Tim Cara'de BEM FTP Unhas Latih Warga Desa Tinggimae Budidaya Maggot

Kamis, 23 Jul 2026 13:18
Tim Cara'de BEM FTP Unhas Latih Warga Desa Tinggimae Budidaya Maggot
Suasana pelatihan budidaya maggot di Kantor Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Jumat (17/7/2026). Foto: Istimewa
Comment
Share
GOWA - Tim Cara'de Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin (BEM KMF TP UH) menggelar pelatihan budidaya maggot di Kantor Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) 2026.

Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik melalui budidaya larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot. Selain membantu mengurangi sampah organik, budidaya maggot juga dinilai memiliki nilai ekonomi.

Kegiatan menghadirkan Penyuluh Perikanan Kecamatan Parangloe, Andi Bambang Suriansya, S.Pi., M.Si., sebagai narasumber. Sebanyak 17 peserta mengikuti pelatihan yang berasal dari Kelompok Wanita Tani (KWT), Karang Taruna, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta aparat Desa Tinggimae.

Dalam pemaparannya, Andi Bambang Suriansya mengatakan persoalan sampah organik masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Menurutnya, budidaya maggot dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi volume sampah sekaligus memberikan manfaat ekonomi.

"Sampai sekarang kesulitan terbesar kita adalah sampah," ujarnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan maggot dapat membantu masyarakat mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

"Dengan maggot bisa membantu kita mengurangi sampah organik," tambahnya.

Selain memaparkan manfaat budidaya maggot, narasumber juga menjelaskan karakteristik lalat BSF, siklus hidup, teknik budidaya, pemilihan lokasi, pengelolaan pakan, hingga pengendalian hama. Peserta juga memperoleh informasi bahwa maggot dapat dipanen pada usia 14–18 hari dan memiliki kandungan protein tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai pakan alternatif untuk ikan dan ternak.

Melalui pelatihan ini, TIM CARA'DE BEM KMF TP UH berharap masyarakat Desa Tinggimae dapat menerapkan budidaya maggot secara mandiri. Upaya tersebut diharapkan mampu mengurangi timbunan sampah organik, menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus membuka peluang usaha yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Di akhir kegiatan, Andi Bambang Suriansya berharap Desa Tinggimae dapat berkembang menjadi desa percontohan budidaya maggot sehingga mampu menginspirasi desa-desa lain dalam menerapkan pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan melalui budidaya Black Soldier Fly (BSF).
(MAN)
Berita Terkait
Unhas Lepas 34 Tim Menuju Pimnas ke-39, Target Juara Umum
News
Unhas Lepas 34 Tim Menuju Pimnas ke-39, Target Juara Umum
Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, menekankan pentingnya kesiapan mental, kepercayaan diri, dan kekompakan tim bagi mahasiswa yang akan berlaga pada Pimnas ke-39.
Kamis, 29 Okt 2026 18:05
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Rektor Unhas Tekankan Tiga Karakter Utama Pemuda
News
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Rektor Unhas Tekankan Tiga Karakter Utama Pemuda
Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Jamaluddin Jompa, memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda bertajuk "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia ke-98", di Lapangan PKM Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Rabu, (28/102026). 
Rabu, 28 Okt 2026 19:09
Unhas Boyong 40 Mahasiswa Internasional Belajar di Kepulauan Sangkarrang
Makassar City
Unhas Boyong 40 Mahasiswa Internasional Belajar di Kepulauan Sangkarrang
Pengalaman belajar yang mempertemukan mahasiswa internasional dengan masyarakat, budaya lokal, dan persoalan lingkungan merupakan bagian penting dalam membangun kampus berwawasan global.
Selasa, 27 Okt 2026 12:18
Bersama Unhas, Bupati Bantaeng Perkuat Edukasi Pencegahan Kanker Serviks
Sulsel
Bersama Unhas, Bupati Bantaeng Perkuat Edukasi Pencegahan Kanker Serviks
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, menghadiri sekaligus membuka seminar kesehatan dalam rangka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas)
Sabtu, 24 Okt 2026 08:32
Diakui di Tingkat ASEAN, Rektor Unhas Diterima sebagai AFEO Honorary Fellow
News
Diakui di Tingkat ASEAN, Rektor Unhas Diterima sebagai AFEO Honorary Fellow
Kontribusi dalam pengembangan ilmu kelautan, konservasi ekosistem pesisir, dan penguatan profesi keinsinyuran mengantarkan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Jamaluddin Jompa, meraih AFEO Honorary Fellow Award
Sabtu, 24 Okt 2026 00:07
Berita Terbaru