Indosat Pacu Inovasi AI untuk Perkuat Sektor Keuangan Indonesia
Jum'at, 28 Nov 2025 22:16
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui Indosat Business kembali menegaskan perannya sebagai katalis transformasi digital di Indonesia, khususnya pada sektor keuangan. Foto/IST
JAKARTA - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui Indosat Business kembali menegaskan perannya sebagai katalis transformasi digital di Indonesia, khususnya pada sektor keuangan. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Indonesia AI Day for Financial Industry, sebuah forum yang turut dihadiri Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.
Mengusung tema “Empower The Future of Indonesia’s Financial”, ajang ini menjadi ruang kolaborasi bagi para pelaku jasa keuangan untuk mempercepat pemahaman, pemanfaatan, dan adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI).
Acara ini sekaligus menegaskan komitmen Indosat dalam transformasinya menjadi AI TechCo yang menghadirkan teknologi AI secara inklusif, terukur, dan relevan.
Langkah ini didasari temuan Empowering Indonesia Report 2025, yang memproyeksikan bahwa pemanfaatan AI dapat menambahkan hingga 140 miliar USD ke Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2030. Dari jumlah tersebut, sektor keuangan dan asuransi diperkirakan menjadi kontributor terbesar, yakni sekitar 13% dari total nilai.
Besarnya potensi itu menempatkan sektor finansial sebagai salah satu industri padat pengetahuan yang akan memperoleh manfaat signifikan dari adopsi AI, mulai dari peningkatan produktivitas hingga efisiensi operasional dan kualitas layanan.
Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah, mengatakan Indonesia berada di tengah momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang signifikan, inilah saatnya untuk mendorong sektor keuangan dapat menghadapi tantangan global dengan solusi terkini.
"Melalui inisiatif Indonesia AI Day for Financial Industry ini, kami ingin memastikan bahwa transformasi tersebut dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan memberikan manfaat jangka panjang. Upaya ini menjadi langkah nyata Indosat dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 menuju Digital Nation," kata dia.
Sebagai digital orchestrator, Indosat Business menghadirkan rangkaian solusi AI yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri finansial—mulai dari keamanan data, skalabilitas operasional, hingga efisiensi bisnis.
Dalam forum ini, Indosat memperkenalkan solusi AI untuk sektor keuangan mencakup Digital Customer Engagement & Growth, layanan personalisasi interaksi pelanggan; Fraud Detection & Financial Crime Prevention, untuk mendeteksi penipuan; Cybersecurity & Digital Trust Framework, guna melindungi transaksi dan identitas digital; serta Operational Intelligence & Cost Optimization, termasuk Smart Branch, Managed ATM & EDC, dan AI-based forecasting.
Selain itu, turut diperkenalkan Instant Loan Approval & Risk Scoring AI yang mempercepat proses pengajuan kredit sekaligus meningkatkan pengalaman nasabah, serta Environmental & Infrastructure Monitoring berbasis IoT untuk mendukung efisiensi operasional berskala besar.
Seluruh solusi ini dibangun di atas kekuatan jaringan Indosat, cloud, pusat data berstandar global, platform AI, dan lapisan keamanan digital terintegrasi. Dengan fondasi tersebut, Indosat Business membantu institusi keuangan mengakselerasi inovasi secara terukur sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di era ekonomi digital berbasis AI.
Indonesia AI Day juga menjadi perhelatan utama Indosat dalam menegaskan posisinya sebagai pionir pemanfaatan AI. Sepanjang 2025, rangkaian Indonesia AI Day telah digelar untuk sektor pertambangan, ritel, pendidikan, dan kini industri keuangan—menandai komitmen Indosat dalam mempercepat adopsi AI dan menghadirkan manfaat teknologi secara inklusif serta berkelanjutan.
Mengusung tema “Empower The Future of Indonesia’s Financial”, ajang ini menjadi ruang kolaborasi bagi para pelaku jasa keuangan untuk mempercepat pemahaman, pemanfaatan, dan adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI).
Acara ini sekaligus menegaskan komitmen Indosat dalam transformasinya menjadi AI TechCo yang menghadirkan teknologi AI secara inklusif, terukur, dan relevan.
Langkah ini didasari temuan Empowering Indonesia Report 2025, yang memproyeksikan bahwa pemanfaatan AI dapat menambahkan hingga 140 miliar USD ke Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2030. Dari jumlah tersebut, sektor keuangan dan asuransi diperkirakan menjadi kontributor terbesar, yakni sekitar 13% dari total nilai.
Besarnya potensi itu menempatkan sektor finansial sebagai salah satu industri padat pengetahuan yang akan memperoleh manfaat signifikan dari adopsi AI, mulai dari peningkatan produktivitas hingga efisiensi operasional dan kualitas layanan.
Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah, mengatakan Indonesia berada di tengah momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang signifikan, inilah saatnya untuk mendorong sektor keuangan dapat menghadapi tantangan global dengan solusi terkini.
"Melalui inisiatif Indonesia AI Day for Financial Industry ini, kami ingin memastikan bahwa transformasi tersebut dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan memberikan manfaat jangka panjang. Upaya ini menjadi langkah nyata Indosat dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 menuju Digital Nation," kata dia.
Sebagai digital orchestrator, Indosat Business menghadirkan rangkaian solusi AI yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri finansial—mulai dari keamanan data, skalabilitas operasional, hingga efisiensi bisnis.
Dalam forum ini, Indosat memperkenalkan solusi AI untuk sektor keuangan mencakup Digital Customer Engagement & Growth, layanan personalisasi interaksi pelanggan; Fraud Detection & Financial Crime Prevention, untuk mendeteksi penipuan; Cybersecurity & Digital Trust Framework, guna melindungi transaksi dan identitas digital; serta Operational Intelligence & Cost Optimization, termasuk Smart Branch, Managed ATM & EDC, dan AI-based forecasting.
Selain itu, turut diperkenalkan Instant Loan Approval & Risk Scoring AI yang mempercepat proses pengajuan kredit sekaligus meningkatkan pengalaman nasabah, serta Environmental & Infrastructure Monitoring berbasis IoT untuk mendukung efisiensi operasional berskala besar.
Seluruh solusi ini dibangun di atas kekuatan jaringan Indosat, cloud, pusat data berstandar global, platform AI, dan lapisan keamanan digital terintegrasi. Dengan fondasi tersebut, Indosat Business membantu institusi keuangan mengakselerasi inovasi secara terukur sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di era ekonomi digital berbasis AI.
Indonesia AI Day juga menjadi perhelatan utama Indosat dalam menegaskan posisinya sebagai pionir pemanfaatan AI. Sepanjang 2025, rangkaian Indonesia AI Day telah digelar untuk sektor pertambangan, ritel, pendidikan, dan kini industri keuangan—menandai komitmen Indosat dalam mempercepat adopsi AI dan menghadirkan manfaat teknologi secara inklusif serta berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Kemenekraf, Indosat, & Adobe Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi Nyata
Kemenekraf, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), dan Adobe menjalin kolaborasi untuk memperkuat ekosistem kreatif nasional melalui pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Rabu, 17 Jun 2026 10:11
News
OLED evo AI hingga Micro RGB, LG Perkuat Portofolio TV Premium di Indonesia
PT LG Electronics Indonesia resmi memperkenalkan lini TV premium terbarunya untuk pasar Indonesia. Menghadirkan pengalaman AI yang lebih personal.
Sabtu, 13 Jun 2026 12:19
Ekbis
Kolaborasi Nokia-Indosat Dorong Ekspansi 5G dan Transformasi AI di Indonesia
Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat dan memodernisasi jaringan seluler di Indonesia.
Rabu, 10 Jun 2026 09:10
Ekbis
Kredit dan DPK Naik, Sektor Keuangan Sulsel Tetap Solid
OJK Sulselbar menilai kinerja sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan pada Triwulan I 2026 tetap solid dengan pertumbuhan yang positif di berbagai lini.
Senin, 25 Mei 2026 13:59
Ekbis
Kolaborasi Indosat, Kemnaker, dan Wadhwani Target Cetak 1 Juta Talenta Digital Berbasis AI
Melalui kerja sama ini, ekosistem pelatihan akan diperluas hingga mencakup 24 Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemnaker RI.
Kamis, 21 Mei 2026 11:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Menggerakkan Kedaulatan Energi, PLN UIP Sulawesi Fokus Kembangkan EBT
2
Polres Gowa Tetapkan Kadis Perkimtan Jadi Tersangka Korupsi, Langsung Ditahan
3
Pemprov Sulsel Hormati Proses Hukum Dugaan Kasus Perpustakaan Digital
4
KFC dan Coffee Bean di Maros Menunggak Pajak, Nilainya Rp167 Juta
5
Dosen dan Mahasiswa Politani Pangkep Kenalkan Inovasi Produk Rumput Laut di Mandalle
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Menggerakkan Kedaulatan Energi, PLN UIP Sulawesi Fokus Kembangkan EBT
2
Polres Gowa Tetapkan Kadis Perkimtan Jadi Tersangka Korupsi, Langsung Ditahan
3
Pemprov Sulsel Hormati Proses Hukum Dugaan Kasus Perpustakaan Digital
4
KFC dan Coffee Bean di Maros Menunggak Pajak, Nilainya Rp167 Juta
5
Dosen dan Mahasiswa Politani Pangkep Kenalkan Inovasi Produk Rumput Laut di Mandalle