HAR Soroti Masalah Sampah di Gowa, DPRD Bakal Panggil DLH untuk Klarifikasi
Minggu, 20 Sep 2026 14:31
Kondisi sampah menumpuk di Jalan Sultan Hasanuddin, Gowa. Foto: Muhaimin
MAKASSAR - Terjadi penumpukan sampah di tempat pembuangan di sejumlah titik Kabupaten Gowa. Hingga hari kelima, truk sampah belum juga beroperasi.
Persoalan sampah yang masih menjadi keluhan masyarakat di Kabupaten Gowa mendapat perhatian dari DPRD. Dewan menilai penumpukan sampah merupakan persoalan serius yang harus segera ditangani pemerintah daerah.
Wakil Ketua DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, mengatakan persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan, kenyamanan warga, serta wajah Kota Sungguminasa sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Gowa.
“Kami akui bahwa persoalan sampah adalah masalah serius, karena menyangkut kesehatan, kenyamanan warga, dan wajah Kota Sungguminasa sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Gowa,” ujar Hasrul.
Ia mengatakan DPRD Gowa akan meminta penjelasan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mengenai penyebab terjadinya penumpukan sampah.
Penjelasan tersebut, kata dia, perlu mencakup berbagai aspek, mulai dari kondisi dan jumlah armada pengangkut, tenaga kebersihan, jadwal pengangkutan, hingga sistem pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA).
"Kami akan mengundang dan meminta penjelasan OPD terkait mengenai penyebab penumpukan, armada, tenaga kebersihan, jadwal pengangkutan, hingga pengelolaan di TPA,” katanya.
Menurut Hasrul, langkah cepat harus segera dilakukan untuk mengurai sampah yang telah menumpuk di sejumlah titik. Namun, penanganan tidak boleh berhenti pada pengangkutan sampah semata.
DPRD juga akan mendorong pembenahan sistem pengelolaan persampahan agar persoalan serupa tidak terus berulang.
Sebagai wakil masyarakat dari daerah pemilihan Sungguminasa, Hasrul menegaskan bahwa keluhan warga merupakan aspirasi yang harus diperjuangkan dan tidak semestinya hanya dipandang sebagai isu politik.
“Kita akan minta pemerintah daerah bekerja dengan pejabat dan perangkat yang memang memiliki kewenangan dan memahami persoalan teknis persampahan,” tegasnya.
Hasrul menambahkan, masyarakat saat ini tidak membutuhkan perdebatan mengenai pihak yang harus disalahkan. Warga membutuhkan langkah konkret agar sampah segera diangkut dan sistem pengelolaannya dibenahi.
“Masyarakat tidak membutuhkan perdebatan siapa yang salah, masyarakat membutuhkan sampahnya segera diangkut dan sistem pengelolaannya dibenahi,” pungkasnya.
Persoalan sampah yang masih menjadi keluhan masyarakat di Kabupaten Gowa mendapat perhatian dari DPRD. Dewan menilai penumpukan sampah merupakan persoalan serius yang harus segera ditangani pemerintah daerah.
Wakil Ketua DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, mengatakan persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan, kenyamanan warga, serta wajah Kota Sungguminasa sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Gowa.
“Kami akui bahwa persoalan sampah adalah masalah serius, karena menyangkut kesehatan, kenyamanan warga, dan wajah Kota Sungguminasa sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Gowa,” ujar Hasrul.
Ia mengatakan DPRD Gowa akan meminta penjelasan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mengenai penyebab terjadinya penumpukan sampah.
Penjelasan tersebut, kata dia, perlu mencakup berbagai aspek, mulai dari kondisi dan jumlah armada pengangkut, tenaga kebersihan, jadwal pengangkutan, hingga sistem pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA).
"Kami akan mengundang dan meminta penjelasan OPD terkait mengenai penyebab penumpukan, armada, tenaga kebersihan, jadwal pengangkutan, hingga pengelolaan di TPA,” katanya.
Menurut Hasrul, langkah cepat harus segera dilakukan untuk mengurai sampah yang telah menumpuk di sejumlah titik. Namun, penanganan tidak boleh berhenti pada pengangkutan sampah semata.
DPRD juga akan mendorong pembenahan sistem pengelolaan persampahan agar persoalan serupa tidak terus berulang.
Sebagai wakil masyarakat dari daerah pemilihan Sungguminasa, Hasrul menegaskan bahwa keluhan warga merupakan aspirasi yang harus diperjuangkan dan tidak semestinya hanya dipandang sebagai isu politik.
“Kita akan minta pemerintah daerah bekerja dengan pejabat dan perangkat yang memang memiliki kewenangan dan memahami persoalan teknis persampahan,” tegasnya.
Hasrul menambahkan, masyarakat saat ini tidak membutuhkan perdebatan mengenai pihak yang harus disalahkan. Warga membutuhkan langkah konkret agar sampah segera diangkut dan sistem pengelolaannya dibenahi.
“Masyarakat tidak membutuhkan perdebatan siapa yang salah, masyarakat membutuhkan sampahnya segera diangkut dan sistem pengelolaannya dibenahi,” pungkasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Beranda Imigrasi Resmi Diluncurkan di MPP Gowa, Permudah Akses Layanan Masyarakat
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menggelar acara peresmian Beranda Imigrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Gowa pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Rabu, 28 Okt 2026 20:12
News
Gandeng Inggris, Unhas Kembangkan Riset Pengelolaan Sampah Rendah Karbon
Universitas Hasanuddin (Unhas) menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic James Robert Jermey, dalam rangka penguatan program Low Carbon Development.
Senin, 19 Okt 2026 16:18
News
DPRD Gowa Serahkan Surat Usulan Pemberhentian Husniah ke Mendagri
Proses pemberhentian Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang terus bergulir. Setelah Mahkamah Agung mengabulkan permohonan DPRD Gowa, pimpinan DPRD kini melanjutkan tahapan tersebut ke pemerintah pusat.
Senin, 05 Okt 2026 19:50
News
MA Kabulkan Permohonan DPRD Gowa, Pemakzulan Husniah Talenrang Berlanjut
Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan uji pendapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa terkait usulan pemakzulan atau pemberhentian Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang.
Jum'at, 02 Okt 2026 19:46
Sulsel
Diduga Langgar Jam Operasional Perda, Truk di Gowa Lindas Kaki Pemotor hingga Remuk
Malang betul nasib Murniati. Perempuan berusia 45 tahun itu jadi korban kecelakaan dengan truk di Jalan Tun Abdul Razak, tepatnya di Bundaran Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa pada Kamis, 17 September 2026 pukul 18.08 WITA.
Jum'at, 18 Sep 2026 20:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Darmawangsyah Optimistis Tim Sepak Bola Gowa Bersaing di Porprov Sulsel
2
Pupuk Indonesia Kawal Tambahan Alokasi NPK Kakao untuk Petani Mamuju
3
SMARTFREN Bundling nubia A77 5G, Internet Unlimited Dua Tahun Mulai Rp3,5 Juta
4
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
5
Polri di Persimpangan: Menguji Warisan Listyo Sigit, Memulihkan Marwah Bhayangkara
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Darmawangsyah Optimistis Tim Sepak Bola Gowa Bersaing di Porprov Sulsel
2
Pupuk Indonesia Kawal Tambahan Alokasi NPK Kakao untuk Petani Mamuju
3
SMARTFREN Bundling nubia A77 5G, Internet Unlimited Dua Tahun Mulai Rp3,5 Juta
4
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
5
Polri di Persimpangan: Menguji Warisan Listyo Sigit, Memulihkan Marwah Bhayangkara