Kinerja PJM Melonjak, Pendapatan Tumbuh 12% dan Laba Lampaui Target
Senin, 24 Agu 2026 20:08
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) mencatatkan perbaikan kinerja keuangan yang signifikan hingga Juli 2026. Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) mencatatkan perbaikan kinerja keuangan yang signifikan hingga Juli 2026. Pertumbuhan pendapatan yang dibarengi dengan pengendalian biaya secara disiplin mendorong laba usaha perusahaan mencapai 120% dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) periode berjalan.
Sepanjang Januari-Juli 2026, pendapatan usaha PJM tumbuh 12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh meningkatnya aktivitas kepelabuhanan dan permintaan terhadap berbagai layanan jasa maritim yang dikelola perusahaan.
Realisasi pendapatan hingga Juli 2026 mencapai 100% dari target RKAP periode berjalan. Di tengah pertumbuhan aktivitas usaha tersebut, PJM juga mampu menjaga pengeluaran operasional tetap terkendali.
Realisasi beban usaha tercatat sebesar 98% dari anggaran yang telah ditetapkan. Capaian ini menunjukkan pengendalian biaya yang semakin disiplin dan terukur, sejalan dengan peningkatan volume kegiatan usaha perusahaan.
Kombinasi pertumbuhan pendapatan dan efisiensi biaya tersebut berdampak positif terhadap profitabilitas PJM. Laba usaha perusahaan hingga Juli 2026 mencapai 120% dari target RKAP.
Perbaikan juga tercermin pada sejumlah indikator profitabilitas. Margin EBITDA meningkat dari 14% pada periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 17% hingga Juli 2026. Sementara itu, margin laba bersih terhadap pendapatan naik dari 4,8% menjadi 9,2%.
Kinerja tersebut menunjukkan penguatan fundamental operasional PJM dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, baik dari sisi pertumbuhan pendapatan maupun efisiensi biaya.
“Dengan tren pertumbuhan pendapatan yang terus terjaga, struktur biaya yang semakin efisien, serta laba yang meningkat signifikan di seluruh lini, manajemen PJM stand alone optimistis dapat mempertahankan dan memperkuat momentum kinerja positif ini hingga penutupan tahun buku 2026,” ujar SVP Sekretaris Perusahaan PJM, Tubagus Patrick.
Menurutnya, optimisme tersebut didukung oleh berbagai upaya perbaikan operasional dan pengendalian biaya yang terus dilakukan secara berkesinambungan di seluruh lini bisnis perusahaan.
Sepanjang Januari-Juli 2026, pendapatan usaha PJM tumbuh 12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh meningkatnya aktivitas kepelabuhanan dan permintaan terhadap berbagai layanan jasa maritim yang dikelola perusahaan.
Realisasi pendapatan hingga Juli 2026 mencapai 100% dari target RKAP periode berjalan. Di tengah pertumbuhan aktivitas usaha tersebut, PJM juga mampu menjaga pengeluaran operasional tetap terkendali.
Realisasi beban usaha tercatat sebesar 98% dari anggaran yang telah ditetapkan. Capaian ini menunjukkan pengendalian biaya yang semakin disiplin dan terukur, sejalan dengan peningkatan volume kegiatan usaha perusahaan.
Kombinasi pertumbuhan pendapatan dan efisiensi biaya tersebut berdampak positif terhadap profitabilitas PJM. Laba usaha perusahaan hingga Juli 2026 mencapai 120% dari target RKAP.
Perbaikan juga tercermin pada sejumlah indikator profitabilitas. Margin EBITDA meningkat dari 14% pada periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 17% hingga Juli 2026. Sementara itu, margin laba bersih terhadap pendapatan naik dari 4,8% menjadi 9,2%.
Kinerja tersebut menunjukkan penguatan fundamental operasional PJM dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, baik dari sisi pertumbuhan pendapatan maupun efisiensi biaya.
“Dengan tren pertumbuhan pendapatan yang terus terjaga, struktur biaya yang semakin efisien, serta laba yang meningkat signifikan di seluruh lini, manajemen PJM stand alone optimistis dapat mempertahankan dan memperkuat momentum kinerja positif ini hingga penutupan tahun buku 2026,” ujar SVP Sekretaris Perusahaan PJM, Tubagus Patrick.
Menurutnya, optimisme tersebut didukung oleh berbagai upaya perbaikan operasional dan pengendalian biaya yang terus dilakukan secara berkesinambungan di seluruh lini bisnis perusahaan.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pelindo Marine Bangun MCK Sehat untuk Warga Bondowoso
PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) membangun fasilitas MCK melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Senin, 19 Okt 2026 12:41
Ekbis
Pelindo Jasa Maritim Kaji Kapal Tunda Listrik, Bidik Efisiensi Operasional
Penggunaan kapal tunda listrik mulai dijajaki PJM bersama PT Asian Bulk Logistics untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menekan emisi karbon di sektor kepelabuhanan.
Jum'at, 16 Okt 2026 10:33
Ekbis
Pelindo Aktifkan Kembali Layanan STS Nipa, Perkuat Posisi Indonesia di Jalur Global
Pelindo kembali melayani kegiatan pemindahan muatan antarkapal (ship-to-ship/STS) di Nipa Transhipment Anchorage Area (NTAA), Batam, Kepulauan Riau, sejak 9 Oktober 2026.
Selasa, 13 Okt 2026 11:10
News
Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS di Nipah
Pelindo Jasa Maritim (PJM) memperkuat kesiapan operasional untuk kembali melayani aktivitas ship-to-ship (STS) di Nipah Transhipment Anchorage Area (NTAA), Batam, Kepulauan Riau.
Sabtu, 10 Okt 2026 15:03
Ekbis
BSI Catat Laba Rp5,3 Triliun, CASA dan Pembiayaan Melesat
Mesin pertumbuhan BSI terlihat semakin menunjukkan taringnya. Hingga Agustus 2026, bank syariah terbesar di Indonesia ini membukukan laba Rp5,30 triliun.
Selasa, 06 Okt 2026 13:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
Realisasi PAD Maros Capai 82,23 Persen, Tersisa Rp61,5 Miliar dari Target
5
OJK dan Komisi XI DPR RI Perkuat Literasi Keuangan Warga Soppeng
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
Realisasi PAD Maros Capai 82,23 Persen, Tersisa Rp61,5 Miliar dari Target
5
OJK dan Komisi XI DPR RI Perkuat Literasi Keuangan Warga Soppeng