NIPAH PARK Gelar Makassar Coffee Fest 2026, Dukung Industri Kopi Lokal

Rabu, 16 Sep 2026 19:21
NIPAH PARK Gelar Makassar Coffee Fest 2026, Dukung Industri Kopi Lokal
Penyelenggaraan Makassar Coffee Fest 2026 merupakan bagian dari upaya NIPAH PARK mendukung kegiatan UMKM sekaligus memperkuat ekosistem industri kopi di daerah. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Puluhan pelaku usaha kopi dan pegiat industri kopi berkumpul di NIPAH PARK dalam gelaran Makassar Coffee Fest 2026. Festival yang berlangsung pada 16–20 September 2026 ini menghadirkan kompetisi barista, latte art, talkshow bisnis, serta puluhan tenant kopi dan kuliner.

Berpusat di Atrium Main Ground (LG) NIPAH PARK, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi berbagai unsur ekosistem kopi, mulai dari pelaku usaha, roastery, barista, hingga penikmat kopi di Sulawesi Selatan.

Penyelenggaraan Makassar Coffee Fest 2026 merupakan bagian dari upaya NIPAH PARK mendukung kegiatan UMKM sekaligus memperkuat ekosistem industri kopi di daerah. Festival ini tidak hanya menghadirkan produk kopi, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku industri untuk berbagi pengetahuan, mengasah keterampilan, dan membangun jejaring usaha.

Operational Manager NIPAH PARK, Andi Muhammad Imam Rafsanjani, mengatakan NIPAH PARK dipilih sebagai ruang penyelenggaraan karena dinilai dapat menjadi titik temu bagi pelaku usaha dan masyarakat.

"Makassar Coffee Fest 2026 merupakan wujud nyata komitmen NIPAH PARK dalam mendukung pertumbuhan ekosistem industri kopi di Sulawesi Selatan. Kami ingin menjadikan NIPAH PARK sebagai ruang temu yang inklusif, tempat di mana pelaku bisnis dan masyarakat pecinta kopi dapat berkumpul, berkolaborasi, serta bertukar inspirasi untuk mendorong industri kopi lokal semakin maju," ujarnya.

Rangkaian kegiatan dibuka dengan Makassar Barista Team Battle yang berlangsung selama tiga hari, 16–18 September 2026, mulai pukul 13.00 WITA hingga selesai. Kompetisi beregu tersebut menguji kekompakan, ketepatan, kecepatan, dan konsistensi tim barista dalam menyajikan minuman kopi di bawah tekanan kompetisi.

Pada Sabtu, 19 September 2026, festival berlanjut dengan Fun Latte Art Throwdown 2026 Vol. 2 - Makassar. Kompetisi ini memberikan ruang bagi para barista untuk menunjukkan keterampilan dan kreativitas dalam membuat latte art.

Kompetisi tersebut menghadirkan tiga juri dari industri kopi, yakni Ghandy dari Missibu Roaster, Ibnu Araby yang merupakan barista profesional sekaligus Co-Founder Kunawa Space, serta Usri Aziz, Founder Athyma Coffee Lab dan 1st Runner Up ILA Eastern Champion 2029. Ajang ini juga menawarkan total hadiah jutaan rupiah.

Masih pada hari yang sama, pengunjung dapat mengikuti talkshow bertajuk "Di Balik Cerita Toko Kopi Oma" pada pukul 19.00–21.00 WITA. Founder Toko Kopi Oma akan menjadi pembicara dalam sesi tersebut dengan membagikan pengalaman membangun bisnis kopi, strategi membentuk identitas merek, serta pengelolaan operasional kedai di tengah persaingan industri.

Selain kompetisi dan agenda edukasi, Makassar Coffee Fest 2026 menghadirkan puluhan tenant yang terdiri atas roastery, coffee shop, dan pelaku kuliner.

Sejumlah tenant kopi yang berpartisipasi antara lain Degrees Coffee, Kopiapi Coffee Roasters, Abialy Roastery, Nordu, Synthēsa, Triéra Coffee, Roastlab, dan Kopiogud. Sementara itu, pilihan makanan pendamping antara lain Pinch Bakes, Mad Matcha, dan Fry Day Potato.

Andi Muhammad Imam Rafsanjani mengajak masyarakat Makassar dan penikmat kopi dari berbagai daerah untuk datang ke festival tersebut.

"Kami senang dapat berkolaborasi dengan pelaku usaha di bidang kopi dan seluruh mitra pendukung dalam menghadirkan event ini. Kami mengundang seluruh masyarakat Kota Makassar dan penikmat kopi dari berbagai daerah untuk datang dan merayakan ragam cita rasa serta karya terbaik industri kopi kita di NIPAH PARK," katanya.

Melalui Makassar Coffee Fest 2026, NIPAH PARK berharap kolaborasi dengan pelaku usaha kopi dapat turut memperkuat rantai nilai industri kopi dari hulu hingga hilir. NIPAH PARK juga menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM dan industri kreatif di Sulawesi Selatan.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru