Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Lakukan Persiapan Jelang Lebaran
Senin, 03 Apr 2023 11:45
Jelang arus mudik dan arus balik lebaran Idul Fitri 2023, Manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin PT Angkasa Pura I mulai menyusun berbagai persiapan. Foto: Sindo Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Jelang arus mudik dan arus balik lebaran Idul Fitri 2023, Manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin PT Angkasa Pura I mulai menyusun berbagai persiapan.
Stake Holder Relation Manager Angkasa Pura I Iwan Risdianto menuturkan, mengingat kondisi Bandara Sultan Hasanuddin mulai kembali normal setelah beberapa tahun sepi pengunjung dikarenakan Pandemi Covid-19, maka tahun ini diperlukan adanya berbagai persiapan.
Dia menyebutkan, berbagai persiapan sedang sedang dilakukan manajemen Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Sultan Hasanuddin.
"Seperti sebelumnya, nanti akan didirikan posko terpadu. Nantinya di pos terpadu ini akan menjaga kondisi bandara Sultan Hasanuddin selama arus mudik dan arus balik lebaran idul fitri," ujarnya, Senin (3/4/2023).
Meski begitu kata dia, detil pelaksanaan posko terpadu masih menunggu surat resmi dari Kementerian Perhubungan.
Dikatakan Iwan Risdianto, persiapan terkait antisipasi keadaan darurat dan penumpukan penumpang juga telah dilakukan. Beberapa diantaranya yakni dengan memaksimalkan personel dan fasilitas yang ada serta terus berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Maskapai, Airnav, Otoritas Bandara Wilayah V, TNI, Polisi dan pihak lainnya.
Kami sedang mempersiapkan sambil menunggu surat resmi dari Kementerian Perhubungan. "Untuk ekstra flight sementara ada Lion Air yang telah mengajukan rute ke Balikpapan dan Kulonprogo serta Airfast Indonesia rute ke Kulonprogo,“ujarnya.
Dia menambahkan, hingga memasuki pekan kedua Ramadan, data pergerakan lalu lintas udara di Bandara Sultan Hasanuddin masih terbilang normal.
"Kalau jumlah penerbangan dan jumlah penumpang di hari ke 12 bulan Ramadan ini, belum menunjukkan angka peningkatan. Semuanya masih normal," tegasnya.
Dia merinci, jumlah penumpang pada 27 Maret-2 April 2023 sebanyak 124.482 penumpang. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 25 % bila dibandingkan jumlah penumpang, sepekan sebelumnya atau, pada 20-26 Maret 2023, yang jumlah penumpangnya sskitar, 166.511 penumpang.
"Sedangkan untuk data jumlah pesawat pada periode 27 Maret-2 April 2023 sebanyak 1.083 pergerakan. Angka ini juga mengalami penurunan sekitar 22 % dibandingkan jumlah pesawat sepekan lalu, yakni pada 20-26 Maret 2023 sebanyak 1.390 pergerakan," terangnya.
Sementara itu untuk kargo kata Iwan, pengiriman kargo di periode 27 Maret-2 April 2023 sebanyak 1.934 ton. Angka ini naik 15 %, bila dibandingkan pergerakan kargo sepekan lalu yang hanya sebanyak 1.681 ton.
Stake Holder Relation Manager Angkasa Pura I Iwan Risdianto menuturkan, mengingat kondisi Bandara Sultan Hasanuddin mulai kembali normal setelah beberapa tahun sepi pengunjung dikarenakan Pandemi Covid-19, maka tahun ini diperlukan adanya berbagai persiapan.
Dia menyebutkan, berbagai persiapan sedang sedang dilakukan manajemen Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Sultan Hasanuddin.
"Seperti sebelumnya, nanti akan didirikan posko terpadu. Nantinya di pos terpadu ini akan menjaga kondisi bandara Sultan Hasanuddin selama arus mudik dan arus balik lebaran idul fitri," ujarnya, Senin (3/4/2023).
Meski begitu kata dia, detil pelaksanaan posko terpadu masih menunggu surat resmi dari Kementerian Perhubungan.
Dikatakan Iwan Risdianto, persiapan terkait antisipasi keadaan darurat dan penumpukan penumpang juga telah dilakukan. Beberapa diantaranya yakni dengan memaksimalkan personel dan fasilitas yang ada serta terus berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Maskapai, Airnav, Otoritas Bandara Wilayah V, TNI, Polisi dan pihak lainnya.
