Dukung UMKM, Liberta Hotel Grand Sayang Makassar Hadirkan Sunday Morning Market

Minggu, 08 Sep 2024 11:27
Dukung UMKM, Liberta Hotel Grand Sayang Makassar Hadirkan Sunday Morning Market
Liberta Hotel Grand Sayang Makassar meluncurkan program baru bertajuk Sunday Morning Market, yang bertujuan mendukung UMKM dan mempromosikan hotel. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Liberta Hotel Grand Sayang Makassar meluncurkan program baru bertajuk Sunday Morning Market. Event ini digelar setiap hari Minggu di areal parkir hotel, dengan menghadirkan puluhan UMKM, baik bidang makanan dan minuman hingga fashion.

Istimewanya, manajemen hotel tidak memungut biaya kepada UMKM untuk mengisi tenant. Toh, tujuan dari event Sunday Morning Market ialah mendukung pengembangan UMKM, sekaligus memperkenalkan jaringan Liberta Hotel International di Makassar.

General Manager Hotel Grand Sayang Makassar, Ilham Saputra Basri, menyampaikan tahap awal, pihaknya menyiapkan 28 tenant. Mayoritas adalah UMKM yang berada di sekitar hotel. Lewat event ini, diharapkan dapat berkontribusi positif pada pengembangan UMKM serta mendukung promosi hotel.

"Besar harapan kami agar acara ini bisa menjadi wadah bagi masyarakat sekitar Liberta Hotel Grand Sayang untuk mengembangkan usaha dan berkreasi bersama. Kami berharap acara ini dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar, baik peningkatan pendapatan masyarakat maupun daerahnya, serta berperan aktif dalam menyerap lapangan kerja," jelasnya.

Dari pantauan awak media, sejumlah UMKM sudah mulai berjualan di areal parkir pada Sunday Morning Market, Minggu (8/9/2024). Kebanyakan UMKM di bidang makanan dan minuman. Kemeriahan event bertambah seru dengan adanya aktivitas senam zumba.

Lebih lanjut, Ilham menyampaikan Sunday Morning Market sejatinya bukan hanya ditujukan untuk UMKM. Lewat kegiatan ini, pihaknya ingin menjalin silaturahmi dengan berbagai pihak, mulai dari instansi korporasi maupun pemerintah, travel agent hingga komunitas.

"Besar harapan kami agar acara ini berjalan lancar dan kontinyu serta bisa didukung oleh semua pihak agar berdampak positif bagi masyarakat," tuturnya.

Dukung UMKM, Liberta Hotel Grand Sayang Makassar Hadirkan Sunday Morning Market

Promo Menarik
Liberta Hotel Grand Sayang menawarkan ragam promo menarik yang sangat sayang untuk dilewatkan. Sejak resmi mengelola hotel yang merupakan aset pemerintah provinsi, Liberta Hotel Internasional langsung melakukan pembenahan, baik infrastruktur, SDM, hingga menyiapkan program menarik.

Sejak Januari 2024, pembenahan telah dilakukan dan kini mulai membuahkan hasil positif. Tingkat okupansi hotel ini mulai mengalami kenaikan. Adapun untuk promo terbaru yakni Maulid Promo rentang 13-17 September mendatang.

Harga kamar superior yang biasanya dibanderol Rp200-250 ribu sisa Rp185 ribu. Sedangkan, kamar deluxe yang normalnya dijual Rp350-400 ribu sisa Rp285 ribu. "Promo khusus 'Maulid Promo' ini hanya berlaku bulan ini, 13-17 September," katanya.

Adapun Liberta Hotel Grand Sayang memiliki total 100 kamar. Rinciannya yakni 95 kamar superior dan 5 kamar deluxe. Hotel ini juga dilengkapi dua ruang meeting maupun serbaguna berkapasitas ratusan orang. Bisa dipakai untuk rapat, acara wisuda, menikah, akikah, hingga ulang tahun.

Tarif yang dipatok untuk meeting room pun sangat terjangkau. Paling murah bahkan ada Rp35 ribu per orang, dengan minimal order untuk 50 orang. Adapun untuk paket pernikahan pun sangat ekonomis. Mulai dari Rp13,99 juta untuk 250 orang sudah bisa menikah di hotel.

"Itu sudah terima beres. Dekorasi dan lain-lainnya sudah termasuk," katanya.

Lebih lanjut, Ilham menyampaikan Liberta Hotel Grand Sayang Makassar merupakan jaringan Liberta Hotel International, yang memiliki total 22 properti se-Indonesia. Tersebar di Bali, Yogyakarta, Bogor, Malang, Makassar, dan Jakarta.

Khusus untuk Makassar, ia bilang pengembangan akan dilakukan. Namun, tentunya akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi selaku pemilik aset. Ilham menyebut pihaknya sendiri berencana ingin membangun kolam renang dan kafe di rooftop.

Hal itu untuk melengkapi fasilitas yang ada, sekaligus menguatkan brand hotel ini sebagai family hotel. Adapun untuk segmen pasar, diakuinya untuk okupansi kamar masih didominasi individual. Meski demikian, pihaknya juga tentunya menyasar pemerintah dan kegiatan sosial.
(TRI)
Berita Terkait
Ajak UMKM Objek Wisata Ke'te' Kesu' Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Hukum KI
Sulsel
Ajak UMKM Objek Wisata Ke'te' Kesu' Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Hukum KI
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan objek wisata Ke'te' Kesu', Kabupaten Toraja Utara, untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pelindungan hukum Kekayaan Intelektual (KI).
Rabu, 02 Sep 2026 09:49
OJK Perkuat Pembiayaan UMKM Lewat Teknologi dan Data
Ekbis
OJK Perkuat Pembiayaan UMKM Lewat Teknologi dan Data
OJK mendorong pemanfaatan teknologi dan data untuk memperluas akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus mengembangkan potensi ekonomi daerah.
Selasa, 01 Sep 2026 13:09
Kalla Institute dan Politeknik Indonesia Dorong Digitalisasi Industri Rumahan Kue Tradisional Gowa
Ekbis
Kalla Institute dan Politeknik Indonesia Dorong Digitalisasi Industri Rumahan Kue Tradisional Gowa
Kalla Institute bersama Politeknik Indonesia mendampingi kelompok industri rumahan kue tradisional di Gowa dalam meningkatkan produksi, mengelola keuangan, hingga memanfaatkan AI untuk pengembangan usaha.
Minggu, 30 Agu 2026 08:04
KKI 2026: UMKM Sulsel Tembus Pasar Global, Transaksi Capai Rp1,028 Miliar
Ekbis
KKI 2026: UMKM Sulsel Tembus Pasar Global, Transaksi Capai Rp1,028 Miliar
UMKM Sulawesi Selatan mencatatkan transaksi Rp1,028 miliar selama rangkaian Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Sejumlah UMKM berhasil menembus pasar global.
Senin, 24 Agu 2026 22:41
Kalla Institute Dorong UMKM Perempuan Maros Naik Kelas lewat Digitalisasi
Ekbis
Kalla Institute Dorong UMKM Perempuan Maros Naik Kelas lewat Digitalisasi
Kalla Institute mendorong penguatan UMKM perempuan di Kabupaten Maros melalui digitalisasi usaha, peningkatan kapasitas produksi, dan penguatan keterampilan sumber daya manusia.
Senin, 24 Agu 2026 18:00
Berita Terbaru