Sosialisasi di Pangkep, TP Beberkan Gaji saat Jabat Wali Kota Parepare Untuk Kepentingan Agama

Minggu, 07 Jan 2024 20:25
Sosialisasi di Pangkep, TP Beberkan Gaji saat Jabat Wali Kota Parepare Untuk Kepentingan Agama
Taufan Pawe bersama masyarakat di Pangkep. Foto: IST
Comment
Share
PANGKEP - Caleg DPR RI Dapil II Partai Golkar Nomor Urut 4, Taufan Pawe (TP) menggelar kampanye di Kabupaten Pangkep, Minggu, 7 Januari 2024.

Kampanye yang digelar pada dua lokasi ini mendapat antusias masyarakat Kabupaten Pangkep. Terbukti ratusan warga padati sosialisasi Taufan Pawe.

Dalam sambutannya, dirinya meminta doa dan restu masyarakat Kabupaten Pangkep untuk dirinya mengabdi melalui anggota DPR RI. Dirinya menjamin amanah dan tidak akan mengkhianati masyarakat.

"Saya mohon bapak ibu, izinkan saya kembali mengabdi ke kita semua. Saya sudah buktikan di Kota Parepare. Alhamdulilah saya mampu mensejahterakan masyarakat Kota Parepare. Sehingga saya tidak pernah membawa janji politik, karena saya sudah berbuat di Kota Parepare," kata Taufan Pawe.

Ketua Golkar Sulsel ini menjelaskan, selama menjabat Wali Kota Parepare dua periode, dirinya terus bergerak untuk mengabdi dan melayani masyarakat. Bukan hanya terbukti dari pembangunan dan program untuk kesejahteraan masyarakat. Tetapi dirinya tidak pernah mengambil gaji saat menjabat kepala daerah.

"Dua periode atau 10 tahun saya menjabat sebagai wali Kota Parepare, gaji saya tidak pernah saya ambil. Saya hibahkan semua untuk agama. Seperti pembangunan masjid, pembangunan pesantren dan untuk kepentingan jalur agama lainnya," ungkapnya.

Sementara Ibu Mirna, salah satu warga Pangkep mengaku mendukung dan memilih Taufan Pawe duduk di DPR RI. Dirinya kagum dengan kemajuan Kota Parepare saat TP menjabat Wali Kota Parepare dua periode.

"Kami warga Pangkep kagum dengan kemajuan Kota Parepare di bawah kepemimpinan bapak TP. Jadi kami tentunya dukung beliau ke Senayan," kata Mirna kepada media.

Sehingga dirinya berharap, Taufan Pawe terpilih menjadi anggota DPR RI. Mengingat, masyarakat Pangkep ingin merasakan kepemimpinan Taufan Pawe.

"Mudah-mudahan bapak terpilih menjadi wakil kami di DPR RI. Sehingga kami bisa rasakan kepemimpinan bapak Taufan Pawe," pungkasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Didampingi Sultan Tajang, AIA Tinjau Gudang Bulog Wajo, Pastikan Stok dan Kualitas Beras Aman
News
Didampingi Sultan Tajang, AIA Tinjau Gudang Bulog Wajo, Pastikan Stok dan Kualitas Beras Aman
Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras, melakukan kunjungan kerja ke Gudang Perum Bulog Cabang Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Jumat (08/05/2026).
Minggu, 10 Mei 2026 14:33
Ramaikan Bursa Calon Ketua, Usman Marham jadi Figur Kunci di Tengah Kebuntuan Musda Golkar
Sulsel
Ramaikan Bursa Calon Ketua, Usman Marham jadi Figur Kunci di Tengah Kebuntuan Musda Golkar
Usman Marham pernah menjadi pengurus DPP Golkar selama tiga periode. Ia masuk pengurus era Ketua Umum Aburizal Bakrie, Setya Novanto, hingga Airlangga Hartarto di DPP Golkar.
Minggu, 26 Apr 2026 16:23
Ketua DPD Pinrang Usman Marham Serahkan Peluang Maju Musda ke DPP Golkar
Sulsel
Ketua DPD Pinrang Usman Marham Serahkan Peluang Maju Musda ke DPP Golkar
Nama Usman Marham mulai ramai diperbincangkan dalam bursa calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda). Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Pinrang.
Kamis, 23 Apr 2026 22:06
Hari Kartini, Anggota DPR RI Meity Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran Jeneponto
Sulsel
Hari Kartini, Anggota DPR RI Meity Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran Jeneponto
Anggota DPR RI, Dr. Hj. Meity Rahmatia, mengunjungi ibu-ibu dan anak-anak korban kebakaran di Kelurahan Tolo Selatan, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu (20/4/2026).
Selasa, 21 Apr 2026 12:11
RMS Hengkang ke PSI, Pengamat Soroti Status di DPR Masih Menggantung
News
RMS Hengkang ke PSI, Pengamat Soroti Status di DPR Masih Menggantung
Pakar Ilmu Komunikasi Politik Universitas Hasanuddin, Dr Hasrullah menilai, sikap NasDem yang belum menyampaikan surat resmi pemberhentian kepada pimpinan DPR menciptakan kesan keputusan politik yang tegas di ruang publik.
Selasa, 21 Apr 2026 11:43
Berita Terbaru