Pertamina Sulawesi Tegaskan Kenaikan BBM Nonsubsidi Terbatas pada Produk Tertentu
Selasa, 21 Apr 2026 21:37
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyampaikan penyesuaian harga pada sejumlah produk BBM nonsubsidi yang berlaku di wilayah Sulsel, khususnya untuk jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dexlite.
MAKASSAR - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyampaikan penyesuaian harga pada sejumlah produk BBM nonsubsidi yang berlaku di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya untuk jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.
Penyesuaian ini mengikuti dinamika harga energi global serta faktor nilai tukar, yang secara berkala memengaruhi harga produk BBM nonsubsidi. Sementara itu, harga BBM lain seperti Pertamax dan Pertalite tetap stabil, sehingga mayoritas masyarakat tidak terdampak langsung oleh perubahan ini.
Berdasarkan data konsumsi, penggunaan BBM nonsubsidi dengan spesifikasi tinggi di wilayah Sulawesi Selatan masih berada pada porsi yang relatif kecil. Konsumsi Pertamax Turbo tercatat belum mencapai 1 persen dari total penyaluran, sementara Pertamina Dex dan Dexlite berada di kisaran sekitar 3 persen.
Sales Area Manager Retail Sulselbar Pertamina, Rainier Axel Siegfried Parlindungan Gultom, menjelaskan bahwa komposisi tersebut membuat dampak kenaikan harga terhadap pola konsumsi masyarakat secara umum tetap terbatas.
“Segmen pengguna BBM ini memang spesifik dan porsinya kecil. Dengan kondisi tersebut, penyesuaian harga tidak mendorong perubahan signifikan pada konsumsi secara keseluruhan,” jelasnya.
Pertamina juga memastikan ketersediaan stok BBM di wilayah Sulawesi Selatan dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal, sehingga tidak terdapat indikasi gangguan pasokan akibat penyesuaian harga ini.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa di tengah adanya disparitas harga antara BBM subsidi dan nonsubsidi, pengawasan distribusi menjadi fokus utama.
“Perbedaan harga yang cukup tinggi antarproduk berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Karena itu, pengawasan distribusi harus diperkuat dan melibatkan banyak pihak, baik Pertamina, aparat penegak hukum, maupun pemerintah daerah, agar penyaluran tetap sesuai peruntukan,” ujar Lilik.
Ia menambahkan bahwa sistem digitalisasi dan monitoring transaksi terus dioptimalkan untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan, khususnya pada BBM subsidi yang memiliki regulasi ketat dalam penyalurannya.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan dan kebutuhan, serta menghindari pembelian yang tidak sesuai peruntukan.
Apabila masyarakat menemukan indikasi pelanggaran atau kendala layanan di lapangan, dapat segera melaporkan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 sebagai saluran resmi pengaduan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan guna memastikan distribusi energi berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran di seluruh wilayah.
Penyesuaian ini mengikuti dinamika harga energi global serta faktor nilai tukar, yang secara berkala memengaruhi harga produk BBM nonsubsidi. Sementara itu, harga BBM lain seperti Pertamax dan Pertalite tetap stabil, sehingga mayoritas masyarakat tidak terdampak langsung oleh perubahan ini.
Berdasarkan data konsumsi, penggunaan BBM nonsubsidi dengan spesifikasi tinggi di wilayah Sulawesi Selatan masih berada pada porsi yang relatif kecil. Konsumsi Pertamax Turbo tercatat belum mencapai 1 persen dari total penyaluran, sementara Pertamina Dex dan Dexlite berada di kisaran sekitar 3 persen.
Sales Area Manager Retail Sulselbar Pertamina, Rainier Axel Siegfried Parlindungan Gultom, menjelaskan bahwa komposisi tersebut membuat dampak kenaikan harga terhadap pola konsumsi masyarakat secara umum tetap terbatas.
“Segmen pengguna BBM ini memang spesifik dan porsinya kecil. Dengan kondisi tersebut, penyesuaian harga tidak mendorong perubahan signifikan pada konsumsi secara keseluruhan,” jelasnya.
Pertamina juga memastikan ketersediaan stok BBM di wilayah Sulawesi Selatan dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal, sehingga tidak terdapat indikasi gangguan pasokan akibat penyesuaian harga ini.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa di tengah adanya disparitas harga antara BBM subsidi dan nonsubsidi, pengawasan distribusi menjadi fokus utama.
“Perbedaan harga yang cukup tinggi antarproduk berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Karena itu, pengawasan distribusi harus diperkuat dan melibatkan banyak pihak, baik Pertamina, aparat penegak hukum, maupun pemerintah daerah, agar penyaluran tetap sesuai peruntukan,” ujar Lilik.
Ia menambahkan bahwa sistem digitalisasi dan monitoring transaksi terus dioptimalkan untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan, khususnya pada BBM subsidi yang memiliki regulasi ketat dalam penyalurannya.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan dan kebutuhan, serta menghindari pembelian yang tidak sesuai peruntukan.
Apabila masyarakat menemukan indikasi pelanggaran atau kendala layanan di lapangan, dapat segera melaporkan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 sebagai saluran resmi pengaduan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan guna memastikan distribusi energi berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran di seluruh wilayah.
(GUS)
Berita Terkait
News
Pertamina Pastikan Distribusi BBM ke SPBU Bantaeng Sesuai Prosedur
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan proses distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke SPBU 74.924.04 di Kabupaten Bantaeng telah dilaksanakan sesuai standar operasional dan ketentuan yang berlaku.
Selasa, 21 Jul 2026 21:41
Ekbis
Pertamina Optimalkan Distribusi BBM, Pasokan Energi Sulawesi Tetap Aman
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mengoptimalkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) guna memastikan pasokan energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi tetap aman.
Kamis, 16 Jul 2026 15:39
Ekbis
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
HNSI Sulsel mengapresiasi kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang telah menetapkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) khusus bagi nelayan.
Selasa, 14 Jul 2026 14:23
News
Pertamina Pastikan Stok Biosolar Sidrap Aman, Penyaluran Dioptimalkan
Untuk mengurai kepadatan di SPBU Uluale, Pertamina mengimbau masyarakat memanfaatkan SPBU lain yang memiliki stok Biosolar dan kondisi antrean yang lebih normal.
Sabtu, 11 Jul 2026 20:17
News
Pertamina Pastikan Pasokan BBM di Sulawesi Aman & Lancar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh wilayah Sulawesi berlangsung aman, lancar, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sabtu, 11 Jul 2026 17:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Baru Tiga Tahun Berdiri, SD Islam Athirah Bone Koleksi 24 Prestasi
2
Pertamina Perluas Penyaluran Biosolar B50, Kini Tersedia di 590 SPBU se-Sulawesi
3
FEB UNM dan Pegadaian Perkuat Kapasitas UMKM di Bulukumba Lewat Program PKM
4
Bupati Jeneponto Ajak NU Perkuat Sinergi Dukung Pembangunan Daerah
5
Bupati Bantaeng Dukung Rencana Pembangunan PLTGU 2x400 MW untuk Kawasan Industri
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Baru Tiga Tahun Berdiri, SD Islam Athirah Bone Koleksi 24 Prestasi
2
Pertamina Perluas Penyaluran Biosolar B50, Kini Tersedia di 590 SPBU se-Sulawesi
3
FEB UNM dan Pegadaian Perkuat Kapasitas UMKM di Bulukumba Lewat Program PKM
4
Bupati Jeneponto Ajak NU Perkuat Sinergi Dukung Pembangunan Daerah
5
Bupati Bantaeng Dukung Rencana Pembangunan PLTGU 2x400 MW untuk Kawasan Industri