Bank Indonesia Hadirkan Pekan Ekonomi Syariah Kolaborasi dengan Trend Hijab
Jum'at, 06 Mar 2026 22:37
Bank Indonesia menyelenggarakan rangkaian kegiatan “Pekan Ekonomi Syariah (Pesyar) Kolaborasi dengan Trend Hijab 2026”
MAKASSAR - Sebagai wujud nyata upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Selatan, Bank Indonesia menyelenggarakan rangkaian kegiatan “Pekan Ekonomi Syariah (Pesyar) Kolaborasi dengan Trend Hijab 2026” mulai 06 Maret hingga 15 Maret 2025 di Sandeq Ballroom, Hotel Claro Makassar.
Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian utama PESyar yang menjadi wadah untuk mendorong pengembangan industri halal, khususnya subsektor modest fashion syariah.
Pekan Ekonomi Syariah (Pesyar) kolaborasi dengan Trend Hijab 2026 diselenggarakan melalui kerja sama antara Bank Indonesia dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Makassar serta ArtPro.
Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem modest fashion syariah melalui sinergi antara pelaku usaha, desainer, komunitas kreatif, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM modest fashion syariah sekaligus memperluas akses pasar bagi produk-produk lokal yang memiliki potensi untuk bersaing di tingkat nasional maupun global.
Dalam gelaran tahun ini, Trend Hijab 2026 menghadirkan lebih dari 100 pelaku usaha dan desainer. Pameran ini diikuti berbagai desainer terkemuka di level Nasional maupun Regional yang sangat potensial untuk dapat mengakselerasi ekonomi dan keuangan syariah.
Pameran akan diramaikan oleh kehadiran berbagai UMKM unggulan dari sektor makanan dan kriya. Sharia Fair juga akan menghadirkan tenant makanan dan minuman halal untuk dapat memberikan pilihan makanan dan minuman bersertifikasi halal kepada masyarakat.
Sebagai informasi, pada penyelenggaraan tahun 2025 kegiatan Trend Hijab berhasil mencatatkan transaksi penjualan hingga Rp3,8 miliar selama periode pameran.
Dengan dukungan berbagai pihak serta meningkatnya antusiasme masyarakat, penyelenggaraan Trend Hijab 2026 diharapkan mampu menghasilkan capaian yang lebih baik serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada sektor perdagangan dan industri kreatif.
Bank Indonesia juga menghadirkan berbagai booth edukasi seperti Halal Center, perbankan syariah, Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk memberikan informasi mengenai layanan keuangan syariah dan pengembangan ekosistem halal. Kehadiran berbagai institusi tersebut diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi ekonomi dan keuangan syariah di masyarakat.
Selanjutnya terdapat rangkaian kegiatan Sharia Forum yang diharapkan dapat menjadi forum dan wadah bagi pelaku usaha ekonomi syariah serta masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kapasitas usaha, pengetahuan terkait berbagai produk pembiayaan syariah dan mekanisme pengajuan pembiayaan, membahas tren gaya hidup halal (halal life style) serta peluang pengembangan industri halal di Sulawesi Selatan. Dalam rangkaian forum tersebut, ada 2 (dua) forum yang akan dilaksanakan yaitu: 1) Workshop Pembiayaan Syariah bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan BPD Sulselbar Syariah pada Rabu, 11 Maret 2026 pukul 10.00 WITA, dan 2) Halal Lifestyle Talk pada 12 Maret 2026 pukul 10.00 WITA.
Ke depan, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah memerlukan dukungan serta kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, maupun masyarakat. Bank Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesian Fashion Chamber, ArtPro serta seluruh mitra dan pemangku kepentingan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Diharapkan sinergi yang terjalin dapat terus mendorong pertumbuhan industri halal serta memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu barometer pengembangan modest fashion syariah di Indonesia.
Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian utama PESyar yang menjadi wadah untuk mendorong pengembangan industri halal, khususnya subsektor modest fashion syariah.
Pekan Ekonomi Syariah (Pesyar) kolaborasi dengan Trend Hijab 2026 diselenggarakan melalui kerja sama antara Bank Indonesia dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Makassar serta ArtPro.
Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem modest fashion syariah melalui sinergi antara pelaku usaha, desainer, komunitas kreatif, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM modest fashion syariah sekaligus memperluas akses pasar bagi produk-produk lokal yang memiliki potensi untuk bersaing di tingkat nasional maupun global.
Dalam gelaran tahun ini, Trend Hijab 2026 menghadirkan lebih dari 100 pelaku usaha dan desainer. Pameran ini diikuti berbagai desainer terkemuka di level Nasional maupun Regional yang sangat potensial untuk dapat mengakselerasi ekonomi dan keuangan syariah.
