Indosat Raih Laba Positif dan Pertumbuhan Pelanggan di Kuartal I 2025
Rabu, 30 Apr 2025 19:45
Indosat Ooredoo Hutchison (IDX: ISAT) melaporkan kinerja yang solid di kuartal pertama 2025 meskipun menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif. Foto/Dok Indosat
JAKARTA - Indosat Ooredoo Hutchison (IDX: ISAT) melaporkan kinerja yang solid di kuartal pertama 2025 meskipun menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif. Capaian ini menunjukkan keberhasilan dalam eksekusi strategi serta komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung transformasi digital dan pengembangan AI di Indonesia.
Pada kuartal pertama 2025, Indosat mencatatkan pertumbuhan ARPU sebesar 4,6% YoY, mencapai Rp39,2 ribu, dan menambah 700.000 pelanggan baru, sehingga total pelanggan seluler mencapai 95,4 juta.
Perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp13.577,9 miliar, dengan EBITDA Rp6.415,1 miliar—tumbuh 0,6% QoQ. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 27% QoQ, menjadi Rp1.311,1 miliar, mencatatkan laba positif selama 17 kuartal berturut-turut.
Vikram Sinha, President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, mengungkapkan, “Capaian kuartal ini tidak hanya mencerminkan kinerja keuangan yang solid, tetapi juga dedikasi tanpa henti dari seluruh tim kami dalam melayani masyarakat Indonesia. Di tengah lanskap yang semakin kompetitif, kami tetap teguh pada tujuan besar kami dalam memberdayakan Indonesia," kata dia.
Vikram menambahkan bahwa Indosat tengah memperluas infrastruktur jaringan 4G dan mempersiapkan Indonesia untuk masa depan digital berbasis AI. Investasi ini penting untuk mendukung teknologi-teknologi seperti AI, IoT, cloud computing, dan platform digital yang dapat mendorong transformasi Indonesia.
Indosat mengalokasikan belanja modal (Capex) sebesar Rp2.620,4 miliar, dengan 90,4% di antaranya untuk pengembangan bisnis seluler. Jumlah BTS 4G meningkat 10% menjadi 202.179 unit dibandingkan tahun sebelumnya.
Indosat juga mengumumkan kolaborasi dengan Nokia dan NVIDIA di Mobile World Congress 2025, menjadikannya operator ketiga di dunia yang mengimplementasikan teknologi AI-RAN. Inovasi ini memperkuat jaringan 5G Cloud RAN Indosat, meningkatkan efisiensi jaringan, mengurangi konsumsi energi, dan memperbaiki kualitas layanan.
Pemberdayaan Digital
Indosat terus mendukung pemberdayaan digital dengan meluncurkan Digital Hub pada Februari 2025. Ekosistem ini menghadirkan layanan hiburan, e-commerce, kesehatan, dan gaya hidup, dan telah mendapat sambutan positif dengan lebih dari 50 juta pengguna aktif bulanan dan 10 juta pengguna harian.
Indosat juga memperluas program pengembangan talenta melalui inisiatif seperti Generasi TerkonekSI (GenSi) dan IDCamp, yang memberikan keterampilan dalam AI, otomatisasi, dan digital leadership bagi generasi muda Indonesia.
Indosat berkomitmen untuk menjadi AI-TechCo dengan investasi di teknologi mutakhir, pengembangan talenta, dan inovasi digital untuk mendukung transformasi Indonesia menuju masa depan digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Indosat juga mempercepat pemerataan akses telekomunikasi di wilayah-wilayah Indonesia Timur, khususnya Maluku dan Papua. Peningkatan BTS 4G sebesar 547% YoY memperluas akses digital, dan trafik data di wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua menunjukkan peningkatan signifikan.
Pada kuartal pertama 2025, Indosat mencatatkan pertumbuhan ARPU sebesar 4,6% YoY, mencapai Rp39,2 ribu, dan menambah 700.000 pelanggan baru, sehingga total pelanggan seluler mencapai 95,4 juta.
Perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp13.577,9 miliar, dengan EBITDA Rp6.415,1 miliar—tumbuh 0,6% QoQ. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 27% QoQ, menjadi Rp1.311,1 miliar, mencatatkan laba positif selama 17 kuartal berturut-turut.
