SPJM Catat Pertumbuhan Pendapatan 33,38% di Triwulan III 2024
Rabu, 30 Okt 2024 16:03
Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick Tribudi Utama Iskandar, menyampaikan pertumbuhan pendapatan mencapai 33,38% (YoY).
MAKASSAR - PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) merilis kinerja pada triwulan III 2024. SPJM mencatat pendapatan dan aset mengalami kenaikan, namun laba bersih menurun.
Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick Tribudi Utama Iskandar, menyampaikan pertumbuhan pendapatan mencapai 33,38% (YoY). Adapun beban usaha mengalami kenaikan dikarenakan pelaksanaan beberapa aksi korporasi yang berdampak pada biaya SDM dan biaya penyusutan atas penambahan aset.
Ia juga melaporkan laba bersih mengalami penurunan sebesar 29,07% (YoY). Di sisi lain, terdapat pertumbuhan aset per 30 September 2024, dimana nilai aset tumbuh 20,05% (YoY) dan mencapai 125,53% dibandingkan RKAP Triwulan III 2024.
"Pertumbuhan ini diraih SPJM seiring upayanya untuk terus memperkuat layanan melalui standarisasi proses bisnis dan pelayanan di pelabuhan," kata dia.
Seiring dengan standarisasi proses bisnis dan digitalisasi yang diterapkan di SPJM Group, perusahaan mencapai kenaikan kinerja di hampir seluruh bidang pelayanan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Untuk Layanan Marine, SPJM Group mencatat kenaikan sebesar 77,94% (YoY), dan mencapai 463.672 gerakan pada Layanan Pemanduan. Sedangkan Layanan Penundaan mencapai 3,83 Miliar GT Jam, dengan kenaikan 5,81% YoY.
Pada Stream layanan Equipment atau peralatan, layanan docking kapal juga mengalami kenaikan 133,33% (YoY). Layanan Port Services pun banyak mengalami kenaikan, termasuk pada layanan pengelolaan alur, dan penyediaan energy.
Layanan pengelolaan alur SPJM Group mencapai kenaikan sebesar 22,08% (YoY) dengan capaian 19.738. 961 ton. Layanan Energi pada Distribusi BBM mengalami kenaikan 30,98% secara YoY, dengan capaian 43.302 KL dan mengalami kenaikan 7,43% (YoY) pada Distribusi Gas dengan capaian 9.975.032 MMBTU (millions of british thermal units).
Selain itu, pada penyediaan air bersih mengalami kenaikan 182,2% secara YoY, dengan layanan mencapai 1.845.511 ton. Layanan listrik mencapai 152.669.247 KwH, dimana capaian ini mengalami kenaikan 17,02% secara YoY.
Patrick menekankan pertumbuhan pelayanan ini tentu tidak lepas dari komitmen SPJM Group untuk terus menjamin service excellence. Tujuannya, agar perusahaan terus bertumbuh dan berkembang dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.
Tidak lupa pula kemudahan yang SPJM berikan kepada pelanggan. Mulai dari penggunaan aplikasi pelayanan dan juga komitmen untuk selalu memenuhi ekspektasi pelanggan yang salah satunya adalah penyediaan Call Center pada nomor + 62-8115-3507-878 yang dapat dihubungi 24/7 untuk penyampaian keluhan dan kebutuhan pelanggan.
Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick Tribudi Utama Iskandar, menyampaikan pertumbuhan pendapatan mencapai 33,38% (YoY). Adapun beban usaha mengalami kenaikan dikarenakan pelaksanaan beberapa aksi korporasi yang berdampak pada biaya SDM dan biaya penyusutan atas penambahan aset.
Ia juga melaporkan laba bersih mengalami penurunan sebesar 29,07% (YoY). Di sisi lain, terdapat pertumbuhan aset per 30 September 2024, dimana nilai aset tumbuh 20,05% (YoY) dan mencapai 125,53% dibandingkan RKAP Triwulan III 2024.
"Pertumbuhan ini diraih SPJM seiring upayanya untuk terus memperkuat layanan melalui standarisasi proses bisnis dan pelayanan di pelabuhan," kata dia.
Seiring dengan standarisasi proses bisnis dan digitalisasi yang diterapkan di SPJM Group, perusahaan mencapai kenaikan kinerja di hampir seluruh bidang pelayanan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Untuk Layanan Marine, SPJM Group mencatat kenaikan sebesar 77,94% (YoY), dan mencapai 463.672 gerakan pada Layanan Pemanduan. Sedangkan Layanan Penundaan mencapai 3,83 Miliar GT Jam, dengan kenaikan 5,81% YoY.
