Sambut HUT RI ke-81, PLN Perkuat Kemandirian Petani Kopi Batui
Senin, 03 Agu 2026 09:18
Menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, PLN UIP Sulawesi memperkuat kemandirian Kelompok Tani Kopi Batui Oishii melalui bantuan program TJSL yang menyasar seluruh rantai usaha. Foto/Istimewa
BANGGAI - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kemandirian Kelompok Tani Kopi Batui Oishii melalui bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyasar seluruh rantai usaha, mulai dari pengolahan hasil panen hingga hilirisasi produk kopi.
Bantuan tersebut diserahkan di area perkebunan kopi Desa Kayoa, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Selasa (28/7). Perkebunan ini berada di sekitar jalur transmisi 150 kilovolt (kV) milik PLN.
Program TJSL yang dimulai pada 2024 itu kini memasuki tahap akhir pendampingan atau exit strategy pada 2026. Pada fase ini, PLN memfokuskan dukungan untuk melengkapi ekosistem usaha kelompok agar mampu mengelola bisnis kopi secara mandiri, dari hulu hingga hilir.
Bantuan yang disalurkan meliputi dukungan pembelian buah kopi (cherry), pembangunan bak perendaman, pengadaan mesin espresso, mesin penggiling kopi, serta perlengkapan barista. Selain itu, PLN juga memberikan pelatihan penyangraian (roasting) dan barista guna meningkatkan keterampilan anggota kelompok dalam mengolah serta menyajikan kopi bernilai tambah.
Ketua Kelompok Tani Kopi Batui Oishii, Moh. Fadly Hi. Umar, mengatakan pendampingan PLN selama tiga tahun telah membawa perubahan signifikan terhadap perkembangan usaha kelompok.
"Sejak awal kami merintis usaha ini bersama PLN. Dukungan tahun ini melengkapi rantai produksi kami sehingga kopi yang dihasilkan dapat diolah dan dipasarkan dengan nilai jual yang lebih tinggi. Dampaknya mulai terlihat, termasuk semakin banyak warga Batui yang tertarik bergabung dan berkembang bersama kelompok," ujar Fadly.
Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Kecamatan Batui, Ambodalle US Dg. Manessa. Menurutnya, program pendampingan PLN tidak hanya meningkatkan kapasitas petani, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
"Kami mengapresiasi bantuan dan pendampingan yang telah dilaksanakan PLN selama tiga tahun berturut-turut. Program ini memberikan keterampilan baru, membuka peluang kerja, dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Batui," kata Ambodalle.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menjelaskan bahwa pendampingan selama tiga tahun dirancang agar kelompok tani mampu menjalankan usaha kopi secara berkelanjutan, mulai dari produksi hingga pemasaran produk hilir.
"Pada tahap akhir program ini, kami ingin memastikan Kelompok Tani Kopi Batui Oishii memiliki sarana dan keterampilan yang cukup untuk melanjutkan serta mengembangkan usahanya secara mandiri. Keberhasilan program TJSL tidak hanya diukur dari bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk berdikari, memperluas pasar, dan menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan," ujar Aditya.
Ia menambahkan, semangat membangun kemandirian masyarakat tersebut sejalan dengan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia. PLN UIP Sulawesi berkomitmen menghadirkan program TJSL yang menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal di sekitar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
Bantuan tersebut diserahkan di area perkebunan kopi Desa Kayoa, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Selasa (28/7). Perkebunan ini berada di sekitar jalur transmisi 150 kilovolt (kV) milik PLN.
Program TJSL yang dimulai pada 2024 itu kini memasuki tahap akhir pendampingan atau exit strategy pada 2026. Pada fase ini, PLN memfokuskan dukungan untuk melengkapi ekosistem usaha kelompok agar mampu mengelola bisnis kopi secara mandiri, dari hulu hingga hilir.
Bantuan yang disalurkan meliputi dukungan pembelian buah kopi (cherry), pembangunan bak perendaman, pengadaan mesin espresso, mesin penggiling kopi, serta perlengkapan barista. Selain itu, PLN juga memberikan pelatihan penyangraian (roasting) dan barista guna meningkatkan keterampilan anggota kelompok dalam mengolah serta menyajikan kopi bernilai tambah.
Ketua Kelompok Tani Kopi Batui Oishii, Moh. Fadly Hi. Umar, mengatakan pendampingan PLN selama tiga tahun telah membawa perubahan signifikan terhadap perkembangan usaha kelompok.
"Sejak awal kami merintis usaha ini bersama PLN. Dukungan tahun ini melengkapi rantai produksi kami sehingga kopi yang dihasilkan dapat diolah dan dipasarkan dengan nilai jual yang lebih tinggi. Dampaknya mulai terlihat, termasuk semakin banyak warga Batui yang tertarik bergabung dan berkembang bersama kelompok," ujar Fadly.
Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Kecamatan Batui, Ambodalle US Dg. Manessa. Menurutnya, program pendampingan PLN tidak hanya meningkatkan kapasitas petani, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
"Kami mengapresiasi bantuan dan pendampingan yang telah dilaksanakan PLN selama tiga tahun berturut-turut. Program ini memberikan keterampilan baru, membuka peluang kerja, dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Batui," kata Ambodalle.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menjelaskan bahwa pendampingan selama tiga tahun dirancang agar kelompok tani mampu menjalankan usaha kopi secara berkelanjutan, mulai dari produksi hingga pemasaran produk hilir.
"Pada tahap akhir program ini, kami ingin memastikan Kelompok Tani Kopi Batui Oishii memiliki sarana dan keterampilan yang cukup untuk melanjutkan serta mengembangkan usahanya secara mandiri. Keberhasilan program TJSL tidak hanya diukur dari bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk berdikari, memperluas pasar, dan menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan," ujar Aditya.
Ia menambahkan, semangat membangun kemandirian masyarakat tersebut sejalan dengan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia. PLN UIP Sulawesi berkomitmen menghadirkan program TJSL yang menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal di sekitar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
(TRI)
Berita Terkait
News
PLTM Salu Noling Kantongi SLO, Selangkah Menuju Operasi Komersial
Kedua SLO berlaku selama lima tahun, mulai 11 Agustus 2026 hingga 11 Agustus 2031, sepanjang ketentuan pengoperasian dan pemeliharaan instalasi tetap dipenuhi.
Kamis, 13 Agu 2026 09:59
News
PLN UIP Sulawesi Raih Predikat Memuaskan dalam Audit SMK3
PLN UIP Sulawesi meraih nilai 90,36 persen dengan predikat Memuaskan dan Bendera Emas dalam Audit Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
Rabu, 12 Agu 2026 07:23
Ekbis
PLN UIP Sulawesi Perkuat UMKM Bantaeng lewat Pemasaran Digital
Sebanyak 31 pelaku usaha di Kabupaten Bantaeng, mendapat pembekalan strategi pemasaran digital untuk memperkuat pengelolaan dan pengembangan usaha. Pelatihan yang digelar PLN UIP Sulawesi.
Selasa, 11 Agu 2026 14:23
News
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Keandalan Listrik
PT PLN memperkuat sinergi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Selatan.
Sabtu, 08 Agu 2026 13:28
News
PLN UIP Sulawesi & BINDA Sultra Perkuat Sinergi Amankan Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PLN UIP Sulawesi memperkuat sinergi dengan BINDA Sulawesi Tenggara guna mendukung kelancaran dan percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).
Sabtu, 08 Agu 2026 08:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
2
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
3
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
4
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
5
Guru dan Ortu Siswa di Jeneponto Saling Lapor, Anak Diduga Dicekik hingga Ditampar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
2
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
3
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
4
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
5
Guru dan Ortu Siswa di Jeneponto Saling Lapor, Anak Diduga Dicekik hingga Ditampar