Cicilan Emas di Pegadaian Kanwil VI Makassar Meningkat 103 Persen
Kamis, 25 Sep 2025 14:40
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar Ngadenan saat memaparkan kinerja tahun 2025 pada acara media gathering. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Bisnis emas di Pegadaian Kanwil VI Makassar meningkat drastis hingga akhir tahun ini. Bahkan untuk cicilan emas meningkat hingga 103 persen hingga September 2025 ini.
Hal ini terungkap saat Media Gathering Pegadaian Kanwil VI Makassar yang digelar di Makassar, Kamis, (25/09/2025). Pada gathering ini, dilakukan pemaparan kinerja oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar Ngadenan, didampingi, Agus Riyadi (Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Makassar 2) dan Andi Vivin Budi Permana (Kepala Departemen Business Support PT Pegadaian Kanwil VI Makassar).
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar Ngadenan menjelaskan, saat ini wilayah mereka punya sekitar 472 otlet di seluruh di bawah Kanwil VI Makassar yakni Sulsel, Sulbar hingga Maluku.
Dia menjelaskan omset pembiayaan itu mencapai Rp27,07 Triliun, kemudian aset yang dikelola Rp12,34 triliun dan total nasabah pembiayaan 1,83 juta dan nasabah yang memiliki tabungan emas 287 ribu.
"Kami juga punya agen yang bagian paling terkecil di tengah masyarakat. Jumlahnya itu mencapai 6,652 agen," katanya.
Dia menjelaskan, untuk bisnis emas terus mengalami peningkatan seperti cicil emas itu sudah mencapai 500,3 kg nilainya Rp971 miliar, kemudian ada deposit emas 79,72 kg. "Tabungan emas itu sekarang mencapai 704 kg," jelasnya.
Andi Vivin Budi Permana, Kepala Departemen Business Support PT Pegadaian Kanwil VI Makassar mengatakan, untuk bisnis emas tahun ini mengalami kenaikan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Dirinya merinci untuk peningkatan saldo emas secara tahunan saldo itu meningkat 33 persen. Untuk nasabah kata dia, naik 17 persen. "Rekening tabungan emas naik 26 persen dan cicilan emas sudah naik 103 persen, 325 kg tahun sebelumnya menjadi 500,3 kg," katanya.
Dia menjelaskan, untuk wilayah yang paling dominan bisnis emasnya itu ada di Parepare, mencakup Sidrap, Pinrang Sengkang hingga Sulbar. Kemudian Palopo, juga wilayah Luwu Raya. "Termasuk wilayah Makassar II yang paling banyak peningkatan bisnis emasnya," tandas dia.
Selain itu sejumlah program juga telah dijalankan seperti Sahabat Pegadaian yang menyasar GenZ dan Gen Alpha untuk bisa melek tabungan emas di Pegadaian.
"Program promo juga disiapkan seperti pembukaan tabungan emas di Pegadaian Digital tentu punya benefit untuk masyarakat," jelasnya.
Hal ini terungkap saat Media Gathering Pegadaian Kanwil VI Makassar yang digelar di Makassar, Kamis, (25/09/2025). Pada gathering ini, dilakukan pemaparan kinerja oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar Ngadenan, didampingi, Agus Riyadi (Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Makassar 2) dan Andi Vivin Budi Permana (Kepala Departemen Business Support PT Pegadaian Kanwil VI Makassar).
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar Ngadenan menjelaskan, saat ini wilayah mereka punya sekitar 472 otlet di seluruh di bawah Kanwil VI Makassar yakni Sulsel, Sulbar hingga Maluku.
Dia menjelaskan omset pembiayaan itu mencapai Rp27,07 Triliun, kemudian aset yang dikelola Rp12,34 triliun dan total nasabah pembiayaan 1,83 juta dan nasabah yang memiliki tabungan emas 287 ribu.
"Kami juga punya agen yang bagian paling terkecil di tengah masyarakat. Jumlahnya itu mencapai 6,652 agen," katanya.
