Perkuat Ekosistem Halal, PESyar 2026 Gelar Pelatihan dan Uji Kompetensi JULEHA
Selasa, 17 Feb 2026 16:43
Kantor Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan bersinergi dengan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Alauddin Makassar, menggelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Juru Sembelih Halal.
MAKASSAR - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (KPw BI Sulsel) bersinergi dengan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Alauddin Makassar, menggelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Juru Sembelih Halal (JULEHA).
Kegiatan berlangsung pada 11 Februari 2026 secara online melalui Zoom Meeting, dan pada 13-14 Februari 2026 secara offlline di Ruang Lecture Theatre, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Alauddin Makassar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program strategis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan yaitu Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) Tahun 2026.
Melalui kegiatan PESyar ini, Bank Indonesia berupaya untuk memperkuat ekosistem rantai nilai halal (halal value chain) di Sulawesi Selatan sebagai bagian dari pengembangan ekonomi syariah yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Selain itu, juga dalam rangka mendukung persiapan kewajiban halal per 17 Oktober 2026. Langkah tersebut juga selaras dengan visi pengembangan ekonomi syariah nasional yang tertera pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Sebanyak 15 peserta yang terdiri atas tukang sembelih dan pelaku usaha rumah potong dari Kab. Barru, Kab. Pangkep, Kab. Enrekang, dan Kab. Gowa turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Pada tanggal 11 & 13 Februari 2026, peserta mengikuti orientasi bimbingan teknis berupa materi terkait syariat dan standar teknis penyembelihan hewan. Selanjutnya, pada hari terakhir, 14 Februari 2026, peserta melakukan praktik langsung penyembelihan hewan dengan mengikuti standar-standar teknis yang telah disampaikan sebelumnya, dan mengikuti ujian kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai Penyelia Halal.
Pelaksanaan pelatihan dan uji kompetensi JULEHA menjadi aspek krusial karena juru sembelih merupakan mata rantai pertama dalam menentukan status kehalalan produk daging sebelum didistribusi dan dikonsumsi oleh masyarakat.
Proses penyembelihan yang tidak sesuai dengan syariat dan standar teknis kesehatan yang tepat, akan berdampak pada seluruh proses pengolahan makanan di hilir.
Melalui pelaksanaan Pelatihan dan Uji Kompetensi JULEHA dalam rangka kegiatan Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) 2026 ini, diharapkan jumlah JULEHA profesional bersertifikat di Sulawesi Selatan dapat meningkat, sehingga dapat mendorong kepercayaan masyarakat akan produk halal berupa hewan potong semakin meningkat. Sinergi yang dilakukan antara Bank Indonesia dengan Lembaga Sertifikasi Halal diharapkan mampu mempercepat penguatan ekosistem ekonomi syariah serta meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi daerah Sulawesi Selatan.
Kegiatan berlangsung pada 11 Februari 2026 secara online melalui Zoom Meeting, dan pada 13-14 Februari 2026 secara offlline di Ruang Lecture Theatre, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Alauddin Makassar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program strategis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan yaitu Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) Tahun 2026.
Melalui kegiatan PESyar ini, Bank Indonesia berupaya untuk memperkuat ekosistem rantai nilai halal (halal value chain) di Sulawesi Selatan sebagai bagian dari pengembangan ekonomi syariah yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Selain itu, juga dalam rangka mendukung persiapan kewajiban halal per 17 Oktober 2026. Langkah tersebut juga selaras dengan visi pengembangan ekonomi syariah nasional yang tertera pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Sebanyak 15 peserta yang terdiri atas tukang sembelih dan pelaku usaha rumah potong dari Kab. Barru, Kab. Pangkep, Kab. Enrekang, dan Kab. Gowa turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Pada tanggal 11 & 13 Februari 2026, peserta mengikuti orientasi bimbingan teknis berupa materi terkait syariat dan standar teknis penyembelihan hewan. Selanjutnya, pada hari terakhir, 14 Februari 2026, peserta melakukan praktik langsung penyembelihan hewan dengan mengikuti standar-standar teknis yang telah disampaikan sebelumnya, dan mengikuti ujian kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai Penyelia Halal.
Pelaksanaan pelatihan dan uji kompetensi JULEHA menjadi aspek krusial karena juru sembelih merupakan mata rantai pertama dalam menentukan status kehalalan produk daging sebelum didistribusi dan dikonsumsi oleh masyarakat.
Proses penyembelihan yang tidak sesuai dengan syariat dan standar teknis kesehatan yang tepat, akan berdampak pada seluruh proses pengolahan makanan di hilir.
Melalui pelaksanaan Pelatihan dan Uji Kompetensi JULEHA dalam rangka kegiatan Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) 2026 ini, diharapkan jumlah JULEHA profesional bersertifikat di Sulawesi Selatan dapat meningkat, sehingga dapat mendorong kepercayaan masyarakat akan produk halal berupa hewan potong semakin meningkat. Sinergi yang dilakukan antara Bank Indonesia dengan Lembaga Sertifikasi Halal diharapkan mampu mempercepat penguatan ekosistem ekonomi syariah serta meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi daerah Sulawesi Selatan.
(GUS)
Berita Terkait
Ekbis
BI Sulsel Perkuat Pariwisata Ramah Muslim Lewat Kajian IMTI 2026
BI Sulsel dan Pemprov Sulsel mendorong penguatan ekosistem Pariwisata Ramah Muslim melalui Forum Diskusi Kajian Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2026.
Rabu, 02 Sep 2026 14:59
Ekbis
Menjaga Nadi Ekonomi Sulawesi Selatan di Tengah Gejolak Global
BI Sulsel bersama pemerintah daerah menjaga inflasi, memastikan pasokan pangan, memetakan risiko, sekaligus memperkuat berbagai sumber pertumbuhan ekonomi.
Selasa, 01 Sep 2026 19:47
Ekbis
SSIC 2026 Dorong Hilirisasi & Investasi Berkelanjutan di Sulsel
Industri minyak ikan Kabupaten Sinjai menjadi proyek investasi terbaik dalam Final South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.
Sabtu, 29 Agu 2026 13:38
Ekbis
KKI 2026: UMKM Sulsel Tembus Pasar Global, Transaksi Capai Rp1,028 Miliar
UMKM Sulawesi Selatan mencatatkan transaksi Rp1,028 miliar selama rangkaian Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Sejumlah UMKM berhasil menembus pasar global.
Senin, 24 Agu 2026 22:41
Ekbis
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026
Dari rangkaian business matching ekspor, UMKM Sulsel mencatat potensi transaksi lebih dari Rp380,75 juta dengan sejumlah buyer dari Kanada hingga Singapura.
Minggu, 23 Agu 2026 12:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Punya Kans Besar di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Tunggu Momentum Tepat
2
UMI Gelar Pekan Pesantren Maba 2026, Fokus Pembentukan Karakter dan Akhlakul Karimah
3
Polda Sulsel Tangkap 22 Passobis, Kerugian Korban Tembus Rp1,1 Miliar
4
Erupsi Anak Krakatau, 14 Penerbangan Menuju Soekarno Hatta Dibatalkan
5
Pelindo Jasa Maritim Perkuat GCG dan WBS untuk Jaga Integritas Layanan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Punya Kans Besar di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Tunggu Momentum Tepat
2
UMI Gelar Pekan Pesantren Maba 2026, Fokus Pembentukan Karakter dan Akhlakul Karimah
3
Polda Sulsel Tangkap 22 Passobis, Kerugian Korban Tembus Rp1,1 Miliar
4
Erupsi Anak Krakatau, 14 Penerbangan Menuju Soekarno Hatta Dibatalkan
5
Pelindo Jasa Maritim Perkuat GCG dan WBS untuk Jaga Integritas Layanan