Peduli Pendidikan, Bupati Gowa Adnan Purichta Raih Penghargaan Dwija Praja Nugraha
Minggu, 26 Nov 2023 17:11
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meraih penghargaan Anugerah Dwija Praja Nugraha dari PB PGRI karena memiliki perhatian lebih terhadap dunia pendidikan. Foto/Istimewa
GOWA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meraih penghargaan Anugerah Dwija Praja Nugraha dari Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) karena memiliki perhatian lebih terhadap dunia pendidikan.
Penghargaan tersebut diberikan oleh pada puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2023 yang dilaksanakan di Britama Arena, Mahaka Square, Jakarta Utara, Sabtu (25/11).
Atas penghargaan ini, orang nomor satu di Gowa itu mengaku sangat bersyukur. Menurutnya capaian ini berkat kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak yang ada, sehingga akan menjadikan penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Gowa lebih baik dan maju lagi.
"Alhamdulillah hari ini kita menerima penghargaan dari PB PGRI yang disaksikan langsung oleh Bapak Presiden, Joko Widodo. Tentu ini merupakan kebanggaan tersendiri karena sejak awal kami di Gowa sangat konsen dalam program pendidikan sebagai salah satu cara dalam peningkatan kualitas SDM," ungkapnya.
Adnan mengaku, pihaknya sejak menjabat sebagai kepala daerah bersama Wabup Gowa, Abdul Rauf Malaganni hingga di periode kedua ini memang menjadikan pendidikan sebagai salah satu program prioritasnya. Menurutnya dengan pendidikanlah akan meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Gowa.
"Untuk meningkatkan kualitas masyarakat yang unggul di Kabupaten Gowa itu salah satunya didukung oleh pendidikan, makanya sesuai dengan visi misi Pemkab Gowa, kami ingin mewujudkan masyarakat yang unggul dan tentunya melalui program-program di bidang pendidikan," ungkapnya.
Adnan mengungkapkan ada beberapa program yang dihadirkan seperti pendidikan gratis, sistem kelas tuntas berkelanjutan (SKTB), Imtaq Indonesia, satu desa/kelurahan satu sarjana, satu desa/kelurahan satu hafidz atau program mahasantri, program investasi SDM seperempat abad.
"Semua ini sudah lama kita jalankan, misalnya pendidikan gratis sejak 2008- sekarang, investasi SDM seperempat abad sejak 2014, imtaq Indonesia sejak 2015, SKTB sejak 2012, satu desa satu sarjana dan program mahasantri yang sudah dilaunching tahun 2022 dan menghasilkan 167 orang," jelasnya.
Tak hanya itu, untuk mendukung hal tersebut pihaknya juga setiap tahun menganggarkan untuk para guru dalam hal peningkatan kompetensi, bahkan pemberian PPG bagi guru agama sejak tahun 2022 kemarin sebanyak 100 orang per tahunnya.
Penghargaan ini merupakan penghargaan yang ke-202 yang diraih oleh Pemkab Gowa dibawah kepemimpinan Adnan-Kio, dan berharap dengan berbagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan SDM yang unggul dapat terwujud dan melalui program yang dihadirkan dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufik Mursad mengatakan penghargaan ini diraih atas usulan PGRI Kabupaten Gowa melalui PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, dimana PGRI Sulsel melihat Gowa sangat konsen terhadap pendidikan khususnya terkait kemajuan pendidikan, peduli dengan guru dan kesejahteraan guru, hingga memiliki komitmen yang tinggi terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia sehingga mampu mewakili Sulsel dalam penghargaan tersebut.
"Kita mewakili Sulsel yang diusulkan oleh PGRI Sulsel dan telah melalui beberapa tahapan seperti kelengkapan berkas, tahapan verifikasi dan wawancara yang dilakukan beberapa waktu lalu oleh tim kepada Pak Bupati," katanya.
Dirinya menyampaikan, selain Bupati Gowa, ada sembilan bupati/walikota yang meraih penghargaan ini yakni Walikota Jakarta Barat, Tarakan, Bupati Wonosoho, Kubu Raya, Lima Puluh Kota, Way Kanan, Konawe Utara dan Pangadaran.
Anugerah Dwija Praja Nugraha merupakan penghargaan yang diberikan oleh Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) kepada kepala daerah (bupati/walikota/gubernur) yang memiliki perhatian dan komitmen tinggi terhadap pembangunan pendidikan, profesionalitas, kesejahteraan guru, dan PGRI.
Penghargaan tersebut diberikan oleh pada puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2023 yang dilaksanakan di Britama Arena, Mahaka Square, Jakarta Utara, Sabtu (25/11).
Atas penghargaan ini, orang nomor satu di Gowa itu mengaku sangat bersyukur. Menurutnya capaian ini berkat kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak yang ada, sehingga akan menjadikan penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Gowa lebih baik dan maju lagi.
"Alhamdulillah hari ini kita menerima penghargaan dari PB PGRI yang disaksikan langsung oleh Bapak Presiden, Joko Widodo. Tentu ini merupakan kebanggaan tersendiri karena sejak awal kami di Gowa sangat konsen dalam program pendidikan sebagai salah satu cara dalam peningkatan kualitas SDM," ungkapnya.
Adnan mengaku, pihaknya sejak menjabat sebagai kepala daerah bersama Wabup Gowa, Abdul Rauf Malaganni hingga di periode kedua ini memang menjadikan pendidikan sebagai salah satu program prioritasnya. Menurutnya dengan pendidikanlah akan meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Gowa.
"Untuk meningkatkan kualitas masyarakat yang unggul di Kabupaten Gowa itu salah satunya didukung oleh pendidikan, makanya sesuai dengan visi misi Pemkab Gowa, kami ingin mewujudkan masyarakat yang unggul dan tentunya melalui program-program di bidang pendidikan," ungkapnya.
Adnan mengungkapkan ada beberapa program yang dihadirkan seperti pendidikan gratis, sistem kelas tuntas berkelanjutan (SKTB), Imtaq Indonesia, satu desa/kelurahan satu sarjana, satu desa/kelurahan satu hafidz atau program mahasantri, program investasi SDM seperempat abad.
"Semua ini sudah lama kita jalankan, misalnya pendidikan gratis sejak 2008- sekarang, investasi SDM seperempat abad sejak 2014, imtaq Indonesia sejak 2015, SKTB sejak 2012, satu desa satu sarjana dan program mahasantri yang sudah dilaunching tahun 2022 dan menghasilkan 167 orang," jelasnya.
Tak hanya itu, untuk mendukung hal tersebut pihaknya juga setiap tahun menganggarkan untuk para guru dalam hal peningkatan kompetensi, bahkan pemberian PPG bagi guru agama sejak tahun 2022 kemarin sebanyak 100 orang per tahunnya.
Penghargaan ini merupakan penghargaan yang ke-202 yang diraih oleh Pemkab Gowa dibawah kepemimpinan Adnan-Kio, dan berharap dengan berbagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan SDM yang unggul dapat terwujud dan melalui program yang dihadirkan dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufik Mursad mengatakan penghargaan ini diraih atas usulan PGRI Kabupaten Gowa melalui PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, dimana PGRI Sulsel melihat Gowa sangat konsen terhadap pendidikan khususnya terkait kemajuan pendidikan, peduli dengan guru dan kesejahteraan guru, hingga memiliki komitmen yang tinggi terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia sehingga mampu mewakili Sulsel dalam penghargaan tersebut.
"Kita mewakili Sulsel yang diusulkan oleh PGRI Sulsel dan telah melalui beberapa tahapan seperti kelengkapan berkas, tahapan verifikasi dan wawancara yang dilakukan beberapa waktu lalu oleh tim kepada Pak Bupati," katanya.
Dirinya menyampaikan, selain Bupati Gowa, ada sembilan bupati/walikota yang meraih penghargaan ini yakni Walikota Jakarta Barat, Tarakan, Bupati Wonosoho, Kubu Raya, Lima Puluh Kota, Way Kanan, Konawe Utara dan Pangadaran.
Anugerah Dwija Praja Nugraha merupakan penghargaan yang diberikan oleh Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) kepada kepala daerah (bupati/walikota/gubernur) yang memiliki perhatian dan komitmen tinggi terhadap pembangunan pendidikan, profesionalitas, kesejahteraan guru, dan PGRI.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
One Day One District di Parigi, Bupati Gowa Serap Aspirasi dan Tinjau Infrastruktur
Menjelang satu tahun pelaksanaan program One Day One District (ODOD) yang pertama kali digelar di Kecamatan Parigi pada 28 Juni 2025, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang
Minggu, 21 Jun 2026 18:49
News
Pertahankan Status KLA, Pemkab Gowa Perkuat Peran Anak sebagai Agen Perubahan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui penyelenggaraan Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Gowa.
Sabtu, 20 Jun 2026 18:40
Sulsel
KTNA Gowa Siap Ikuti PENAS XVII, Sekda Minta Promosikan Potensi Daerah
Sekda Gowa, Andy Azis, mengajak seluruh rombongan KTNA Kabupaten Gowa untuk mempromosikan produk unggulan sektor pertanian dan perikanan daerah pada PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo.
Rabu, 17 Jun 2026 18:54
News
Program Mahasantri Gowa Cetak 167 Sarjana Al-Qur'an dan Tafsir
Sebanyak 167 Mahasantri Kabupaten Gowa angkatan Tahun Akademik 2022/2023 berhasil menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin.
Rabu, 17 Jun 2026 18:40
News
Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026
Kabar baik datang dari Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama. Insentif bagi guru madrasah Non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026.
Rabu, 17 Jun 2026 14:18
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
2
Pertamina Dukung Pengawasan Ketat BBM Subsidi di SPBU Parepare
3
Antusiasme Tinggi, Pra Pekan Olahraga NIPAH 2026 Lampaui Target Peserta
4
Bengkel Binaan Yayasan AHM Catat Omzet Rp7,9 Miliar, Perkuat Ekonomi Daerah
5
GMTD Bekali Kader Posyandu, Dorong Layanan Kesehatan Berkualitas di Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
2
Pertamina Dukung Pengawasan Ketat BBM Subsidi di SPBU Parepare
3
Antusiasme Tinggi, Pra Pekan Olahraga NIPAH 2026 Lampaui Target Peserta
4
Bengkel Binaan Yayasan AHM Catat Omzet Rp7,9 Miliar, Perkuat Ekonomi Daerah
5
GMTD Bekali Kader Posyandu, Dorong Layanan Kesehatan Berkualitas di Makassar