Dia menjelaskan, untuk bisnis emas terus mengalami peningkatan seperti cicil emas itu sudah mencapai 500,3 kg nilainya Rp971 miliar, kemudian ada deposit emas 79,72 kg. "Tabungan emas itu sekarang mencapai 704 kg," jelasnya.
Andi Vivin Budi Permana, Kepala Departemen Business Support PT Pegadaian Kanwil VI Makassar mengatakan, untuk bisnis emas tahun ini mengalami kenaikan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Dirinya merinci untuk peningkatan saldo emas secara tahunan saldo itu meningkat 33 persen. Untuk nasabah kata dia, naik 17 persen. "Rekening tabungan emas naik 26 persen dan cicilan emas sudah naik 103 persen, 325 kg tahun sebelumnya menjadi 500,3 kg," katanya.
Dia menjelaskan, untuk wilayah yang paling dominan bisnis emasnya itu ada di Parepare, mencakup Sidrap, Pinrang Sengkang hingga Sulbar. Kemudian Palopo, juga wilayah Luwu Raya. "Termasuk wilayah Makassar II yang paling banyak peningkatan bisnis emasnya," tandas dia.
Selain itu sejumlah program juga telah dijalankan seperti Sahabat Pegadaian yang menyasar GenZ dan Gen Alpha untuk bisa melek tabungan emas di Pegadaian.
"Program promo juga disiapkan seperti pembukaan tabungan emas di Pegadaian Digital tentu punya benefit untuk masyarakat," jelasnya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Dukung Pendidikan, Pegadaian Salurkan Bantuan Renovasi untuk SD Aisyiyah Pangkep
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulselbar Maluku kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyaluran bantuan renovasi gedung sekolah
Jum'at, 22 Mei 2026 12:43
Ekbis
Dorong UMKM Naik Kelas dengan Gade Preneur UMKM 2026
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulselbarra Maluku menggelar kegiatan Gade Preneur UMKM pada Senin, (18/05/2026) bertempat di Hotel Hyatt Makassar.
Kamis, 21 Mei 2026 12:18
Ekbis
Kinerja Gemilang, Pegadaian Makassar Cetak Omset Rp20,19 Triliun per April 2026
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Makassar yang membawahi wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku mencatat kinerja bisnis impresif sepanjang Januari hingga April 2026. Total omset seluruh produk Pegadaian mencapai Rp20,19 triliun
Sabtu, 09 Mei 2026 09:41
Sulsel
Pegadaian Salurkan Beasiswa untuk 20 Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu di SMK Negeri 2 Maros
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulselbarra Maluku menyalurkan bantuan beasiswa kepada 20 siswa berprestasi dan kurang mampu di SMK Negeri 2 Maros, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Kamis, 07 Mei 2026 11:59
Ekbis
Serikat Pekerja Pegadaian Kanwil Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
Serikat Pekerja Pegadaian Kantor Wilayah Makassar menginisiasi dan menyelenggarakan Pekan Olahraga dan Seni Pegadaian Kanwil SulselBarRa Maluku pada tanggal 1–2 Mei 2026.
Selasa, 05 Mei 2026 10:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa KPI FAI UMI Didorong Perkuat Keterampilan Dakwah dan Literasi Media
2
Viral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Pastikan Hoaks
3
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Usulan Hak Angket DPRD Gowa Belum Penuhi Unsur Yuridis
4
APIH Tegaskan Kabar di Medsos Soal Helen’s Tidak Benar, Siap Tempuh Jalur Hukum
5
Rayakan HUT, Bukit Baruga Hadirkan Yoga dan Matcha Session Penuh Harmoni
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa KPI FAI UMI Didorong Perkuat Keterampilan Dakwah dan Literasi Media
2
Viral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Pastikan Hoaks
3
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Usulan Hak Angket DPRD Gowa Belum Penuhi Unsur Yuridis
4
APIH Tegaskan Kabar di Medsos Soal Helen’s Tidak Benar, Siap Tempuh Jalur Hukum
5
Rayakan HUT, Bukit Baruga Hadirkan Yoga dan Matcha Session Penuh Harmoni