Rusa Dekati Kebun Warga Pasca Kebakaran di Area Padang Bantilang
Senin, 12 Okt 2026 13:23
Induk rusa bersama anaknya terlihat minum di tepi sungai kecil dekat kebun warga di Desa Bantilang, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Senin (12/10/26). Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Induk rusa bersama anaknya terlihat minum di tepi sungai kecil dekat kebun warga di Desa Bantilang, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Senin (12/10/26).
Warga menduga satwa itu keluar mencari makan dan air setelah kebakaran hebat melanda area padang desa tersebut.
Doris, warga setempat, mengaku melihat langsung kejadian itu saat bekerja di kebunnya pada pagi hari.
Menurut dia, rusa-rusa tersebut berjumlah sekitar enam ekor dan terlihat di dekat pondok kebun. "Muncul di belakang kebun, itu rusa hutan," kata Doris.
Ia mengaku sempat terkejut. Saat didekati, kawanan itu langsung lari. "Saya kejar, mereka langsung kabur," ujarnya.
Doris mengaitkan kemunculan rusa dengan kebakaran yang terjadi di area padang desa. Menurut dia, satwa itu kehilangan tempat mencari makan setelah lahan terbakar.
"Sepertinya sudah tidak ada lagi tempat mereka makan. Kasihan, mereka cari makan dan air sampai ke belakang kebun saya," katanya.
Warga menduga satwa itu keluar mencari makan dan air setelah kebakaran hebat melanda area padang desa tersebut.
Doris, warga setempat, mengaku melihat langsung kejadian itu saat bekerja di kebunnya pada pagi hari.
Menurut dia, rusa-rusa tersebut berjumlah sekitar enam ekor dan terlihat di dekat pondok kebun. "Muncul di belakang kebun, itu rusa hutan," kata Doris.
Ia mengaku sempat terkejut. Saat didekati, kawanan itu langsung lari. "Saya kejar, mereka langsung kabur," ujarnya.
Doris mengaitkan kemunculan rusa dengan kebakaran yang terjadi di area padang desa. Menurut dia, satwa itu kehilangan tempat mencari makan setelah lahan terbakar.
"Sepertinya sudah tidak ada lagi tempat mereka makan. Kasihan, mereka cari makan dan air sampai ke belakang kebun saya," katanya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
Kebakaran lahan seluas sekitar 3 hektare terjadi di Desa Asuli, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (03/10/26) malam.
Minggu, 04 Okt 2026 19:38
News
Bukaan Lahan Tanamalia Melonjak 218 Persen, Satgas Karhutla Perketat Patroli
Luas bukaan lahan di kawasan hutan Loeha Raya-Tanamalia, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), melonjak 218 persen selama musim kemarau Juni–September 2026.
Jum'at, 02 Okt 2026 17:16
News
Kebakaran Gunung Bulu Saukang Maros, 400 Pendaki Dievakuasi
Kebakaran hutan melanda jalur pendakian Gunung Bulu Saukang, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (6/9/2026) malam.
Senin, 07 Sep 2026 12:44
News
PT Vale Perkuat Mitigasi Karhutla di Seluruh Wilayah Konsesi
Sebagai bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID), PT Vale juga memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan di tingkat lokal.
Kamis, 03 Sep 2026 18:22
News
Kemarau Tingkatkan Risiko Karhutla, Perkuat Patroli dan Edukasi Warga
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di tengah kondisi kemarau yang membuat vegetasi dan lahan lebih mudah terbakar.
Kamis, 20 Agu 2026 13:43
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Teliti Kepemimpinan Transformasional, Tenaga Ahli Kemendagri Raih Gelar Magister di STIEM Bongaya
2
Executive Director 4 Pelindo Ulas Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di Unhas
3
Jelang Penilaian Adipura 2026, Bupati dan Wabup Bone Pantau Kebersihan Lingkungan
4
Sambut HLN ke-81, PLN Perluas Pemanfaatan Listrik untuk Pertanian
5
Kalla 10K 2026 Diikuti 4.500 Pelari, Robi Syianturi Raih Podium
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Teliti Kepemimpinan Transformasional, Tenaga Ahli Kemendagri Raih Gelar Magister di STIEM Bongaya
2
Executive Director 4 Pelindo Ulas Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di Unhas
3
Jelang Penilaian Adipura 2026, Bupati dan Wabup Bone Pantau Kebersihan Lingkungan
4
Sambut HLN ke-81, PLN Perluas Pemanfaatan Listrik untuk Pertanian
5
Kalla 10K 2026 Diikuti 4.500 Pelari, Robi Syianturi Raih Podium