52 Kelompok Usaha Bersama di Bone Terima Bantuan dari Pemerintah
Senin, 10 Jul 2023 20:40
Bupati Bone A Fahsar M Padjalangi bersama perwakilan Kelompok Usaha Bersama penerima bantuan pengembangan usaha, Senin (10/7/2023). Foto: SINDO Makassar/Justang Muhammad
BONE - Dinas Sosial Kabupaten Bone menyalurkan bantuan alat pengembangan usaha kepada 52 Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Senin (10/7/2023).
Bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Bone A Fahsar M Padjalangi didampingi oleh Kadis Sosial A Mappangara di Aula Lateya Riduni, Kompleks Rujab Bupati Bone.
Bupati Bone A Fahsar M Padjalangi mengatakan, para penerima patut bersyukur karena tidak semua desa dapat karena anggaran terbatas.
“Kalau ini efektif, tahun depan kita gelontorkan lagi. Ini merupakan terobosan baru Kadis Sosial baru. Sehingga Dinas Sosial tidak lagi mengurusi bantuan bencana namun juga membantu masyarakat kurang mampu untuk mengembangkan usahanya,” katanya.
Bantuan ini menurut Bupati tidak serta merta diberikan. Dilakukan survei dan direkomendasikan oleh pemerintah desa. Maka dari itu, bantuan ini harus dimanfaatkan dengan baik, tidak malah dijual.
Sementara itu Kadis Sosial mengungkapkan bahwa KUBE yang menerima bantuan alat pengembangan usaha ini adalah masyarakat yang tergolong tidak mampu dan ber-DTKS.
“Jadi minimal pengurusnya 3 orang ber-DTKS dalam satu kelompok. Dan diperuntukkan juga masyarakat yang punya keterampilan dan sudah dilatih oleh Dinas Ketanagakerjaan Kabupaten Bone,” ujarnya.
Jenis bantuan yang diberikan, lanjut mantan Kadispeka Kabupaten Bone ini tergantung proposal masing-masing kelompok.
“Jadi di sini, ada yang dibantu dengan alat mesin jahit, alat perbengkelan, alat percetakan, alat usaha kue, alat usaha bubu kepiting, alat usaha pencabut bulu ayam, alat usaha kedai makanan dan minuman dan alat pertukangan,” terangnya.
Tujuan dari bantuan ini untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat, sekaligus sebagai upaya pemerintah daerah Kabupaten Bone dalam mengentaskan kemiskinan.
“Maka dari itu dengan adanya bantuan ini kepada KUBE dapat mengembangan ekonomi masyarakat di desa maupun di kelurahan, ” ujarnya.
Diharapkan bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh KUBE, apalagi anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk pengadaan alat pengembangan usaha ini tidak sedikit yaitu Rp1,3 miliar.
“Agar bantuan ini tepat guna pihak Dinas Sosial akan melakukan monitoring untuk memastikan bantuan betul-betul digunakan sebagaimana mestinya,” tandasnya.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Bone A Fahsar M Padjalangi didampingi oleh Kadis Sosial A Mappangara di Aula Lateya Riduni, Kompleks Rujab Bupati Bone.
Bupati Bone A Fahsar M Padjalangi mengatakan, para penerima patut bersyukur karena tidak semua desa dapat karena anggaran terbatas.
“Kalau ini efektif, tahun depan kita gelontorkan lagi. Ini merupakan terobosan baru Kadis Sosial baru. Sehingga Dinas Sosial tidak lagi mengurusi bantuan bencana namun juga membantu masyarakat kurang mampu untuk mengembangkan usahanya,” katanya.
Bantuan ini menurut Bupati tidak serta merta diberikan. Dilakukan survei dan direkomendasikan oleh pemerintah desa. Maka dari itu, bantuan ini harus dimanfaatkan dengan baik, tidak malah dijual.
Sementara itu Kadis Sosial mengungkapkan bahwa KUBE yang menerima bantuan alat pengembangan usaha ini adalah masyarakat yang tergolong tidak mampu dan ber-DTKS.
“Jadi minimal pengurusnya 3 orang ber-DTKS dalam satu kelompok. Dan diperuntukkan juga masyarakat yang punya keterampilan dan sudah dilatih oleh Dinas Ketanagakerjaan Kabupaten Bone,” ujarnya.
Jenis bantuan yang diberikan, lanjut mantan Kadispeka Kabupaten Bone ini tergantung proposal masing-masing kelompok.
“Jadi di sini, ada yang dibantu dengan alat mesin jahit, alat perbengkelan, alat percetakan, alat usaha kue, alat usaha bubu kepiting, alat usaha pencabut bulu ayam, alat usaha kedai makanan dan minuman dan alat pertukangan,” terangnya.
Tujuan dari bantuan ini untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat, sekaligus sebagai upaya pemerintah daerah Kabupaten Bone dalam mengentaskan kemiskinan.
“Maka dari itu dengan adanya bantuan ini kepada KUBE dapat mengembangan ekonomi masyarakat di desa maupun di kelurahan, ” ujarnya.
Diharapkan bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh KUBE, apalagi anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk pengadaan alat pengembangan usaha ini tidak sedikit yaitu Rp1,3 miliar.
“Agar bantuan ini tepat guna pihak Dinas Sosial akan melakukan monitoring untuk memastikan bantuan betul-betul digunakan sebagaimana mestinya,” tandasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Bupati Bone Serahkan Bantuan Uang Rp165 Juta untuk 13 Korban Kebakaran di Sanrangeng
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyerahkan bantuan dengan total nilai Rp165 juta kepada 13 warga yang menjadi korban kebakaran di Desa Sanrangeng, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Jumat (18/9/2026).
Jum'at, 18 Sep 2026 15:13
Sulsel
Bupati Bone Resmikan Jalan Lemo-Pasaka, Akses Kahu-Kajuara Makin Lancar
Pemerintah Kabupaten Bone meresmikan peningkatan ruas Jalan Lemo-Pasaka sepanjang 1,6 kilometer di Desa Pasaka, Kecamatan Kahu, Kamis (17/9/2026).
Kamis, 17 Sep 2026 15:48
News
Bone Diusulkan Terima Hibah Kendaraan Damkar dari Jepang dan Korea Selatan
Pemerintah Kabupaten Bone berpeluang mendapatkan tambahan armada pemadam kebakaran setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan respons positif terhadap usulan bantuan hibah kendaraan operasional yang diajukan pemerintah daerah.
Senin, 08 Jun 2026 18:00
News
Bupati Bone Dorong UNCAPI Siapkan ASN yang Adaptif dan Kompeten
Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, optimistis Universitas Cahaya Prima (UNCAPI) Bone mampu mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing melalui proses akreditasi yang berkualitas.
Senin, 08 Jun 2026 17:46
Sulsel
Ekonomi Bone Melejit di Era BerAmal, BPS Catat Pertumbuhan 7,84% di Triwulan I 2026
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bone, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai 7,84 persen.
Jum'at, 05 Jun 2026 17:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
3
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
4
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
5
Kalla 10K Naik Kelas, Rute Tersertifikasi PASI dan Diikuti 4.500 Pelari
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
3
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
4
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
5
Kalla 10K Naik Kelas, Rute Tersertifikasi PASI dan Diikuti 4.500 Pelari