Vikram Sinha, President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, mengungkapkan, “Capaian kuartal ini tidak hanya mencerminkan kinerja keuangan yang solid, tetapi juga dedikasi tanpa henti dari seluruh tim kami dalam melayani masyarakat Indonesia. Di tengah lanskap yang semakin kompetitif, kami tetap teguh pada tujuan besar kami dalam memberdayakan Indonesia," kata dia.
Vikram menambahkan bahwa Indosat tengah memperluas infrastruktur jaringan 4G dan mempersiapkan Indonesia untuk masa depan digital berbasis AI. Investasi ini penting untuk mendukung teknologi-teknologi seperti AI, IoT, cloud computing, dan platform digital yang dapat mendorong transformasi Indonesia.
Indosat mengalokasikan belanja modal (Capex) sebesar Rp2.620,4 miliar, dengan 90,4% di antaranya untuk pengembangan bisnis seluler. Jumlah BTS 4G meningkat 10% menjadi 202.179 unit dibandingkan tahun sebelumnya.
Indosat juga mengumumkan kolaborasi dengan Nokia dan NVIDIA di Mobile World Congress 2025, menjadikannya operator ketiga di dunia yang mengimplementasikan teknologi AI-RAN. Inovasi ini memperkuat jaringan 5G Cloud RAN Indosat, meningkatkan efisiensi jaringan, mengurangi konsumsi energi, dan memperbaiki kualitas layanan.
Pemberdayaan Digital
Indosat terus mendukung pemberdayaan digital dengan meluncurkan Digital Hub pada Februari 2025. Ekosistem ini menghadirkan layanan hiburan, e-commerce, kesehatan, dan gaya hidup, dan telah mendapat sambutan positif dengan lebih dari 50 juta pengguna aktif bulanan dan 10 juta pengguna harian.
Indosat juga memperluas program pengembangan talenta melalui inisiatif seperti Generasi TerkonekSI (GenSi) dan IDCamp, yang memberikan keterampilan dalam AI, otomatisasi, dan digital leadership bagi generasi muda Indonesia.
Indosat berkomitmen untuk menjadi AI-TechCo dengan investasi di teknologi mutakhir, pengembangan talenta, dan inovasi digital untuk mendukung transformasi Indonesia menuju masa depan digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Indosat juga mempercepat pemerataan akses telekomunikasi di wilayah-wilayah Indonesia Timur, khususnya Maluku dan Papua. Peningkatan BTS 4G sebesar 547% YoY memperluas akses digital, dan trafik data di wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua menunjukkan peningkatan signifikan.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Kemenekraf, Indosat, & Adobe Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi Nyata
Kemenekraf, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), dan Adobe menjalin kolaborasi untuk memperkuat ekosistem kreatif nasional melalui pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Rabu, 17 Jun 2026 10:11
Ekbis
Kolaborasi Nokia-Indosat Dorong Ekspansi 5G dan Transformasi AI di Indonesia
Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat dan memodernisasi jaringan seluler di Indonesia.
Rabu, 10 Jun 2026 09:10
Ekbis
Kinerja Solid di Awal 2026, Pendapatan Telkom Tumbuh Jadi Rp37,2 Triliun
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang tetap solid di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Sabtu, 30 Mei 2026 10:01
Ekbis
Kolaborasi Indosat, Kemnaker, dan Wadhwani Target Cetak 1 Juta Talenta Digital Berbasis AI
Melalui kerja sama ini, ekosistem pelatihan akan diperluas hingga mencakup 24 Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemnaker RI.
Kamis, 21 Mei 2026 11:13
Ekbis
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
Hingga kuartal pertama tahun ini, subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di sektor jasa kemaritiman tersebut berhasil membukukan laba bersih melampaui target RKAP.
Rabu, 13 Mei 2026 09:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Jeneponto Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026 ke Tingkat Sulsel
2
PAN Maros Ditarget Raih 24 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
3
Maros Bidik Lima Besar Porprov, Jumlah Cabor Lolos Meningkat Jadi 34
4
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
5
Rayakan HUT ke-58, BPJS Kesehatan Kampanyekan Budaya Hidup Sehat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Jeneponto Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026 ke Tingkat Sulsel
2
PAN Maros Ditarget Raih 24 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
3
Maros Bidik Lima Besar Porprov, Jumlah Cabor Lolos Meningkat Jadi 34
4
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
5
Rayakan HUT ke-58, BPJS Kesehatan Kampanyekan Budaya Hidup Sehat