Kejar Zero Accident, PLN Intensifkan Penerapan SMP dan SMK3 di Sultra

Jum'at, 01 Mei 2026 13:35
Kejar Zero Accident, PLN Intensifkan Penerapan SMP dan SMK3 di Sultra
Penerapan SMP dan SMK3 dilakukan PLN UIP Sulawesi secara menyeluruh guna mencapai target Zero Accident. Foto/Istimewa
Comment
Share
KENDARI - Upaya memperkuat keandalan pembangunan infrastruktur kelistrikan terus dilakukan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi. Salah satunya melalui peningkatan pemahaman dan penerapan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di lingkungan kerja.

Melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Tenggara, PLN menggelar edukasi intensif yang diikuti pegawai dan mitra kerja secara hybrid. Kegiatan yang berlangsung di Kantor UPP Sultra, Kota Kendari ini difokuskan pada penguatan standar keamanan dan keselamatan dalam setiap tahapan pembangunan proyek kelistrikan.

Inisiatif ini menjadi semakin penting seiring percepatan sejumlah proyek strategis di wilayah Sulawesi Tenggara. Di antaranya pembangunan gardu induk dengan kapasitas total sekitar ±30 MVA serta jaringan transmisi sepanjang ±38,95 kilometer.

Penerapan SMP dan SMK3 dilakukan secara menyeluruh, mulai dari identifikasi risiko, perlindungan aset strategis, hingga upaya pencegahan kecelakaan kerja guna mencapai target Zero Accident.

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menekankan bahwa sinergi antara aspek teknis dan keselamatan adalah kunci keberhasilan proyek nasional.

"Kami berkomitmen penuh untuk mengintegrasikan pengamanan dan keselamatan kerja di setiap tahapan proyek. Hal ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap prinsip Good Corporate Governance sekaligus tanggung jawab kami dalam memastikan setiap aset kelistrikan yang dibangun terlindungi dengan standar terbaik,” tegas Aditya.

Senada dengan itu, Manager Unit Pelaksana Proyek (MUPP) Sultra, Ronny Aprisaputra, menyebut bahwa budaya keselamatan kerja harus tertanam kuat dalam aktivitas sehari-hari.

“Penerapan SMP dan SMK3 bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan fondasi utama untuk menjaga keberlangsungan proyek dan keselamatan seluruh pekerja. Dengan standar yang konsisten, kita optimis dapat menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal tepat waktu,” ujar Ronny.

Selain sebagai sarana peningkatan kapasitas internal, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk memperketat pengawasan terhadap mitra kontraktor.

Dengan pengawasan berlapis dan pemahaman risiko yang selaras, PLN berupaya menekan potensi hambatan di lapangan agar proyek-proyek strategis dapat diselesaikan sesuai target.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru