Mahasiswa KKN Unhas Hasilkan Infografis dan Buku Saku Alur Penanganan Perkara Tipidsus di Kejari Maros
Senin, 17 Agu 2026 15:50
Mahasiswa KKN Tematik Hukum 116 Universitas Hasanuddin di Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros menghadirkan media edukasi untuk membantu masyarakat memahami proses penanganan perkara tipidsus. Foto: Ist
MAROS - Bermula dari proses penanganan perkara tindak pidana khusus (tipidsus) yang memiliki sejumlah tahapan, mahasiswa KKN Tematik Hukum 116 Universitas Hasanuddin di Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros menghadirkan media edukasi untuk membantu masyarakat memahami proses tersebut dengan lebih sederhana.
Mahasiswa KKN Tematik Unhas Rania Qurratuayun mengatakan, program kerja ini dilaksanakan sebagai upaya memberi informasi kepada masyarakat tentang proses penanganan perkara tindak pidana khusus yang memuat berbagai tahapan mulai dari penerimaan laporan atau hasil temuan yang masih perlu ditelaah, proses penyelidikan dan penyidikan, persidangan, hingga putusan pengadilan.
"Kompleksitas proses tahapan ini merupakan salah satu alasan menjadikan ini sebagai media yang ringkas dan menarik secara visual," katanya.
Sementara itu, lanjut dia, buku saku dikembangkan sebagai media informasi yang memberikan penjelasan lebih rinci mengenai materi yang terdapat dalam infografis. Buku tersebut memuat pengenalan Kejaksaan Republik Indonesia, Bidang Tindak Pidana Khusus, pengertian tindak pidana khusus, alur penanganan perkara, upaya hukum, serta peran masyarakat dalam mendukung penegakan hukum.
"Pembuatan kedua media tersebut didasari oleh pentingnya penyampaian informasi hukum yang sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat. Melalui pendekatan visual dan bahasa yang komunikatif, informasi mengenai proses penanganan perkara tindak pidana khusus diharapkan dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat," katanya.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Tematik Hukum 116 Universitas Hasanuddin berharap infografis dan buku saku yang dihasilkan dapat memberikan manfaat sebagai media literasi hukum serta mendukung upaya penyebaran informasi mengenai tugas dan fungsi Kejaksaan Negeri Maros, khususnya dalam bidang tindak pidana khusus.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam menghubungkan studinya sebagai mahasiswa dengan kebutuhan informasi masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sadar dan memahami hukum.
Mahasiswa KKN Tematik Unhas Rania Qurratuayun mengatakan, program kerja ini dilaksanakan sebagai upaya memberi informasi kepada masyarakat tentang proses penanganan perkara tindak pidana khusus yang memuat berbagai tahapan mulai dari penerimaan laporan atau hasil temuan yang masih perlu ditelaah, proses penyelidikan dan penyidikan, persidangan, hingga putusan pengadilan.
"Kompleksitas proses tahapan ini merupakan salah satu alasan menjadikan ini sebagai media yang ringkas dan menarik secara visual," katanya.
Sementara itu, lanjut dia, buku saku dikembangkan sebagai media informasi yang memberikan penjelasan lebih rinci mengenai materi yang terdapat dalam infografis. Buku tersebut memuat pengenalan Kejaksaan Republik Indonesia, Bidang Tindak Pidana Khusus, pengertian tindak pidana khusus, alur penanganan perkara, upaya hukum, serta peran masyarakat dalam mendukung penegakan hukum.
"Pembuatan kedua media tersebut didasari oleh pentingnya penyampaian informasi hukum yang sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat. Melalui pendekatan visual dan bahasa yang komunikatif, informasi mengenai proses penanganan perkara tindak pidana khusus diharapkan dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat," katanya.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Tematik Hukum 116 Universitas Hasanuddin berharap infografis dan buku saku yang dihasilkan dapat memberikan manfaat sebagai media literasi hukum serta mendukung upaya penyebaran informasi mengenai tugas dan fungsi Kejaksaan Negeri Maros, khususnya dalam bidang tindak pidana khusus.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam menghubungkan studinya sebagai mahasiswa dengan kebutuhan informasi masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sadar dan memahami hukum.
(GUS)
Berita Terkait
News
Telkomsel Dukung Talenta Sulsel, Mahasiswi Unhas Raih Best Hustler IndonesiaNEXT 2026
Andi Alya Inar Putri, mahasiswi Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Hasanuddin (Unhas), meraih predikat Best Hustler IndonesiaNEXT 2026.
Selasa, 08 Sep 2026 10:53
Sulsel
Bupati Bantaeng Sambut Tim Summer Program Unhas-Kanazawa
Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin menghadiri Welcome Dinner bersama Tim Summer Program UNHAS dan Kanazawa University, Jepang, di Lantai 2 Kawasan Pantai Seruni, Kabupaten Bantaeng.
Minggu, 06 Sep 2026 18:25
Makassar City
Unhas Anugerahkan Gelar Doktor Honoris Causa kepada PM Timor-Leste
Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa kepada Perdana Menteri Timor-Leste, H.E. Kay Rala Xanana Gusmão, yang berlangsung di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Kota Makassar, Sabtu (5/9/2026).
Sabtu, 05 Sep 2026 19:39
Sulsel
Mahasiswa Kanazawa University Belajar di Kabupaten Bantaeng
Wakil Bupati Bantaeng H. Sahabuddin menerima Tim Summer Program “My Unhas”–Kanazawa University 2026 di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, kemarin.
Rabu, 02 Sep 2026 17:55
Makassar City
Unhas Migrant Service Center Luncurkan Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang
Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Unhas Migrant Service Center (MSC) meluncurkan program Kelas Migrant Batch 1 Training Bahasa dan Budaya Jepang.
Minggu, 23 Agu 2026 16:31
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Pertamina Dukung Sidak LPG 3 Kg di Makassar, Warga Diminta Tak Panic Buying
5
Film Jangan Lupa Bahagia Bawa Kisah Keluarga dan Komedi Khas Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Pertamina Dukung Sidak LPG 3 Kg di Makassar, Warga Diminta Tak Panic Buying
5
Film Jangan Lupa Bahagia Bawa Kisah Keluarga dan Komedi Khas Makassar