Kolaborasi Telin & Indosat Perkuat Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia
Rabu, 04 Sep 2024 13:54
Anak usaha Telkom yakni Telin mengumumkan kerja sama dengan Indosat. Kemitraan ini bertujuan untuk mengembangkan Indonesia Cable Express System 2 (ICE System 2). Foto/Istimewa
JAKARTA - Dalam ajang BATIC 2024 yang diadakan oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), diumumkan kemitraan strategis dengan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH atau Indosat) untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasi Indonesia. Kemitraan ini bertujuan untuk mengembangkan Indonesia Cable Express System 2 (ICE System 2).
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada 28 Agustus 2024 menandai langkah signifikan dalam memenuhi kebutuhan konektivitas berkualitas tinggi di berbagai wilayah di Indonesia dan sekitarnya.
CEO Telin, Budi Satria Dharma Purba, mengatakan kolaborasi dengan IOH pada ICE System 2 akan menciptakan jaringan telekomunikasi yang kuat dan mendukung ekonomi digital Indonesia.
"Kami sangat antusias untuk mewujudkan proyek ini, memastikan konektivitas yang lancar dan andal bagi bisnis dan konsumen," katanya.
ICE System 2 dirancang untuk melayani kebutuhan konektivitas yang berkembang di berbagai titik pendaratan di Indonesia, termasuk Jakarta, Surabaya, Balikpapan, Makassar, dan Manado, serta menyediakan jalur penting menuju Singapura.
Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan jaringan telekomunikasi Indonesia dengan cara yang signifikan, serta memperbaiki kualitas dan efisiensi konektivitas di lokasi-lokasi utama.
Kemitraan ini juga akan memperluas infrastruktur melalui penghubungan Points of Presence (PoP) milik Indosat dan Telin dengan ICE System 2, memperkuat jaringan telekomunikasi untuk memberikan konektivitas premium sambil memastikan efisiensi biaya.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada 28 Agustus 2024 menandai langkah signifikan dalam memenuhi kebutuhan konektivitas berkualitas tinggi di berbagai wilayah di Indonesia dan sekitarnya.
CEO Telin, Budi Satria Dharma Purba, mengatakan kolaborasi dengan IOH pada ICE System 2 akan menciptakan jaringan telekomunikasi yang kuat dan mendukung ekonomi digital Indonesia.
"Kami sangat antusias untuk mewujudkan proyek ini, memastikan konektivitas yang lancar dan andal bagi bisnis dan konsumen," katanya.
ICE System 2 dirancang untuk melayani kebutuhan konektivitas yang berkembang di berbagai titik pendaratan di Indonesia, termasuk Jakarta, Surabaya, Balikpapan, Makassar, dan Manado, serta menyediakan jalur penting menuju Singapura.
Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan jaringan telekomunikasi Indonesia dengan cara yang signifikan, serta memperbaiki kualitas dan efisiensi konektivitas di lokasi-lokasi utama.
Kemitraan ini juga akan memperluas infrastruktur melalui penghubungan Points of Presence (PoP) milik Indosat dan Telin dengan ICE System 2, memperkuat jaringan telekomunikasi untuk memberikan konektivitas premium sambil memastikan efisiensi biaya.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Kinerja Solid di Awal 2026, Pendapatan Telkom Tumbuh Jadi Rp37,2 Triliun
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang tetap solid di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Sabtu, 30 Mei 2026 10:01
Ekbis
Kolaborasi Indosat, Kemnaker, dan Wadhwani Target Cetak 1 Juta Talenta Digital Berbasis AI
Melalui kerja sama ini, ekosistem pelatihan akan diperluas hingga mencakup 24 Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemnaker RI.
Kamis, 21 Mei 2026 11:13
Ekbis
Telkom Bukukan Pendapatan Rp146,7 Triliun, Perkuat Fondasi Bisnis Digital
Sepanjang 2025, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp146,7 triliun. Dari angka tersebut, perseroan mencatat net income Rp17,8 triliun.
Selasa, 12 Mei 2026 12:01
News
Community Gateway Wamena Hadir, TelkomGroup Dorong Akses Digital Papua Pegunungan
Community Gateway Wamena berfungsi sebagai pusat distribusi utama konektivitas satelit di wilayah Papua Pegunungan.
Senin, 11 Mei 2026 17:12
News
TelkomGroup Buka Koridor Digital Baru Indonesia–Papua Nugini Lewat Kabel Laut Pukpuk
Peresmian proyek kabel laut menjadi langkah penting dalam pengembangan infrastruktur digital di kawasan timur Indonesia sekaligus mempererat kerja sama Indonesia dan Papua Nugini di sektor telekomunikasi lintas negara.
Sabtu, 09 Mei 2026 12:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Direktur Otorita IKN Muhsin Palinrungi Terpilih sebagai Ketua IKA FSIKP UMI
2
93 Siswa SMPN 1 Arungkeke Jeneponto Tamat, Perpisahan Digelar Sederhana
3
Cerita di Balik Aroma Kopi Oishii: Transformasi Ekonomi Petani Batui Bersama PLN UIP Sulawesi
4
Mercure Wedding Expo 2026 Tawarkan Paket Nikah Berhadiah Honeymoon ke Bali
5
Bumi Karsa Tuntaskan Pembangunan 6 Sekolah Negeri di Jakarta
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Direktur Otorita IKN Muhsin Palinrungi Terpilih sebagai Ketua IKA FSIKP UMI
2
93 Siswa SMPN 1 Arungkeke Jeneponto Tamat, Perpisahan Digelar Sederhana
3
Cerita di Balik Aroma Kopi Oishii: Transformasi Ekonomi Petani Batui Bersama PLN UIP Sulawesi
4
Mercure Wedding Expo 2026 Tawarkan Paket Nikah Berhadiah Honeymoon ke Bali
5
Bumi Karsa Tuntaskan Pembangunan 6 Sekolah Negeri di Jakarta