Kami sedang mempersiapkan sambil menunggu surat resmi dari Kementerian Perhubungan. "Untuk ekstra flight sementara ada Lion Air yang telah mengajukan rute ke Balikpapan dan Kulonprogo serta Airfast Indonesia rute ke Kulonprogo,“ujarnya.
Dia menambahkan, hingga memasuki pekan kedua Ramadan, data pergerakan lalu lintas udara di Bandara Sultan Hasanuddin masih terbilang normal.
"Kalau jumlah penerbangan dan jumlah penumpang di hari ke 12 bulan Ramadan ini, belum menunjukkan angka peningkatan. Semuanya masih normal," tegasnya.
Dia merinci, jumlah penumpang pada 27 Maret-2 April 2023 sebanyak 124.482 penumpang. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 25 % bila dibandingkan jumlah penumpang, sepekan sebelumnya atau, pada 20-26 Maret 2023, yang jumlah penumpangnya sskitar, 166.511 penumpang.
"Sedangkan untuk data jumlah pesawat pada periode 27 Maret-2 April 2023 sebanyak 1.083 pergerakan. Angka ini juga mengalami penurunan sekitar 22 % dibandingkan jumlah pesawat sepekan lalu, yakni pada 20-26 Maret 2023 sebanyak 1.390 pergerakan," terangnya.
Sementara itu untuk kargo kata Iwan, pengiriman kargo di periode 27 Maret-2 April 2023 sebanyak 1.934 ton. Angka ini naik 15 %, bila dibandingkan pergerakan kargo sepekan lalu yang hanya sebanyak 1.681 ton.
(GUS)
Berita Terkait
News
Penumpang Pesawat di Bandara Sultan Hasanuddin Naik 2,9% pada Awal 2026
Pergerakan lalu lintas udara di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin meningkat awal 2026. Sepanjang Januari 2026, jumlah penumpang mencapai 814.964 orang atau naik 2,9 persen.
Minggu, 15 Feb 2026 16:46
Sulsel
Angkasa Pura Indonesia Dorong UMKM Maros Naik Kelas
PT Angkasa Pura Indonesia menggelar Seminar dan Talkshow bagi 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Maros, Senin (9/2/2026).
Senin, 09 Feb 2026 14:21
Ekbis
AirAsia Buka Empat Rute Domestik dari Makassar Mulai 7 Maret
Maskapai Indonesia AirAsia akan membuka empat rute penerbangan domestik melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mulai 7 Maret 2026.
Selasa, 27 Jan 2026 14:59
News
Jenazah Florencia Lolita Wibisono Diberangkatkan ke Jakarta Malam Ini
Jenazah Florencia Lolita Wibisono, korban jatuhnya pesawat IAT ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung, tiba di terminal kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Rabu sore (21/1/2026).
Rabu, 21 Jan 2026 17:37
News
Pesawat ATR Indonesia Air Transport Terdeteksi Keluar Jalur Sebelum Kontak Terputus
Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT dilaporkan hilang kontak saat melakukan pendekatan ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sabtu (17/1/2026).
Sabtu, 17 Jan 2026 20:31
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bentuk Tim 5, PKB Sulsel Terapkan Uji Kompetensi Berlapis untuk Calon Ketua DPC
2
Fraksi Golkar Makassar Sebut Penertiban PKL Kembalikan Fungsi Fasilitas Publik
3
Observatorium Unismuh Makassar Jadi Titik Pemantauan Hilal
4
Jalan Beton 315 Meter yang Dibangun Swadaya H Faisal Ibrahim di Bone Diresmikan
5
Mercure Makassar Hadirkan Bukber Dua Konsep dan Program Sosial
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bentuk Tim 5, PKB Sulsel Terapkan Uji Kompetensi Berlapis untuk Calon Ketua DPC
2
Fraksi Golkar Makassar Sebut Penertiban PKL Kembalikan Fungsi Fasilitas Publik
3
Observatorium Unismuh Makassar Jadi Titik Pemantauan Hilal
4
Jalan Beton 315 Meter yang Dibangun Swadaya H Faisal Ibrahim di Bone Diresmikan
5
Mercure Makassar Hadirkan Bukber Dua Konsep dan Program Sosial