OJK Sulselbar Siapkan 48 Kegiatan Edukasi Keuangan Periode Mei-Agustus 2025
Sabtu, 10 Mei 2025 11:57
Salah satu kegiatan edukasi keuangan dari OJK Sulselbar, beberapa waktu lalu. Periode Mei-Agustus 2025 disiapkan 48 kegiatan edukasi. Foto/IST
MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) gencar menggelar kegiatan edukasi keuangan. Hal itu merupakan bagian dari upaya meningkatkan indeks literasi keuangan masyarakat.
Kepala OJK Sulselrabar, Moch Muchlasin, menyampaikan rentang Januari-April 2025, terdapat 61 kegiatan edukasi keuangan telah dilaksanakan. Puluhan kegiatan itu menjangkau 513.648 peserta.
Periode berikutnya, OJK juga telah membuat rencana kegiatan edukasi keuangan. "Untuk Mei-Agustus 2025, rencana kegiatan edukasi OJK Sulselbar ada 48 kegiatan, dengan target 218.550 peserta," ujar dia.
Muchlasin menjelaskan kegiatan edukasi keuangan kepada masyarakat beragam bentuknya. Mulai dari sosialisasi, training of trainers, workshop, dan program edukasi lainnya, dengan fokus utama meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
"Kegiatan edukasi menjangkau berbagai kelompok masyarakat, mulai dari masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), perempuan, serta tenaga kerja dari berbagai sektor," ujar dia.
Antusiasme tinggi terutama ditunjukkan oleh pelajar dan mahasiswa yang turut aktif berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen OJK dalam mendukung terbentuknya masyarakat yang melek keuangan dan mampu mengakses serta memanfaatkan layanan keuangan secara bijak.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat langsung kepada pelaku UMKM melalui pelatihan kecakapan keuangan, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
Ke depannya, dalam rangka meningkatkan jangkauan serta dampak kegiatan literasi keuangan secara lebih masif, OJK berencana melaksanakan program Bulan Literasi Keuangan yang akan berlangsung pada bulan Juli hingga Agustus 2025.
Melalui pelaksanaan program ini, Kantor OJK Provinsi Sulselbar (KOMS) bersama Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) di wilayah Sulsel diharapkan mampu meningkatkan intensitas kegiatan edukasi keuangan serta menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
Kepala OJK Sulselrabar, Moch Muchlasin, menyampaikan rentang Januari-April 2025, terdapat 61 kegiatan edukasi keuangan telah dilaksanakan. Puluhan kegiatan itu menjangkau 513.648 peserta.
Periode berikutnya, OJK juga telah membuat rencana kegiatan edukasi keuangan. "Untuk Mei-Agustus 2025, rencana kegiatan edukasi OJK Sulselbar ada 48 kegiatan, dengan target 218.550 peserta," ujar dia.
Muchlasin menjelaskan kegiatan edukasi keuangan kepada masyarakat beragam bentuknya. Mulai dari sosialisasi, training of trainers, workshop, dan program edukasi lainnya, dengan fokus utama meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
"Kegiatan edukasi menjangkau berbagai kelompok masyarakat, mulai dari masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), perempuan, serta tenaga kerja dari berbagai sektor," ujar dia.
Antusiasme tinggi terutama ditunjukkan oleh pelajar dan mahasiswa yang turut aktif berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen OJK dalam mendukung terbentuknya masyarakat yang melek keuangan dan mampu mengakses serta memanfaatkan layanan keuangan secara bijak.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat langsung kepada pelaku UMKM melalui pelatihan kecakapan keuangan, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
Ke depannya, dalam rangka meningkatkan jangkauan serta dampak kegiatan literasi keuangan secara lebih masif, OJK berencana melaksanakan program Bulan Literasi Keuangan yang akan berlangsung pada bulan Juli hingga Agustus 2025.
Melalui pelaksanaan program ini, Kantor OJK Provinsi Sulselbar (KOMS) bersama Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) di wilayah Sulsel diharapkan mampu meningkatkan intensitas kegiatan edukasi keuangan serta menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Tiga Tahun Lebih Cepat, Indeks Literasi & Inklusi Keuangan Lampaui Target 2029
Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan indeks literasi keuangan mencapai 69,57 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 93,61 persen.
Rabu, 12 Agu 2026 19:06
Ekbis
Reksa Dana Jadi Motor Pertumbuhan Investor Pasar Modal Sulsel
Berdasarkan jenis instrumen, reksa dana mencatat pertumbuhan investor tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yakni sebesar 81,35 persen yoy.
Selasa, 11 Agu 2026 12:42
Ekbis
OJK Perkuat Integritas Pasar Modal, ETF Emas Resmi Diluncurkan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menempatkan penguatan integritas sebagai prioritas dalam mempercepat transformasi pasar modal Indonesia.
Senin, 10 Agu 2026 16:51
News
OJK Lantik Pejabat Baru untuk Perkuat Kepemimpinan & Kinerja Organisasi
OJK melantik dua pejabat baru setingkat Deputi Komisioner dan Kepala Departemen sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, serta mendorong peningkatan kinerja.
Rabu, 05 Agu 2026 10:52
Ekbis
Kredit Perbankan Sulsel Tumbuh 5,27 Persen, Tembus Rp176,3 Triliun
Kinerja industri perbankan di Sulsel hingga Juni 2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. OJK mencatat penyaluran kredit mencapai Rp176,30 triliun, atau tumbuh 5,27 persen secara tahunan.
Selasa, 04 Agu 2026 12:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Pemkab dan DPRD Bantaeng Sepakati KUA-PPAS 2027
4
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
5
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Pemkab dan DPRD Bantaeng Sepakati KUA-PPAS 2027
4
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
5
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja