Bupati Chaidir Bagikan 23 Motor Listrik untuk Lurah se-Kabupaten Maros
Senin, 26 Feb 2024 18:27
Bupati Maros AS Chaidir Syam membagikan 23 motor listrik kepada lurah se-kabupaten Maros. Foto/Najmi S Limonu
MAROS - Bupati Maros AS Chaidir Syam membagikan 23 motor listrik kepada lurah se-kabupaten Maros. Motor listrik tersebut akan difungsikan sebagai kendaraan dinas para perangkat wilayah tingkat kelurahan. Pembagian motor dilangsungkan di Lapangan Pallantikang Pemkab Maros, Senin (26/2/2024).
Motor listrik ini merupakan kendaraan rental yang anggarannya berasal dari Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) kabupaten Maros.
“Motor listrik ini akan dipakai sebagai randis untuk lurah. Mereka bisa pakai untuk operasional saat bertugas,” ujar Chaidir.
Mantan ketua DPRD Maros ini mengatakan, pengadaan motor listrik ini untuk mendukung himbauan dari Bapak Presiden RI untuk mengurangi emisi karbon.
“Motor listrik kan kita tahu ramah lingkungan sehingga ini bagian dari kampanye ramah lingkungan dan penggunaan kendaraan non emisi, perlahan-lahan kita beralih ke kendaraan listrik untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon,” beber Chaidir.
Sebagai langkah awal lanjut Chaidir, motor listrik diberikan ke kelurahan untuk operasional mereka. Kedepannya, tidak menutup kemungkinan kendaraan dinas di lingkup Pemkab Maros akan beralih ke kendaraan listrik seluruhnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Maros Sam Sophyan mengatakan, untuk tahap awal motor listrik diberikan kepada 23 kelurahan, pengelola rumah kemasan yang ada di Turikale dan sentra gula aren di Tompobulu.
“Anggarannya sekitar Rp1 Miliar tapi itu baru sebagian karena ke depan akan diberikan ke 14 puskesmas dan 27 puskesmas pembantu (pustu) yang ada di Maros. Tapi ini bukan dibeli tapi rental seperti randis-randis sekarang yang ada di Maros,” pungkasnya.
Motor listrik ini merupakan kendaraan rental yang anggarannya berasal dari Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) kabupaten Maros.
“Motor listrik ini akan dipakai sebagai randis untuk lurah. Mereka bisa pakai untuk operasional saat bertugas,” ujar Chaidir.
Mantan ketua DPRD Maros ini mengatakan, pengadaan motor listrik ini untuk mendukung himbauan dari Bapak Presiden RI untuk mengurangi emisi karbon.
“Motor listrik kan kita tahu ramah lingkungan sehingga ini bagian dari kampanye ramah lingkungan dan penggunaan kendaraan non emisi, perlahan-lahan kita beralih ke kendaraan listrik untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon,” beber Chaidir.
Sebagai langkah awal lanjut Chaidir, motor listrik diberikan ke kelurahan untuk operasional mereka. Kedepannya, tidak menutup kemungkinan kendaraan dinas di lingkup Pemkab Maros akan beralih ke kendaraan listrik seluruhnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Maros Sam Sophyan mengatakan, untuk tahap awal motor listrik diberikan kepada 23 kelurahan, pengelola rumah kemasan yang ada di Turikale dan sentra gula aren di Tompobulu.
“Anggarannya sekitar Rp1 Miliar tapi itu baru sebagian karena ke depan akan diberikan ke 14 puskesmas dan 27 puskesmas pembantu (pustu) yang ada di Maros. Tapi ini bukan dibeli tapi rental seperti randis-randis sekarang yang ada di Maros,” pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 54 tingkat Kabupaten Maros digelar di Grand Mall Maros, Rabu (23/9/2026).
Rabu, 23 Sep 2026 15:56
Sulsel
11 Ribu Kendaraan di Maros Tunggak Pajak, Samsat Gelar Penertiban
Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Maros menggelar penertiban kendaraan bermotor di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pasar Sentral Maros, Rabu (23/9/2026).
Rabu, 23 Sep 2026 12:30
News
Solusi Bebas Antre BBM, Asmo Sulsel Tebar Promo Khusus Motor Listrik Honda
Kelangkaan BBM yang sempat melanda wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mendorong masyarakat beralih ke solusi transportasi yang lebih ramah lingkungan dan bebas dari antrean.
Rabu, 16 Sep 2026 15:19
Sulsel
Capaian PAD di Bawah 70%, Enam OPD Maros Dapat Raport Merah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros meminta enam organisasi perangkat daerah (OPD) yang realisasi pendapatannya masih di bawah 70 persen untuk menggenjot capaian hingga mendekati target tersebut pada September 2026.
Rabu, 16 Sep 2026 13:33
Sulsel
Bapenda dan BPN Maros Integrasikan Data Pertanahan dan Perpajakan
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros menjalin kerja sama dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Maros untuk mengintegrasikan data pertanahan dan data perpajakan daerah.
Senin, 14 Sep 2026 11:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
3
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
4
Kalla 10K Naik Kelas, Rute Tersertifikasi PASI dan Diikuti 4.500 Pelari
5
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
3
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
4
Kalla 10K Naik Kelas, Rute Tersertifikasi PASI dan Diikuti 4.500 Pelari
5
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar