BI Sulsel Cetak Agen Literasi Ekonomi Syariah Lewat ToT dan Lomba Dakwah
Minggu, 01 Mar 2026 21:45
BI Sulsel), bersinergi dengan Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN) Sulawesi Selatan sukses menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) dan Lomba Dakwah yang berlangsung selama 2 hari.
MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah masyarakat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (KPw BI Sulsel), bersinergi dengan Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN) Sulawesi Selatan sukses menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) dan Lomba Dakwah yang berlangsung selama 2 (dua) hari, pada 24-25 Februari 2026, di Masjid Raya Makassar.
Kegiatan merupakan bagian dari Sharia Championship dalam rangkaian besar program Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) Tahun 2026 yang berlangsung selama bulan suci Ramadan.
Pada hari pertama, 24 Februari 2026, dilaksanakan kegiatan ToT yang diikuti oleh sebanyak 140 santri dari berbagai Pondok Pesantren di Sulawesi Selatan. Para peserta dibekali dengan materi terkait pengembangan personal branding, ekonomi dan keuangan syariah, dan halal lifestyle sebagai bekal dalam menyampaikan dakwah yang informatif, relevan, dan kontekstual dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan dilaksanakan untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Sulawesi Selatan melalui pemberdayaan santri sebagai generasi muda yang menjadi agen edukasi di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Lomba Dakwah yang telah diawali dengan babak penyisihan dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai sekolah dan pesantren setara SMA/MA di Sulawesi Selatan.
Kemudian, dipilih 10 finalis – 5 Dai dan 5 Daiyah – untuk melaju ke babak final yang digelar pada 25 Februari 2026. Para pemenang lomba ini juga akan dipersiapkan sebagai delegasi yang mewakili Sulawesi Selatan dalam ajang Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) yang akan diselenggarakan tahun ini.
Melalui sinergi yang telah dilakukan antara Bank Indonesia dengan HEBITREN ini, diharapkan lahir Dai dan Daiyah yang tidak hanya berdakwah pada aspek spiritual, tetapi juga menjadi penggerak transformasi ekonomi umat yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Kepala Perwakilan BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda mengatakan, inisiatif ini sekaligus menegaskan komitmen kuat dari Bank Indonesia dalam memperkuat literasi ekonomi syariah.
"Ini juga sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi umat, khususnya di Sulawesi Selatan," katanya.
Pada ajang ini juga digelar pameran UMKM di pelataran Masjid Raya yang melibatkan pesantren untuk mempromosikan produknya ke masyarakat.
Kegiatan merupakan bagian dari Sharia Championship dalam rangkaian besar program Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) Tahun 2026 yang berlangsung selama bulan suci Ramadan.
Pada hari pertama, 24 Februari 2026, dilaksanakan kegiatan ToT yang diikuti oleh sebanyak 140 santri dari berbagai Pondok Pesantren di Sulawesi Selatan. Para peserta dibekali dengan materi terkait pengembangan personal branding, ekonomi dan keuangan syariah, dan halal lifestyle sebagai bekal dalam menyampaikan dakwah yang informatif, relevan, dan kontekstual dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan dilaksanakan untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Sulawesi Selatan melalui pemberdayaan santri sebagai generasi muda yang menjadi agen edukasi di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Lomba Dakwah yang telah diawali dengan babak penyisihan dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai sekolah dan pesantren setara SMA/MA di Sulawesi Selatan.
Kemudian, dipilih 10 finalis – 5 Dai dan 5 Daiyah – untuk melaju ke babak final yang digelar pada 25 Februari 2026. Para pemenang lomba ini juga akan dipersiapkan sebagai delegasi yang mewakili Sulawesi Selatan dalam ajang Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) yang akan diselenggarakan tahun ini.
Melalui sinergi yang telah dilakukan antara Bank Indonesia dengan HEBITREN ini, diharapkan lahir Dai dan Daiyah yang tidak hanya berdakwah pada aspek spiritual, tetapi juga menjadi penggerak transformasi ekonomi umat yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Kepala Perwakilan BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda mengatakan, inisiatif ini sekaligus menegaskan komitmen kuat dari Bank Indonesia dalam memperkuat literasi ekonomi syariah.
"Ini juga sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi umat, khususnya di Sulawesi Selatan," katanya.
Pada ajang ini juga digelar pameran UMKM di pelataran Masjid Raya yang melibatkan pesantren untuk mempromosikan produknya ke masyarakat.
(GUS)
Berita Terkait
Ekbis
OJK dan BI Inisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Indonesia (BI) menginisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) sebagai langkah strategis memperkuat inovasi dan pengembangan talenta digital
Selasa, 24 Feb 2026 11:19
Ekbis
BI Sulsel Siapkan Penukaran Uang Kartal Selama Ramadan
Bank Indonesia Sulawesi Selatan kembali menyelenggarakan kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 pada 19 Februari 2026 di Makassar.
Kamis, 19 Feb 2026 19:16
Ekbis
Perkuat Ekosistem Halal, PESyar 2026 Gelar Pelatihan dan Uji Kompetensi JULEHA
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (KPw BI Sulsel) bersinergi dengan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Alauddin Makassar, menggelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Juru Sembelih Halal (JULEHA).
Selasa, 17 Feb 2026 16:43
Ekbis
ASBISINDO Sulsel Gandeng BI dan OJK Perkuat SDM Perbankan Syariah
Pelatihan ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, dan adaptif, sekaligus mempercepat penguatan ekosistem keuangan syariah di Sulawesi Selatan.
Minggu, 14 Des 2025 14:41
Ekbis
CHAPTER 2025: BI & Mitra Strategis Kebut Layanan Publik Digital Sulsel
Kantor Perwakilan BI Sulsel menyelenggarakan puncak acara Collaborative and High-Impact Payment System Appreciation (CHAPTER) 2025 di Hotel Claro Makassar.
Rabu, 03 Des 2025 18:07
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler