dirinya menyebutkan beberapa produk unggulan yang banyak menarik perhatian pengunjung adalah sarung sutra cura' labba dan turunannya yaitu dress dan outer berbahan sutra corak labba, baju bodo berbahan sutra, aneka tas rajutan dan anyaman bambu, aneka aksesoris seperti boneka rajut, gelang-gelang, dan gantungan kunci.
“Kami berharap ke depannya lebih banyak produk unggulan Kabulaten Gowa yang dikenal di seluruh Indonesia dan dapat bersaing hingga tingkat internasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa, Muh Fajaruddin menyebutkan beberapa tokoh penting yang memakai produk Kabupaten Gowa, seperti Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memakai baju dari sutra Gowa dan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin memakai Baju Bodo Gowa.
“Terima kasih pak Mendagri memakai baju dari sutra Gowa, terima kasih juga ibu Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur memakai Baju bodo Gowa dan ibu Wakil Ketua Dekranas memakai sarung sutra binaan Dekaranasda Gowa,” ungkapnya.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat menutup rangkaian acara 46 Tahun Dekranas di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (12/6) mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai ajang promosi produk kerajinan nusantara yang tentunya akan berdampak pada sektor ekonomi.
Tito menilai bahwa, industri kerajinan dunia memiliki nilai ekonomi yang sangat besar. Dirinya menyebutkan produk lokal Indonesia memiliki keunggulan yang tidak dimiliki negara lain. Indonesia memiliki keberagaman produk kerajinan yang lahir dari kekayaan budaya, suku, serta sumber daya alam yang tersebar di seluruh nusantara.
“Indonesia adalah negara dengan kerajinan tangan paling beragam di dunia. Setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing karena kita memiliki begitu banyak suku, budaya, dan sumber daya alam yang berbeda-beda,” ujarnya.
Menurut Tito, ini menjadi modal besar untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain utama industri kerajinan dunia. Olehnya itu, dirinya mendorong seluruh pemangku kepentingan, termasuk Dekranas dan pemerintah daerah, agar terus mengembangkan inovasi produk, meningkatkan kualitas, serta memanfaatkan bahan baku lokal yang selama ini belum diolah secara optimal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
“Apabila potensi tersebut dikelola secara serius dan berkelanjutan, industri kerajinan Indonesia tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan para perajin,” ungkapnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Wabup Gowa dan Andi Tenri Indah Terima Penghargaan Kwarnas di Jamnas
Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Gowa, Darmawangsyah Muin, dan Bendahara Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah, menerima penghargaan dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.
Jum'at, 14 Agu 2026 19:21
Sulsel
Gowa Jadi Lokasi Riset UNM soal Tata Kelola Dana Desa
Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penelitian mengenai penguatan sistem pencegahan korupsi dalam pengelolaan dana desa berbasis digital governance di Kabupaten Gowa.
Rabu, 12 Agu 2026 08:42
News
268 Lulusan Polbangtan Gowa Didorong Bawa Inovasi ke Sektor Pertanian
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mendorong lulusan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa menjadi inovator dan penggerak pembangunan pertanian. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Wisuda Polbangtan Gowa 2026 di Aula Syekh Yusuf, Kampus I Polbangtan Gowa, Senin (10/8/2026).
Senin, 10 Agu 2026 15:39
Sulsel
Cegah Kerugian Daerah, Pimpinan OPD Diperingatkan Pentingnya Fungsi Pengawasan
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui penguatan sistem pengawasan serta pencegahan kerugian daerah.
Minggu, 09 Agu 2026 06:17
News
Bupati Gowa Lepas 92 Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional XII 2026
Ketua Mabicab dan Kwarcab Pramuka Gowa, Sitti Husniah Talenrang melepas 92 peserta dari Kontingen Kwarcab Gowa yang akan mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 sekaligus mengukuhkan Pramuka Garuda di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Jumat (7/8).
Jum'at, 07 Agu 2026 21:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
2
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
3
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
4
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
5
Guru dan Ortu Siswa di Jeneponto Saling Lapor, Anak Diduga Dicekik hingga Ditampar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
2
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
3
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
4
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
5
Guru dan Ortu Siswa di Jeneponto Saling Lapor, Anak Diduga Dicekik hingga Ditampar