Jelang Pemilu 2024, Bupati Bone Minta ASN Tidak Terlibat Politik Praktis
Senin, 03 Jul 2023 17:39
Bupati Bone A Fahsar M Padjalangi memimpin apel pegawai di halaman Kantor Bupati Bone, Senin (3/7/2023). Foto: Istimewa
BONE - Pemerintah Kabupaten Bone melaksanakan apel pagi gabungan setelah Idul Adha sekaligus halal bihalal Bupati Bone A Fahsar M Padjalangi dengan pegawai di halaman Kantor Bupati Bone, Senin (3/7/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan kepada seluruh ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Bone tidak terlibat politik praktis.
Baca: Gerakan Passeddingeng Ganjar Latih Warga Bone Membuat Alat Tangkap Kepiting
"Saya tahu bapak ibu punya hak untuk memilih, tetapi jangan sampai melanggar aturan ASN, bekerjalah dengan semangat yang tinggi, Insya Allah akan membawa dampak positif dalam menjalankan tugas tugas pemerintahan dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat," katanya.
Dia menyebutkan sejumlah sanksi dipastikan dapat dikenakan kepada ASN berdasarkan rekomendasi KASN dan Bawaslu jika terbukti tidak netral jelang Pemilu 2024.
Bupati Bone juga meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan jajaran Pegawai Negeri Sipil agar terus berkolaborasi meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Penghargaan dan rasa terima kasih kepada seluruh aparatur sipil negara dan seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam memajukan daerah Bone," kata Bupati Bone.
Diketahui dalam kegiatan Apel bersama dihadiri Sekertaris daerah kabupaten Bone A Islamuddin, dan para pimpinan OPD serta ASN lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Bone.
Sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Bone sudah jauh hari mengingatkan kepada para ASN, TNI- Polri untuk tidak terlibat langsung politik praktis. Bahkan, Bawaslu Bone sudah mengeluarkan surat edaran netralitas ASN, TNI, Polri.
Ketua Bawaslu Bone Jumriah mengapresiasi langkah pembina kepegawaian Bupati Bone menekan netralitasi ASN jelang Pemilu 2024.
Tak hanya ASN, kata dia, asas netralisasi TNI dan Polri harus diwujudkan, bebas dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak pada kepentingan siapapun.
“Tetapi memang ASN yang memiliki hak pilih, tidak seperti TNI dan Polri, lebih riskan dalam berbagai kemungkinan akan kecondongan pada pelaksanaan Pemilu nantinya,” katanya.
Ia menuturkan bagi ASN yang melanggar akan dikenakan sanksi yang dijatuhkan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Bahkan hal ini sudah terjadi di Sulawesi Selatan, di mana di Luwu sudah ada ASN dikenakan sanksi dari KASN karena diduga mendukung bacaleg di media sosial.
“Sanksinya bukan hanya teguran, tapi dicopot dari jabatannya. Sanksi ini berat sekali, baik dari sisi jabatan, ekonomi, maupun sosial. Jadi untuk ASN, TNI, dan Polri harus tetap menjaga netralitasnya, termasuk di media sosial,” ingatnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan kepada seluruh ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Bone tidak terlibat politik praktis.
Baca: Gerakan Passeddingeng Ganjar Latih Warga Bone Membuat Alat Tangkap Kepiting
"Saya tahu bapak ibu punya hak untuk memilih, tetapi jangan sampai melanggar aturan ASN, bekerjalah dengan semangat yang tinggi, Insya Allah akan membawa dampak positif dalam menjalankan tugas tugas pemerintahan dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat," katanya.
Dia menyebutkan sejumlah sanksi dipastikan dapat dikenakan kepada ASN berdasarkan rekomendasi KASN dan Bawaslu jika terbukti tidak netral jelang Pemilu 2024.
Bupati Bone juga meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan jajaran Pegawai Negeri Sipil agar terus berkolaborasi meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Penghargaan dan rasa terima kasih kepada seluruh aparatur sipil negara dan seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam memajukan daerah Bone," kata Bupati Bone.
Diketahui dalam kegiatan Apel bersama dihadiri Sekertaris daerah kabupaten Bone A Islamuddin, dan para pimpinan OPD serta ASN lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Bone.
Sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Bone sudah jauh hari mengingatkan kepada para ASN, TNI- Polri untuk tidak terlibat langsung politik praktis. Bahkan, Bawaslu Bone sudah mengeluarkan surat edaran netralitas ASN, TNI, Polri.
Ketua Bawaslu Bone Jumriah mengapresiasi langkah pembina kepegawaian Bupati Bone menekan netralitasi ASN jelang Pemilu 2024.
Tak hanya ASN, kata dia, asas netralisasi TNI dan Polri harus diwujudkan, bebas dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak pada kepentingan siapapun.
“Tetapi memang ASN yang memiliki hak pilih, tidak seperti TNI dan Polri, lebih riskan dalam berbagai kemungkinan akan kecondongan pada pelaksanaan Pemilu nantinya,” katanya.
Ia menuturkan bagi ASN yang melanggar akan dikenakan sanksi yang dijatuhkan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Bahkan hal ini sudah terjadi di Sulawesi Selatan, di mana di Luwu sudah ada ASN dikenakan sanksi dari KASN karena diduga mendukung bacaleg di media sosial.
“Sanksinya bukan hanya teguran, tapi dicopot dari jabatannya. Sanksi ini berat sekali, baik dari sisi jabatan, ekonomi, maupun sosial. Jadi untuk ASN, TNI, dan Polri harus tetap menjaga netralitasnya, termasuk di media sosial,” ingatnya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Bone Mulai Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bernilai Rp20 Triliun
Pemerintah Kabupaten Bone bersama Kementerian Pertanian dan mitra strategis memulai Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi Fase I melalui peletakan batu pertama di Perkebunan PTPN Dekko.
Sabtu, 07 Feb 2026 09:51
Sulsel
Pengerjaan Rampung, Ruas Wellulang–Ulo Bone Perkuat Mobilitas Warga
Pemerintah Kabupaten Bone meresmikan ruas jalan Wellulang–Ulo yang menghubungkan tiga kecamatan di wilayah Bone Utara, kemarin.
Rabu, 04 Feb 2026 22:13
Ekbis
Bupati Bone Cek Lokasi Pembangunan Pelabuhan Tonra, Investasi Rp1,7 Triliun
Pemerintah Kabupaten Bone mematangkan rencana pembangunan Pelabuhan Umum di Kecamatan Tonra melalui peninjauan langsung lokasi proyek, Jumat (23/1/2026).
Jum'at, 23 Jan 2026 18:09
Sulsel
Bawaslu Luwu Timur Sebut Pendidikan Politik Kunci Hentikan Pemilih Jual Suara
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur menegaskan bahwa kualitas pemilih masih menjadi tantangan serius dalam demokrasi. Salah satunya masih adanya pemilih yang bersedia menggadaikan hak pilihnya.
Rabu, 21 Jan 2026 10:14
Sulsel
Bawaslu Bantaeng Dorong Pendidikan Demokrasi bagi Pemilih Pemula
Menanamkan nilai demokrasi sejak dini menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas pemilu. Atas dasar ini Bawaslu Kabupaten Bantaeng hadir di SMA Negeri 1 Bantaeng dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi, Senin (12/01/2026).
Senin, 12 Jan 2026 13:50
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jalan Rusak Ganggu Akses Pasar, Walkot Munafri Perintahkan Perbaikan Cepat
2
Cetak Da’i Masa Depan, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sukses Gelar PKM 2026
3
Pemkot Makassar Akan Kirim Guru dan Kepala Sekolah Terbaik ke Luar Negeri
4
HUT ke-18 Tahun, Gerindra Sulsel Rayakan dengan Mengetuk Pintu Warga Tak Mampu di Karuwisi
5
Pendaki Asal Makassar Meninggal di Pos 4 Gunung Bulu Bialo Jeneponto
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jalan Rusak Ganggu Akses Pasar, Walkot Munafri Perintahkan Perbaikan Cepat
2
Cetak Da’i Masa Depan, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sukses Gelar PKM 2026
3
Pemkot Makassar Akan Kirim Guru dan Kepala Sekolah Terbaik ke Luar Negeri
4
HUT ke-18 Tahun, Gerindra Sulsel Rayakan dengan Mengetuk Pintu Warga Tak Mampu di Karuwisi
5
Pendaki Asal Makassar Meninggal di Pos 4 Gunung Bulu Bialo Jeneponto