Pendapatan PJM Kotabaru Tumbuh 29%, Topang Kinerja Wilayah 3
Senin, 31 Agu 2026 16:02
Pendapatan usaha Unit Pelindo Jasa Maritim (PJM) Kotabaru tumbuh 29% secara tahunan (year-on-year/YoY) hingga Juli 2026. Foto/Istimewa
KOTABARU - Pendapatan usaha Unit Pelindo Jasa Maritim (PJM) Kotabaru tumbuh 29% secara tahunan (year-on-year/YoY) hingga Juli 2026. Kinerja tersebut menjadikan Kotabaru salah satu penopang utama pertumbuhan pendapatan Wilayah 3, di tengah tingginya aktivitas bongkar muat batu bara dan komoditas hasil tambang di Kalimantan Selatan.
Hingga akhir Juli 2026, realisasi pendapatan usaha Kotabaru telah mencapai 126% dari target periode berjalan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), serta 73% dari target sepanjang 2026. Capaian tersebut menunjukkan tren pertumbuhan yang masih berpeluang berlanjut hingga akhir tahun.
Pertumbuhan Kotabaru turut mendorong kinerja Area Kalimantan 3. Hingga Juli 2026, area tersebut membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 11% YoY dengan realisasi mencapai 96% dari target periode berjalan.
Selain Kotabaru, Unit Bumiharjo mencatat pertumbuhan pendapatan tertinggi di area tersebut, yakni 52% YoY, meski berasal dari basis pendapatan yang relatif lebih kecil dibandingkan unit lainnya. Sementara itu, Banjarmasin tumbuh 17% dengan realisasi 104% dari target periode berjalan.
Di Area Bali Nusra, Celukan Bawang mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 24%. Namun, secara keseluruhan, Area Bali Nusra masih menghadapi tantangan karena pendapatannya terkontraksi 11,7% YoY dengan realisasi 84% dari target periode berjalan. Penurunan tersebut antara lain dipengaruhi oleh melemahnya pendapatan di sejumlah unit, seperti Benoa dan Lembar.
Sementara itu, Area Jawa 1 yang menjadi kontributor pendapatan terbesar di Wilayah 3 mencatat pertumbuhan lebih moderat sebesar 5,4% YoY, dengan realisasi 93% dari target periode berjalan. Unit Tanjung Perak, sebagai penyumbang pendapatan terbesar, tumbuh 6,4%, sedangkan Tanjung Emas tumbuh 6,8% dengan realisasi 110% dari target periode berjalan.
Secara keseluruhan, pendapatan usaha Wilayah 3 hingga Juli 2026 tumbuh 5% YoY. Realisasi tersebut mencapai 93% dari target periode berjalan dan 54% dari target tahunan 2026.
SVP Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick, mengatakan kinerja Kotabaru dan sejumlah unit di Kalimantan Selatan mencerminkan menguatnya aktivitas logistik komoditas tambang di kawasan tersebut.
Menurutnya, pertumbuhan di wilayah tersebut turut menopang kinerja Wilayah 3 di tengah pertumbuhan yang lebih terbatas pada sejumlah unit lainnya.
“Optimalisasi pelayanan kapal dan barang di unit-unit yang menunjukkan tren positif akan terus didorong untuk menopang capaian Wilayah 3 hingga akhir tahun anggaran,” ujar Tubagus Patrick.
Hingga akhir Juli 2026, realisasi pendapatan usaha Kotabaru telah mencapai 126% dari target periode berjalan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), serta 73% dari target sepanjang 2026. Capaian tersebut menunjukkan tren pertumbuhan yang masih berpeluang berlanjut hingga akhir tahun.
Pertumbuhan Kotabaru turut mendorong kinerja Area Kalimantan 3. Hingga Juli 2026, area tersebut membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 11% YoY dengan realisasi mencapai 96% dari target periode berjalan.
Selain Kotabaru, Unit Bumiharjo mencatat pertumbuhan pendapatan tertinggi di area tersebut, yakni 52% YoY, meski berasal dari basis pendapatan yang relatif lebih kecil dibandingkan unit lainnya. Sementara itu, Banjarmasin tumbuh 17% dengan realisasi 104% dari target periode berjalan.
Di Area Bali Nusra, Celukan Bawang mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 24%. Namun, secara keseluruhan, Area Bali Nusra masih menghadapi tantangan karena pendapatannya terkontraksi 11,7% YoY dengan realisasi 84% dari target periode berjalan. Penurunan tersebut antara lain dipengaruhi oleh melemahnya pendapatan di sejumlah unit, seperti Benoa dan Lembar.
Sementara itu, Area Jawa 1 yang menjadi kontributor pendapatan terbesar di Wilayah 3 mencatat pertumbuhan lebih moderat sebesar 5,4% YoY, dengan realisasi 93% dari target periode berjalan. Unit Tanjung Perak, sebagai penyumbang pendapatan terbesar, tumbuh 6,4%, sedangkan Tanjung Emas tumbuh 6,8% dengan realisasi 110% dari target periode berjalan.
Secara keseluruhan, pendapatan usaha Wilayah 3 hingga Juli 2026 tumbuh 5% YoY. Realisasi tersebut mencapai 93% dari target periode berjalan dan 54% dari target tahunan 2026.
SVP Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick, mengatakan kinerja Kotabaru dan sejumlah unit di Kalimantan Selatan mencerminkan menguatnya aktivitas logistik komoditas tambang di kawasan tersebut.
Menurutnya, pertumbuhan di wilayah tersebut turut menopang kinerja Wilayah 3 di tengah pertumbuhan yang lebih terbatas pada sejumlah unit lainnya.
“Optimalisasi pelayanan kapal dan barang di unit-unit yang menunjukkan tren positif akan terus didorong untuk menopang capaian Wilayah 3 hingga akhir tahun anggaran,” ujar Tubagus Patrick.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
PT BIMA Dukung Transformasi Pelindo, Perkuat Efisiensi Operasional Pelabuhan
Dalam ekosistem Pelindo, PT Berkah Industri Mesin Angkat (PT BIMA) mengambil peran melalui penyediaan layanan engineering dan pemeliharaan peralatan pelabuhan.
Jum'at, 04 Sep 2026 19:51
News
Pelindo Marine Kenalkan Kapal Tunda dan Peduli Lingkungan kepada Anak
Pelindo Marine mengajak anak-anak di RW 09, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, belajar melalui program Mariners Mengajar.
Kamis, 03 Sep 2026 16:20
News
Teknologi Makin Canggih, PJM Pastikan Peran Pandu Tetap Krusial
Perkembangan teknologi maritim, termasuk artificial intelligence (AI), remote pilotage, dan sistem navigasi digital, tidak mengurangi peran pandu dalam memastikan keselamatan pelayaran.
Rabu, 02 Sep 2026 10:56
News
Pastikan Operasional Aman dan Andal, Pelindo Jasa Maritim Perkuat Risk Control
Kegiatan yang dilakukan Direktur Operasi dan Teknik PT Pelindo Jasa Maritim tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pengendalian risiko berjalan efektif di lapangan.
Selasa, 01 Sep 2026 20:27
News
Norden Puji Layanan Pandu Tunda PJM yang Andal dan Tepat Waktu
Perusahaan pelayaran asal Denmark, Norden, menilai layanan pemanduan dan penundaan kapal yang diberikan PJM telah memenuhi standar internasional, terutama dalam aspek keselamatan, keandalan, dan ketepatan waktu.
Senin, 31 Agu 2026 10:37
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Harpelnas 2026, Bank Mega Sapa Nasabah dengan Kehangatan & Budaya Bugis-Makassar
2
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
3
Indosat Rayakan Harpelnas 2026 Bersama Pelanggan Makassar
4
Customer Day 2026, XLSMART Percepat Tindak Lanjut Masukan Pelanggan
5
Haka Auto Perkuat Layanan dan Kedekatan dengan Pelanggan di 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Harpelnas 2026, Bank Mega Sapa Nasabah dengan Kehangatan & Budaya Bugis-Makassar
2
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
3
Indosat Rayakan Harpelnas 2026 Bersama Pelanggan Makassar
4
Customer Day 2026, XLSMART Percepat Tindak Lanjut Masukan Pelanggan
5
Haka Auto Perkuat Layanan dan Kedekatan dengan Pelanggan di 2026