Dicopot jadi Ketua Nasdem Parepare, FAS Buka Peluang Pindah Partai

Senin, 13 Mei 2024 19:31
Dicopot jadi Ketua Nasdem Parepare, FAS Buka Peluang Pindah Partai
FAS dan TSM berfoto bersama. Foto: Istimewa
Comment
Share
PAREPARE - Meski dicopot sebagai Ketua NasDem Parepare, hal itu tidak menyurutkan niat Faisal Andi Sapada bertarung pada Pemilihan Calon Wali Kota (Pilwalkot) Parepare. FAS, akronim Faisal Andi Sapada saat ini justru tetap intens membangun komunikasi dengan sejumlah partai politik (Parpol) untuk melancarkan niatnya.

Diketahui, DPP NasDem menunjuk Tasming Hamid (TSM) menggantikan FAS menjadi Ketua NasDem Parepare. Tasming Hamid diketahui salah satu bakal cawalkot Parepare yang bahkan mendapat dukungan dari DPW NasDem Sulsel.

FAS dinilai gagal membawa NasDem Parepare menang pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Yang menjadi sorotan, perolehan kursi NasDem Parepare di Pileg 2024 hanya 3 kursi ketimbang pemilu sebelumnya meraih 4 kursi.

"Dari awal saya bilang saya sudah siap dengan beberapa partai, untuk komunikasi dengan partai. Mudah-mudahan ada partai yang nyantol (memberikan rekomendasi maju di Pilwalkot Parepare)," kata Faisal Andi Sapada, Senin (13/5/2024) kepada Sindo Makassar.



Sejauh ini, setidaknya sudah 6 partai yang ditempati mendaftar sebagai cawalkot Parepare. FAS lebih lanjut mengemukakan, dirinya bahkan telah mengikuti mekanisme untuk mendapatkan rekomendasi dari parpol untuk maju di Pilwalkot demgan mendaftar di semua partai yang membuka penjaringan.

"Kalau tidak salah sudah 6 partai yang tempati mendaftar penjaringan. Ada PKS, PAN, PKB, Hanura dan lainnya. Pokoknya semua partai yang membuka penjaringan saya daftar disitu," ujar mantan Wakil Wali Kota Parepare itu.

FAS mengaku akan terbuka jika ditawari pindah ke partai lain. Ia bilang, tidak ada lagi beban pasca dirinya bukan lagi sebagai Ketua NasDem Parepare. Namun dia akan menimbang dengan matang jika ada tawaran untuk memimpin parpol lain, sebagai syarat untuk mendapatkan rekomendasi maju di Pilwalkot Parepare.



"Kemarin saya berpikir (pindah partai) karena saya masih ketua NasDem. Sekarang mungkin bukan mi ketua NasDem berarti kalau ada tawaran ya kita lihat yang terbaik yang mana," paparnya.

"Ya, kita akan lihat (tawaran pindah partai). Apakah itu memungkinkan, apakah itu bagus. Intinya itu kan tidak menghalangi lagi (bukan lagi ketua partai NasDem Parepare)," tandasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Nasdem Sulsel Usung Spirit Konsistensi Perjuangan untuk Rakyat di HUT ke-15
Sulsel
Nasdem Sulsel Usung Spirit Konsistensi Perjuangan untuk Rakyat di HUT ke-15
Partai Nasdem Sulawesi Selatan bakal merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-15 pada November 2026. Mereka mengusung spirit komitmen kebersamaan menuju Pemilu 2029.
Rabu, 14 Okt 2026 08:13
Sekwan Terima Surat Usulan Pergantian Ketua DPRD Jeneponto dari DPP Nasdem
News
Sekwan Terima Surat Usulan Pergantian Ketua DPRD Jeneponto dari DPP Nasdem
Sekretariat DPRD Jeneponto telah menerima surat penyampaian pengusulan pergantian Ketua DPRD Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dari DPP Partai Nasdem.
Senin, 14 Sep 2026 17:51
Didis Suryadi Dicopot sebagai Ketua DPRD Jeneponto, NasDem Usulkan Sumarni Kr Layu
Sulsel
Didis Suryadi Dicopot sebagai Ketua DPRD Jeneponto, NasDem Usulkan Sumarni Kr Layu
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi mengeluarkan keputusan terkait pergantian Ketua DPRD Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sumarni Kr. Layu diusulkan menggantikan Didis Suryadi untuk sisa masa jabatan 2024-2029.
Kamis, 03 Sep 2026 20:29
Selamat! KPU RI Konfirmasi Putri Dakka sebagai Pengganti RMS di DPR RI
News
Selamat! KPU RI Konfirmasi Putri Dakka sebagai Pengganti RMS di DPR RI
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengonfirmasi Putri Dakka sebagai calon Pengganti Antarwaktu (PAW) anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem menggantikan Rusdi Masse (RMS) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Selatan III.
Senin, 13 Jul 2026 17:53
RMS Hengkang ke PSI, Pengamat Soroti Status di DPR Masih Menggantung
News
RMS Hengkang ke PSI, Pengamat Soroti Status di DPR Masih Menggantung
Pakar Ilmu Komunikasi Politik Universitas Hasanuddin, Dr Hasrullah menilai, sikap NasDem yang belum menyampaikan surat resmi pemberhentian kepada pimpinan DPR menciptakan kesan keputusan politik yang tegas di ruang publik.
Selasa, 21 Apr 2026 11:43
Berita Terbaru