DKPP Gembleng TPD, Perkuat Kualitas Penanganan Pelanggaran Pemilu
Senin, 11 Mei 2026 09:41
DKPP RI menggelar kegiatan Diseminasi Penguatan Kapasitas TPD di Hotel Claro Makassar pada Ahad (10/05/2026). Muhaimin
MAKASSAR - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI menggelar kegiatan Diseminasi Penguatan Kapasitas Tim Pemeriksa Daerah (TPD) di Hotel Claro Makassar pada Ahad (10/05/2026).
Sekretaris DKPP RI, Syarmadani mengatakan kegiatan ini dikhususkan untuk meningkatkan kualitas TPD yang berasal dari unsur KPU, Bawaslu dan masyarakat. Berbagai pemateri dihadirkan, termasuk Ketua MKMK.
"Kegiatan yang akan dilaksanakan mulai besok melibatkan beberapa narasuimber, termasuk ketua MKMK dan dua profesor, yang akan membahas mekanisme penanganan kode etik dalam penyelenggaraan Pemilu. Materi yang akan disampaikan mencakup peran tim pemeriksa daerah dan evaluasi penegakan kode etik dalam konteks elektoral," katanya.
Syarmadani menuturkan, selain itu, akan ada pelatihan teknik penggalian fakta dan teknik transfer sidang untuk meningkatkan keterampilan anggota seminar.
"Tujuan dari pembentukan TPD adalah untuk mendukung tugas pemeriksaan DKPP di daerah, dengan harapan dapat mendampingi anggota DKPP dalam sidang pemeriksaan laporan kode etik. Peningkatan kualitas dan integritas dalam penyelenggaraan Pemilu menjadi fokus utama, serta menjaga marwah institusi," jelasnya.
Anggota Bawaslu RI, Herwyn JH Malonda meminta TPD unsur Bawaslu agar menjalankan fungsi pemeriksaan secara cermat dan profesional. Menurutnya, setiap pengaduan etik terhadap penyelenggara pemilu tidak bisa dilepaskan dari fungsi pengawasan pemilu.
Herwyn menegaskan, apabila teradu berasal dari KPU, maka Bawaslu tetap memiliki posisi sebagai pihak terkait dalam persidangan DKPP. Karena itu, ia meminta keterangan dan pertimbangan yang disampaikan benar-benar objektif agar membantu majelis mengambil keputusan yang tepat.
Selain itu, Herwyn juga mengingatkan pentingnya menjaga independensi dalam pemeriksaan perkara. Ia meminta anggota TPD yang memiliki konflik kepentingan untuk secara terbuka menyampaikan kepada DKPP agar dapat diganti dengan anggota lain.
Ia mencontohkan pengalamannya saat diminta menjadi majelis pemeriksa dalam satu perkara di Papua. Herwyn memilih mengundurkan diri karena sebelumnya pernah terlibat langsung dalam pembinaan terhadap anggota Bawaslu yang diperiksa.
“Kalau ada konflik kepentingan, sampaikan. Jangan dipaksakan karena itu bisa memengaruhi objektivitas pemeriksaan,” katanya.
Herwyn juga menyoroti tanggung jawab anggota TPD dalam menyusun resume putusan. Ia mengaku masih menemukan adanya anggota TPD yang belum menyerahkan resume hingga proses pleno berlangsung.
Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan tugas TPD adalah membantu DKPP memeriksa dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu, mengingat anggota DKPP hanya berjumlah lima orang.
Ia juga memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh politik daerah yang dinilainya mampu menjalankan aktivitas politik secara baik tanpa pernah tersangkut persoalan etik di DKPP.
Menurutnya, tantangan penyelenggaraan pemilu ke depan tidak mudah karena seluruh pihak yang terlibat memiliki kepentingan dan motivasi politik yang besar dalam perebutan kekuasaan.
Karena itu, ia berharap DKPP bersama seluruh TPD, khususnya di wilayah timur Indonesia seperti Papua dan Nusa Tenggara, tetap mampu menjaga integritas demokrasi di tengah dinamika politik nasional yang semakin kompleks.
“DKPP telah menjadi sandaran moral bagi kita semua untuk memastikan demokrasi berjalan dengan baik,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua DKPP RI, Heddy Lugito bercerita bahwa lembaganya telah melakukan pemeriksaan berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Namun, ia tak menolerir pelanggaran yang menggeser atau memanipulir suara rakyat.
"Itu yang tidak bisa dimaafkan oleh DKPP. Kami tegaskan bahwa itu adalah pengkhianatan terhadap demokrasi," jelasnya.
"Kita sering dengar pepatah lama, bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan.
Oleh karena itu, apapun yang diberikan harus kita sahkan itu sebagai suara rakyat," kuncinya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin; Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi; Seluruh Anggota DKPP RI, Ketua dan Anggota KPU dan Bawaslu Suslel, Bawaslu Makassar dan TPD dari wilayah Sulawesi Maluku dan Papua.
Sekretaris DKPP RI, Syarmadani mengatakan kegiatan ini dikhususkan untuk meningkatkan kualitas TPD yang berasal dari unsur KPU, Bawaslu dan masyarakat. Berbagai pemateri dihadirkan, termasuk Ketua MKMK.
"Kegiatan yang akan dilaksanakan mulai besok melibatkan beberapa narasuimber, termasuk ketua MKMK dan dua profesor, yang akan membahas mekanisme penanganan kode etik dalam penyelenggaraan Pemilu. Materi yang akan disampaikan mencakup peran tim pemeriksa daerah dan evaluasi penegakan kode etik dalam konteks elektoral," katanya.
Syarmadani menuturkan, selain itu, akan ada pelatihan teknik penggalian fakta dan teknik transfer sidang untuk meningkatkan keterampilan anggota seminar.
"Tujuan dari pembentukan TPD adalah untuk mendukung tugas pemeriksaan DKPP di daerah, dengan harapan dapat mendampingi anggota DKPP dalam sidang pemeriksaan laporan kode etik. Peningkatan kualitas dan integritas dalam penyelenggaraan Pemilu menjadi fokus utama, serta menjaga marwah institusi," jelasnya.
Anggota Bawaslu RI, Herwyn JH Malonda meminta TPD unsur Bawaslu agar menjalankan fungsi pemeriksaan secara cermat dan profesional. Menurutnya, setiap pengaduan etik terhadap penyelenggara pemilu tidak bisa dilepaskan dari fungsi pengawasan pemilu.
Herwyn menegaskan, apabila teradu berasal dari KPU, maka Bawaslu tetap memiliki posisi sebagai pihak terkait dalam persidangan DKPP. Karena itu, ia meminta keterangan dan pertimbangan yang disampaikan benar-benar objektif agar membantu majelis mengambil keputusan yang tepat.
Selain itu, Herwyn juga mengingatkan pentingnya menjaga independensi dalam pemeriksaan perkara. Ia meminta anggota TPD yang memiliki konflik kepentingan untuk secara terbuka menyampaikan kepada DKPP agar dapat diganti dengan anggota lain.
Ia mencontohkan pengalamannya saat diminta menjadi majelis pemeriksa dalam satu perkara di Papua. Herwyn memilih mengundurkan diri karena sebelumnya pernah terlibat langsung dalam pembinaan terhadap anggota Bawaslu yang diperiksa.
“Kalau ada konflik kepentingan, sampaikan. Jangan dipaksakan karena itu bisa memengaruhi objektivitas pemeriksaan,” katanya.
Herwyn juga menyoroti tanggung jawab anggota TPD dalam menyusun resume putusan. Ia mengaku masih menemukan adanya anggota TPD yang belum menyerahkan resume hingga proses pleno berlangsung.
Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan tugas TPD adalah membantu DKPP memeriksa dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu, mengingat anggota DKPP hanya berjumlah lima orang.
Ia juga memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh politik daerah yang dinilainya mampu menjalankan aktivitas politik secara baik tanpa pernah tersangkut persoalan etik di DKPP.
Menurutnya, tantangan penyelenggaraan pemilu ke depan tidak mudah karena seluruh pihak yang terlibat memiliki kepentingan dan motivasi politik yang besar dalam perebutan kekuasaan.
Karena itu, ia berharap DKPP bersama seluruh TPD, khususnya di wilayah timur Indonesia seperti Papua dan Nusa Tenggara, tetap mampu menjaga integritas demokrasi di tengah dinamika politik nasional yang semakin kompleks.
“DKPP telah menjadi sandaran moral bagi kita semua untuk memastikan demokrasi berjalan dengan baik,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua DKPP RI, Heddy Lugito bercerita bahwa lembaganya telah melakukan pemeriksaan berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Namun, ia tak menolerir pelanggaran yang menggeser atau memanipulir suara rakyat.
"Itu yang tidak bisa dimaafkan oleh DKPP. Kami tegaskan bahwa itu adalah pengkhianatan terhadap demokrasi," jelasnya.
"Kita sering dengar pepatah lama, bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan.
Oleh karena itu, apapun yang diberikan harus kita sahkan itu sebagai suara rakyat," kuncinya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin; Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi; Seluruh Anggota DKPP RI, Ketua dan Anggota KPU dan Bawaslu Suslel, Bawaslu Makassar dan TPD dari wilayah Sulawesi Maluku dan Papua.
(UMI)
Berita Terkait
News
Selamat! KPU RI Konfirmasi Putri Dakka sebagai Pengganti RMS di DPR RI
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengonfirmasi Putri Dakka sebagai calon Pengganti Antarwaktu (PAW) anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem menggantikan Rusdi Masse (RMS) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Selatan III.
Senin, 13 Jul 2026 17:53
Sulsel
Hasil Rekapitulasi PDPB, KPU Barru Tetapkan 144.680 Pemilih pada Triwulan II 2026
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barru menetapkan hasil Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026 melalui rapat pleno yang digelar di Kantor KPU Barru, Kamis (02/07/2026).
Kamis, 02 Jul 2026 21:37
News
Bawaslu Maros Usul Pembentukan Paralegal Pengawas Pemilu
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Maros melakukan audiens ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terkait usulan pembentukan Paralegal Pengawas Pemilu
Rabu, 17 Jun 2026 19:16
Sulsel
Peserta P2P Bantaeng Dibekali Deteksi Pelanggaran Teknis Pemilu
Pengawasan pemilu tidak hanya berkaitan dengan praktik politik uang, tetapi juga mencakup berbagai aspek teknis yang berpotensi menimbulkan pelanggaran apabila tidak diawasi dengan baik.
Selasa, 02 Jun 2026 19:17
Sulsel
Bawaslu Sulsel Siapkan Generasi Pengawas Pemilu Menuju 2029
Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan kembali melaksanakan rangkaian kegiatan luring Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di wilayah Sulawesi Selatan. Kegiatan kali ini berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Takalar, Rabu (20/05/2026).
Rabu, 20 Mei 2026 15:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gandeng Athirah, SMP - SMA Perguruan Islam Siap Bertransformasi & Bangkit
2
KONI Sidrap Dilantik, Bupati Syahar Targetkan Prestasi Naik di Porprov 2026
3
IAS Minta Kader Golkar Tak Alergi Kritik, Harus Lebih Banyak Mendengar
4
Peternak Sulsel Protes Harga Pakan Tinggi dan Harga Telur Anjlok
5
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gandeng Athirah, SMP - SMA Perguruan Islam Siap Bertransformasi & Bangkit
2
KONI Sidrap Dilantik, Bupati Syahar Targetkan Prestasi Naik di Porprov 2026
3
IAS Minta Kader Golkar Tak Alergi Kritik, Harus Lebih Banyak Mendengar
4
Peternak Sulsel Protes Harga Pakan Tinggi dan Harga Telur Anjlok
5
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio