Pj Gubernur Paparkan Potensi Sektor Peternakan di Kabupaten Gowa
Rabu, 25 Okt 2023 14:14
Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin mengunjungi Peternakan Ayam yang terletak di Desa Moncongloe, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, beberapa waktu lalu. Foto/Herni Amir
GOWA - Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin mengunjungi Peternakan Ayam yang terletak di Desa Moncongloe, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, beberapa waktu lalu.
Bahtiar didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel, Nurlina Saking, Perwakilan OJK Regional Sulampua, serta beberapa perwakilan pemesanan mengunjungi Radjawalie Farm milik Daeng Alli.
Pada kesempatan itu, Bahtiar memaparkan potensi sektor peternakan di Gowa. Ia juga menjelaskan kedatangannya ke Kecamatan Manuju untuk melihat langsung peternakan warga. Selain itu ingin belajar dan mengetahui peluang dan kendala yang mungkin dihadapi dalam beternak ayam petelur, termasuk modal yang dibutuhkan untuk pembuatan kandang.
“Saya belajar di sini, kalau kita bikin kandang dengan 3.000 ekor cukup dengan uang Rp 650 juta. Itu sampai bertelur dan setiap hari bisa meraup Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta,” kata Bahtiar.
Peternakan kambing juga dinilainya potensial. Untuk anaknya saja yang baru keluar atau yang baru dilahirkan harganya berkisar Rp2,5 juta, dengan bibit indukan impor.
“Makanya saya ajak teman-teman dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan bagaimana caranya belajar dengan orang yang sukses di bidangnya. Rencananya saya akan mengembangkan Pucak Maros itu menjadi kawasan pusat peternakan ayam dan kambing,” katanya.
Dirinya yakin sektor peternakan akan menjadi sumber pendapatan alternatif masyarakat dan mengatasi kemiskinan di Sulsel. Selain itu, lahan di ketinggian ini tidak bisa ditanami padi.
“Jadi memang harus ada alternatif usaha yaitu peternakan. Ini pakannya juga dari jagung sehingga dari hulu hingga hilir bisa kita hidupkan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menilai potensi peternakan di wilayahnya cukup besar. Khususnya di wilayah Kecamatan Manuju yang rata-rata masyarakatnya telah menjadi peternak ayam petelur hingga boiler (ayam potong).
Selain itu, sudah ada tiga close house ayam potong yang mensuplai kebutuhan masyarakat Makassar dan lainnya. “Kabupaten Gowa ini juga menjadi penyandang dana Makassar mulai dari kebutuhan makannya, sayurannya, bahkan airnya semuanya berasal dari Gowa,” tandasnya.
Bahtiar didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel, Nurlina Saking, Perwakilan OJK Regional Sulampua, serta beberapa perwakilan pemesanan mengunjungi Radjawalie Farm milik Daeng Alli.
Pada kesempatan itu, Bahtiar memaparkan potensi sektor peternakan di Gowa. Ia juga menjelaskan kedatangannya ke Kecamatan Manuju untuk melihat langsung peternakan warga. Selain itu ingin belajar dan mengetahui peluang dan kendala yang mungkin dihadapi dalam beternak ayam petelur, termasuk modal yang dibutuhkan untuk pembuatan kandang.
“Saya belajar di sini, kalau kita bikin kandang dengan 3.000 ekor cukup dengan uang Rp 650 juta. Itu sampai bertelur dan setiap hari bisa meraup Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta,” kata Bahtiar.
Peternakan kambing juga dinilainya potensial. Untuk anaknya saja yang baru keluar atau yang baru dilahirkan harganya berkisar Rp2,5 juta, dengan bibit indukan impor.
“Makanya saya ajak teman-teman dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan bagaimana caranya belajar dengan orang yang sukses di bidangnya. Rencananya saya akan mengembangkan Pucak Maros itu menjadi kawasan pusat peternakan ayam dan kambing,” katanya.
Dirinya yakin sektor peternakan akan menjadi sumber pendapatan alternatif masyarakat dan mengatasi kemiskinan di Sulsel. Selain itu, lahan di ketinggian ini tidak bisa ditanami padi.
“Jadi memang harus ada alternatif usaha yaitu peternakan. Ini pakannya juga dari jagung sehingga dari hulu hingga hilir bisa kita hidupkan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menilai potensi peternakan di wilayahnya cukup besar. Khususnya di wilayah Kecamatan Manuju yang rata-rata masyarakatnya telah menjadi peternak ayam petelur hingga boiler (ayam potong).
Selain itu, sudah ada tiga close house ayam potong yang mensuplai kebutuhan masyarakat Makassar dan lainnya. “Kabupaten Gowa ini juga menjadi penyandang dana Makassar mulai dari kebutuhan makannya, sayurannya, bahkan airnya semuanya berasal dari Gowa,” tandasnya.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Raker Pramuka Gowa 2026 Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Bupati Gowa yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan Pramuka sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan.
Selasa, 17 Feb 2026 12:14
News
Pemprov Sulsel Gelar Ramadan Leadership Camp untuk Penguatan Kapasitas Pejabat
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan menggelar kegiatan Ramadan Leadership Camp yang dipusatkan di Asrama Haji Sudiang Makassar pada 22–28 Februari 2026.
Sabtu, 14 Feb 2026 09:22
News
Jelang Ramadan, Sulsel Perkuat Pasokan dan Stabilisasi Harga
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat langkah antisipatif pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri Tahun 2026.
Sabtu, 14 Feb 2026 09:14
Sulsel
Pemkab Gowa Perkuat Kapasitas HAM, Fokus Perlindungan Kelompok Rentan
Pemerintah Kabupaten Gowa menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi masyarakat di Baruga Karaeng Galesong. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah.
Jum'at, 13 Feb 2026 18:26
Sulsel
Kerja Bakti Serentak, Pemkab Gowa Perkuat Budaya Bersih Jelang Ramadan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Gowa menggelar apel besar kerja bakti serentak sebagai langkah memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di masyarakat.
Jum'at, 13 Feb 2026 13:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bentuk Tim 5, PKB Sulsel Terapkan Uji Kompetensi Berlapis untuk Calon Ketua DPC
2
Fraksi Golkar Makassar Sebut Penertiban PKL Kembalikan Fungsi Fasilitas Publik
3
Observatorium Unismuh Makassar Jadi Titik Pemantauan Hilal
4
Jalan Beton 315 Meter yang Dibangun Swadaya H Faisal Ibrahim di Bone Diresmikan
5
Mercure Makassar Hadirkan Bukber Dua Konsep dan Program Sosial
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bentuk Tim 5, PKB Sulsel Terapkan Uji Kompetensi Berlapis untuk Calon Ketua DPC
2
Fraksi Golkar Makassar Sebut Penertiban PKL Kembalikan Fungsi Fasilitas Publik
3
Observatorium Unismuh Makassar Jadi Titik Pemantauan Hilal
4
Jalan Beton 315 Meter yang Dibangun Swadaya H Faisal Ibrahim di Bone Diresmikan
5
Mercure Makassar Hadirkan Bukber Dua Konsep dan Program Sosial