Plafon Ruang Kelas SDN 271 Apundi Roboh, Investigasi Segera Dilakukan
Jum'at, 19 Jul 2024 12:02
sebuah video viral menunjukkan plafon ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) 271 Apundi di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, yang ambruk. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Baru-baru ini, sebuah video viral menunjukkan plafon ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) 271 Apundi di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, yang ambruk. Beruntung, kejadian ini terjadi pada malam hari sehingga tidak ada korban.
Plafon yang roboh tersebut merupakan bagian dari proyek pembangunan ruang kelas bertingkat yang dilakukan pada tahun 2023. Proyek ini didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp1,5 miliar yang dikerjakan oleh CV. Kalani Care.
Akibat insiden ini, Polres dan Kejaksaan Negeri Luwu Timur segera melakukan investigasi karena proyek pembangunan ini masih baru tetapi sudah mengalami kerusakan dan melibatkan anggaran besar.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Agus Zaman saat dikonfirmasi menyatakan bahwa penyebab ambruknya plafon di SDN 271 Apundi masih dalam penyelidikan.
Ia juga menambahkan pihaknya sudah berkomunikasi dengan kontraktor yang bertanggung jawab untuk segera melakukan perbaikan.
“Saya sudah berkomunikasi dengan penyedia dan mereka segera melakukan perbaikan. Karena berdasarkan kontrak, pihak penyedia masih bertanggung jawab,” kata Agus Zaman.
Ia menjelaskan bahwa masa pemeliharaan proyek sebenarnya berakhir pada akhir Juni 2024, namun pihak kontraktor tetap siap bertanggung jawab.
Sementara itu, Kasubsi PIDM Si Humas Polres Lutim, Bripka Muh Taufik mengonfirmasi bahwa Sat Reskrim telah menerima informasi terkait kejadian ini dan akan segera melakukan penyelidikan.
Selain itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Luwu Timur, Bara, juga menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai insiden ini dan baru mengetahuinya dari media.
“Nanti kita cek dulu apa penyebabnya dan apakah masa pemeliharaannya sudah habis atau belum,” ujar Bara.
Bara juga menegaskan bahwa Kejaksaan akan menurunkan tim untuk melakukan pengecekan di lokasi bersama ahli dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk melihat penyebab runtuhnya plafon tersebut. “Itu langkah awalnya,” pungkas Bara.
Plafon yang roboh tersebut merupakan bagian dari proyek pembangunan ruang kelas bertingkat yang dilakukan pada tahun 2023. Proyek ini didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp1,5 miliar yang dikerjakan oleh CV. Kalani Care.
Akibat insiden ini, Polres dan Kejaksaan Negeri Luwu Timur segera melakukan investigasi karena proyek pembangunan ini masih baru tetapi sudah mengalami kerusakan dan melibatkan anggaran besar.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Agus Zaman saat dikonfirmasi menyatakan bahwa penyebab ambruknya plafon di SDN 271 Apundi masih dalam penyelidikan.
Ia juga menambahkan pihaknya sudah berkomunikasi dengan kontraktor yang bertanggung jawab untuk segera melakukan perbaikan.
“Saya sudah berkomunikasi dengan penyedia dan mereka segera melakukan perbaikan. Karena berdasarkan kontrak, pihak penyedia masih bertanggung jawab,” kata Agus Zaman.
Ia menjelaskan bahwa masa pemeliharaan proyek sebenarnya berakhir pada akhir Juni 2024, namun pihak kontraktor tetap siap bertanggung jawab.
Sementara itu, Kasubsi PIDM Si Humas Polres Lutim, Bripka Muh Taufik mengonfirmasi bahwa Sat Reskrim telah menerima informasi terkait kejadian ini dan akan segera melakukan penyelidikan.
Selain itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Luwu Timur, Bara, juga menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai insiden ini dan baru mengetahuinya dari media.
“Nanti kita cek dulu apa penyebabnya dan apakah masa pemeliharaannya sudah habis atau belum,” ujar Bara.
Bara juga menegaskan bahwa Kejaksaan akan menurunkan tim untuk melakukan pengecekan di lokasi bersama ahli dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk melihat penyebab runtuhnya plafon tersebut. “Itu langkah awalnya,” pungkas Bara.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Diduga Karena Konflik Asmara, Satu Unit Rumah Dilempar Bom Molotov di Luwu Timur
Sebuah rumah warga di Jalan Andi Jemma, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, diduga menjadi sasaran pelemparan bom molotov pada Jumat malam (16/05).
Minggu, 17 Mei 2026 09:22
Sulsel
Bupati Irwan Ajak Rider se-Nusantara Ramaikan Malili Explore: Bumi Batara Guru
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama komunitas MALTRAC resmi mengumumkan pelaksanaan event trail adventure bertajuk “Malili Explore: Bumi Batara Guru” yang akan digelar pada 20 Juni 2026 mendatang.
Jum'at, 15 Mei 2026 15:46
Sulsel
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati Sulsel), Dr. Sila H. Pulungan, secara khusus menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
Selasa, 12 Mei 2026 16:24
Sulsel
Dari AI hingga Sekolah Gratis, Luwu Timur Gas Pol Transformasi Pendidikan
Arah baru pendidikan di Luwu Timur mulai terlihat jelas. Bukan hanya soal sekolah, tapi bagaimana menyiapkan generasi yang siap menghadapi dunia berbasis teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).
Rabu, 06 Mei 2026 13:55
Sulsel
Pemkab Luwu Timur Sediakan Rumah Singgah Gratis di Makassar untuk Pasien Rujukan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
Kamis, 16 Apr 2026 17:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tolak Pembangunan PSEL di Tamalanrea, Warga: Kami Siap Pertaruhkan Nyawa
2
Tim Pegasus Polres Jeneponto Tangkap 4 Terduga Pelaku Pencurian Sapi
3
Dealer GWM Pertama di Indonesia Timur Resmi Dibuka di Makassar
4
Polisi Segera Periksa Eks Sekwan Wajo soal Dugaan Korupsi Anggaran Reses DPRD
5
Polisi Amankan Pria di Kelara Jeneponto, Diduga Simpan Sabu dalam Bungkus Rokok
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tolak Pembangunan PSEL di Tamalanrea, Warga: Kami Siap Pertaruhkan Nyawa
2
Tim Pegasus Polres Jeneponto Tangkap 4 Terduga Pelaku Pencurian Sapi
3
Dealer GWM Pertama di Indonesia Timur Resmi Dibuka di Makassar
4
Polisi Segera Periksa Eks Sekwan Wajo soal Dugaan Korupsi Anggaran Reses DPRD
5
Polisi Amankan Pria di Kelara Jeneponto, Diduga Simpan Sabu dalam Bungkus Rokok