KKP Berduka, Jenazah Deden Maulana Korban Pesawat Jatuh Bulusaraung Diterbangkan ke Jakarta

Tim SINDOmakassar
Kamis, 22 Jan 2026 23:56
Jenazah Deden Maulana disemayamkan di Kampus Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Pasar Minggu sebelum dimakamkan di Garut dengan prosesi kedinasan.
1/4
Jenazah Deden Maulana disemayamkan di Kampus Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Pasar Minggu sebelum dimakamkan di Garut dengan prosesi kedinasan.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Deden Maulana, korban kecelakaan pesawat air surveillance ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung.
2/4
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Deden Maulana, korban kecelakaan pesawat air surveillance ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung.
Jenazah Deden Maulana disemayamkan di Kampus Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Pasar Minggu sebelum dimakamkan di Garut dengan prosesi kedinasan.
3/4
Jenazah Deden Maulana disemayamkan di Kampus Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Pasar Minggu sebelum dimakamkan di Garut dengan prosesi kedinasan.
Jenazah Deden Maulana telah diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan.
4/4
Jenazah Deden Maulana telah diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan.
Jenazah Deden Maulana disemayamkan di Kampus Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Pasar Minggu sebelum dimakamkan di Garut dengan prosesi kedinasan.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Deden Maulana, korban kecelakaan pesawat air surveillance ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung.
Jenazah Deden Maulana disemayamkan di Kampus Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Pasar Minggu sebelum dimakamkan di Garut dengan prosesi kedinasan.
Jenazah Deden Maulana telah diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan.
Comments
Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Deden Maulana, korban kecelakaan pesawat air surveillance ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada 17 Januari 2026. Jenazah Deden telah diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan dan diterbangkan ke Jakarta pada Kamis (22/1) pagi.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengapresiasi dedikasi Deden selama bertugas. Deden merupakan korban kedua yang berhasil diidentifikasi setelah pramugari Florencia Lolita Wibisono. Satu jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi, sementara tujuh korban masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Setibanya di Jakarta, jenazah Deden disemayamkan di Kampus Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Pasar Minggu sebelum dimakamkan di Garut dengan prosesi kedinasan. KKP memberikan kenaikan pangkat anumerta serta beasiswa pendidikan hingga perguruan tinggi bagi putra almarhum. Selain itu, seluruh hak korban, termasuk asuransi kecelakaan kerja, dipastikan diserahkan kepada keluarga. Pemerintah juga terus berharap adanya kabar baik dari proses pencarian korban lainnya.

(Foto-foto: Dok. Biro Humas KKP)
(MAS)
Foto Terkait
Foto Terbaru