Pameran akan diramaikan oleh kehadiran berbagai UMKM unggulan dari sektor makanan dan kriya. Sharia Fair juga akan menghadirkan tenant makanan dan minuman halal untuk dapat memberikan pilihan makanan dan minuman bersertifikasi halal kepada masyarakat.
Sebagai informasi, pada penyelenggaraan tahun 2025 kegiatan Trend Hijab berhasil mencatatkan transaksi penjualan hingga Rp3,8 miliar selama periode pameran.
Dengan dukungan berbagai pihak serta meningkatnya antusiasme masyarakat, penyelenggaraan Trend Hijab 2026 diharapkan mampu menghasilkan capaian yang lebih baik serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada sektor perdagangan dan industri kreatif.
Bank Indonesia juga menghadirkan berbagai booth edukasi seperti Halal Center, perbankan syariah, Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk memberikan informasi mengenai layanan keuangan syariah dan pengembangan ekosistem halal. Kehadiran berbagai institusi tersebut diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi ekonomi dan keuangan syariah di masyarakat.
Selanjutnya terdapat rangkaian kegiatan Sharia Forum yang diharapkan dapat menjadi forum dan wadah bagi pelaku usaha ekonomi syariah serta masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kapasitas usaha, pengetahuan terkait berbagai produk pembiayaan syariah dan mekanisme pengajuan pembiayaan, membahas tren gaya hidup halal (halal life style) serta peluang pengembangan industri halal di Sulawesi Selatan. Dalam rangkaian forum tersebut, ada 2 (dua) forum yang akan dilaksanakan yaitu: 1) Workshop Pembiayaan Syariah bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan BPD Sulselbar Syariah pada Rabu, 11 Maret 2026 pukul 10.00 WITA, dan 2) Halal Lifestyle Talk pada 12 Maret 2026 pukul 10.00 WITA.
Ke depan, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah memerlukan dukungan serta kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, maupun masyarakat. Bank Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesian Fashion Chamber, ArtPro serta seluruh mitra dan pemangku kepentingan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Diharapkan sinergi yang terjalin dapat terus mendorong pertumbuhan industri halal serta memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu barometer pengembangan modest fashion syariah di Indonesia.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Wajo dan BI Percepat Digitalisasi Keuangan Daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo bersama Bank Indonesia (BI) terus mendorong percepatan digitalisasi transaksi keuangan pemerintah daerah.
Senin, 02 Nov 2026 21:34
Ekbis
Lewat siPeKAinge Fun Walk, BI Sulsel Ajak Warga Waspada Penipuan Digital
Ancaman penipuan transaksi digital kini menyasar semua kalangan, mulai dari anak muda hingga lanjut usia. Sejak November 2024 hingga 30 September 2026, IASC menerima lebih dari 700.000 laporan penipuan keuangan.
Minggu, 01 Nov 2026 13:41
Ekbis
SIBF 2026 Perkuat Investasi Sulampua, Ekspor Tumbuh Tiga Kali Lipat
Forum SIBF 2026 juga mencatat komitmen ekspor Rp818,5 miliar, meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Jum'at, 30 Okt 2026 09:11
Ekbis
BI Sulsel Bawa 22 UMKM REWAKO Tembus Pasar Global lewat TEI 2026
BI Sulsel menghadirkan 22 UMKM REWAKO binaannya dengan beragam produk unggulan daerah pada ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.
Jum'at, 16 Okt 2026 20:13
Ekbis
11 UMKM Sulsel Perluas Pasar Produk Halal & Modest Fashion di ISEF 2026
Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel) ambil bagian dalam Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta.
Kamis, 15 Okt 2026 22:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Gagal Total, Kader Muda Golkar Takalar Desak IAS Segera Copot Zulkarnain Arief
2
Debut di Porprov, Petanque Langsung Antar Maros Raih Emas
3
Maros Masuk 4 Besar Klasemen Sementara Perolehan Medali Porprov Sulsel 2026
4
Investor Pasar Modal di Sulsel Tumbuh Double Digit, Partisipasi Daerah Meluas
5
King Kobra Sepanjang 2,5 Meter Dievakuasi dari Belakang Polsek Tanralili
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Gagal Total, Kader Muda Golkar Takalar Desak IAS Segera Copot Zulkarnain Arief
2
Debut di Porprov, Petanque Langsung Antar Maros Raih Emas
3
Maros Masuk 4 Besar Klasemen Sementara Perolehan Medali Porprov Sulsel 2026
4
Investor Pasar Modal di Sulsel Tumbuh Double Digit, Partisipasi Daerah Meluas
5
King Kobra Sepanjang 2,5 Meter Dievakuasi dari Belakang Polsek Tanralili