Pada Stream layanan Equipment atau peralatan, layanan docking kapal juga mengalami kenaikan 133,33% (YoY). Layanan Port Services pun banyak mengalami kenaikan, termasuk pada layanan pengelolaan alur, dan penyediaan energy.
Layanan pengelolaan alur SPJM Group mencapai kenaikan sebesar 22,08% (YoY) dengan capaian 19.738. 961 ton. Layanan Energi pada Distribusi BBM mengalami kenaikan 30,98% secara YoY, dengan capaian 43.302 KL dan mengalami kenaikan 7,43% (YoY) pada Distribusi Gas dengan capaian 9.975.032 MMBTU (millions of british thermal units).
Selain itu, pada penyediaan air bersih mengalami kenaikan 182,2% secara YoY, dengan layanan mencapai 1.845.511 ton. Layanan listrik mencapai 152.669.247 KwH, dimana capaian ini mengalami kenaikan 17,02% secara YoY.
Patrick menekankan pertumbuhan pelayanan ini tentu tidak lepas dari komitmen SPJM Group untuk terus menjamin service excellence. Tujuannya, agar perusahaan terus bertumbuh dan berkembang dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.
Tidak lupa pula kemudahan yang SPJM berikan kepada pelanggan. Mulai dari penggunaan aplikasi pelayanan dan juga komitmen untuk selalu memenuhi ekspektasi pelanggan yang salah satunya adalah penyediaan Call Center pada nomor + 62-8115-3507-878 yang dapat dihubungi 24/7 untuk penyampaian keluhan dan kebutuhan pelanggan.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Pendapatan PJM Kotabaru Tumbuh 29%, Topang Kinerja Wilayah 3
Pendapatan usaha Unit Pelindo Jasa Maritim (PJM) Kotabaru tumbuh 29% secara tahunan (year-on-year/YoY) hingga Juli 2026.
Senin, 31 Agu 2026 16:02
Ekbis
Kinerja PJM Melonjak, Pendapatan Tumbuh 12% dan Laba Lampaui Target
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) mencatatkan perbaikan kinerja keuangan yang signifikan hingga Juli 2026. Pendapatan dan laba perusahaan mengalami kenaikan
Senin, 24 Agu 2026 20:08
Ekbis
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pupuk Indonesia, Bukukan Rp8,51 Triliun
Sepanjang Januari-Juni 2026, pendapatan Pupuk Indonesia mencapai Rp59,67 triliun, tumbuh 51% secara tahunan. Sementara itu, EBITDA meningkat 140% menjadi Rp14,28 triliun.
Kamis, 13 Agu 2026 17:35
Ekbis
XLSMART Bukukan Laba Rp2,73 Triliun di Semester I 2026
Untuk mendukung akselerasi integrasi jaringan dan ekspansi layanan 5G, XLSMART mencatat belanja modal (capitalized capex) sebesar Rp10,27 triliun hingga semester I 2026.
Rabu, 12 Agu 2026 11:06
Ekbis
Transformasi TelkomGroup Berbuah Positif, InfraNexia Bukukan Pendapatan Rp7,7 Triliun
PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mencatatkan kinerja solid pada semester I 2026 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp7,7 triliun.
Rabu, 05 Agu 2026 16:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PKKMB UPRI 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Pengetahuan Akademik, AI dan Integritas
2
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
3
Perkuat Akses Pendanaan Riset BRIN, Riset Jangan Hanya Selesai Diteliti Harus Dimanfaatkan
4
PLN Perkuat Bank Sampah Pelita Bangsa, Dorong Pengelolaan Sampah Ekonomi Sirkular
5
Rural ICT Camp 2026 Dorong UMKM Perikanan Maros Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PKKMB UPRI 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Pengetahuan Akademik, AI dan Integritas
2
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
3
Perkuat Akses Pendanaan Riset BRIN, Riset Jangan Hanya Selesai Diteliti Harus Dimanfaatkan
4
PLN Perkuat Bank Sampah Pelita Bangsa, Dorong Pengelolaan Sampah Ekonomi Sirkular
5
Rural ICT Camp 2026 Dorong UMKM Perikanan Maros Naik Kelas Lewat Teknologi Digital