Bupati Bone Resmikan 9 Sumur Irigasi Air Tanah Senilai Rp16,4 Miliar

Jum'at, 01 Mei 2026 13:41
Bupati Bone Resmikan 9 Sumur Irigasi Air Tanah Senilai Rp16,4 Miliar
Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman berada di fasilitas Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Corawali, Kecamatan Barebbo. Foto: SINDO Makassar/Justang Muhammad
Comment
Share
BONE - Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., meresmikan Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Corawali, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Jumat (1/4/2026).

Peresmian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung swasembada pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bone didampingi Ketua TP PKK Bone, Hj. Maryam Andi Asman, serta dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan masyarakat setempat.

Bupati Bone menyampaikan, pembangunan jaringan irigasi ini ditargetkan mampu mengairi lahan persawahan seluas sekitar 24 hingga 30 hektare yang sebelumnya bergantung pada sistem tadah hujan.

“Di lokasi ini wajib IP 3, tiga kali panen setahun, dalam mendukung swasembada pangan,” ujar Andi Asman Sulaiman.

Ia menegaskan, kehadiran JIAT menjadi solusi strategis untuk mengatasi keterbatasan air, sekaligus meningkatkan indeks pertanaman (IP) petani dari satu atau dua kali menjadi tiga kali panen dalam setahun.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Konstruksi (SDABK) Kabupaten Bone, Kasdar, ST., M.Si., mengungkapkan bahwa sembilan titik sumur bor JIAT merupakan hasil usulan pemerintah daerah kepada pemerintah pusat.

“9 titik tersebar di Desa Corawali Kecamatan Barebbo, serta Desa Turu Adae dan Mappesangka di Kecamatan Ponre,” jelasnya.

Kasdar menambahkan, total nilai pembangunan mencapai Rp16,4 miliar, dengan sasaran utama lahan pertanian yang belum terjangkau jaringan irigasi teknis.

Salah satu sumur memiliki nomor SDL BN 049 dengan debit air sebesar 3,4 liter per detik, yang dinilai mencukupi kebutuhan pengairan lahan pertanian di wilayah tersebut.

Melalui pembangunan infrastruktur ini, pemerintah daerah berharap produktivitas pertanian meningkat, kesejahteraan petani terangkat, serta ketahanan pangan di Kabupaten Bone semakin kuat dan berkelanjutan.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru