PINTU Rayakan 6 Tahun dengan Kampanye #SixcessfulYear
Kamis, 23 Apr 2026 08:44
Memasuki usia keenam, PT Pintu Kemana Saja (PINTU) menandai tonggak penting dalam perjalanannya di industri aset kripto Indonesia melalui kampanye bertajuk #SixcessfulYear. Foto/Istimewa
JAKARTA - Memasuki usia keenam, PT Pintu Kemana Saja (PINTU) menandai tonggak penting dalam perjalanannya di industri aset kripto Indonesia melalui kampanye bertajuk #SixcessfulYear. Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga refleksi atas pertumbuhan perusahaan dan perkembangan ekosistem kripto yang kian matang di Tanah Air.
Platform investasi aset crypto yang kini resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 1 April 2026 tersebut terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri ini.
Selama enam tahun beroperasi, PINTU telah menghadirkan layanan trading dan investasi aset kripto yang diiringi dengan berbagai capaian positif. Inovasi produk dan upaya edukasi mengenai aset kripto serta teknologi blockchain terus digencarkan untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.
SVP Strategy & Business PINTU Andy Putra mengungkapkan, memasuki tahun keenam, pihaknya melihat industri crypto di Indonesia semakin matang. "Ya baik dari ekosistem yang semakin lengkap, regulasi yang semakin jelas, hingga adopsi yang semakin masif," kata dia.
Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan aplikasi PINTU yang telah diunduh lebih dari 11 juta kali. Selain itu, performa produk juga menunjukkan peningkatan yang konsisten.
Hingga 2026, PINTU telah menyediakan hampir 400 token, termasuk lebih dari 40 token dalam kategori tokenized asset.
“Di samping itu, jumlah pengguna terdaftar tumbuh 79,2996, pengguna aktif meningkat 38,37”, serta pengguna trading naik 25,864 secara year on year (YoY), dengan volume transaksi yang juga menunjukkan tren kenaikan," jelasnya.
Andy menambahkan, di sisi derivatif, Pintu Futures juga mencatat kinerja yang sangat solid. Pada Kuartal I 2026, Pintu Futures menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan jumlah pengguna yang telah terverifikasi (KYC) meningkat hingga 401,005, diikuti pertumbuhan pengguna existing sebesar 208,714 serta frekuensi order yang naik 91,614 dan disertai dengan volume transaksi dengan pertumbuhan positif.
Secara industri, data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa sepanjang 2025 volume transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp482,23 triliun, dengan jumlah investor sebanyak 20,19 juta orang. Meskipun nilai transaksi mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, jumlah pengguna justru terus meningkat.
Untuk mendorong pertumbuhan adopsi dan transaksi, PINTU menggelar kampanye #SixcessfulYear dengan berbagai rangkaian kegiatan. Program tersebut meliputi Sixcessful Trading Competition dengan total hadiah Rp105 juta, Community Guest Sixth & Beyond di Zealy Pintu, giveaway di media sosial seperti X, Instagram, dan TikTok, hingga penutupan melalui live giveaway di YouTube bersama Aldi Taher.
“Enam tahun ini menjadi perjalanan yang sangat berharga bagi kami karena dapat berkontribusi nyata terhadap perkembangan industri aset crypto di Indonesia," jelas Andy.
"Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar resmi di Indonesia, kami punya harapan serta keyakinan besar bahwa industri crypto di Indonesia tidak hanya semakin besar dari segi jumlah transaksi dan adopsi, tetapi bisa lahir inovasi inovasi yang use casesnya bisa memiliki manfaat besar bagi masyarakat banyak," tutup Andy.
PT Pintu Kemana Saja melalui brand PINTU merupakan aplikasi crypto all-in-one yang berstatus sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta menjadi anggota Bursa crypto CFX.
Sejak diluncurkan pada 1 April 2020, aplikasi ini dirancang untuk mempermudah akses masyarakat terhadap aset kripto sekaligus mendorong inklusi keuangan digital di Indonesia. PINTU menghadirkan antarmuka yang intuitif, dilengkapi konten edukasi dalam aplikasi, serta berbagai fitur seperti Pintu Earn, Pintu Staking, Auto DCA, Pintu Pro, Pintu Pro Web, hingga Pintu Futures untuk investor pemula maupun trader profesional.
Platform investasi aset crypto yang kini resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 1 April 2026 tersebut terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri ini.
Selama enam tahun beroperasi, PINTU telah menghadirkan layanan trading dan investasi aset kripto yang diiringi dengan berbagai capaian positif. Inovasi produk dan upaya edukasi mengenai aset kripto serta teknologi blockchain terus digencarkan untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.
SVP Strategy & Business PINTU Andy Putra mengungkapkan, memasuki tahun keenam, pihaknya melihat industri crypto di Indonesia semakin matang. "Ya baik dari ekosistem yang semakin lengkap, regulasi yang semakin jelas, hingga adopsi yang semakin masif," kata dia.
Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan aplikasi PINTU yang telah diunduh lebih dari 11 juta kali. Selain itu, performa produk juga menunjukkan peningkatan yang konsisten.
Hingga 2026, PINTU telah menyediakan hampir 400 token, termasuk lebih dari 40 token dalam kategori tokenized asset.
“Di samping itu, jumlah pengguna terdaftar tumbuh 79,2996, pengguna aktif meningkat 38,37”, serta pengguna trading naik 25,864 secara year on year (YoY), dengan volume transaksi yang juga menunjukkan tren kenaikan," jelasnya.
Andy menambahkan, di sisi derivatif, Pintu Futures juga mencatat kinerja yang sangat solid. Pada Kuartal I 2026, Pintu Futures menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan jumlah pengguna yang telah terverifikasi (KYC) meningkat hingga 401,005, diikuti pertumbuhan pengguna existing sebesar 208,714 serta frekuensi order yang naik 91,614 dan disertai dengan volume transaksi dengan pertumbuhan positif.
Secara industri, data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa sepanjang 2025 volume transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp482,23 triliun, dengan jumlah investor sebanyak 20,19 juta orang. Meskipun nilai transaksi mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, jumlah pengguna justru terus meningkat.
Untuk mendorong pertumbuhan adopsi dan transaksi, PINTU menggelar kampanye #SixcessfulYear dengan berbagai rangkaian kegiatan. Program tersebut meliputi Sixcessful Trading Competition dengan total hadiah Rp105 juta, Community Guest Sixth & Beyond di Zealy Pintu, giveaway di media sosial seperti X, Instagram, dan TikTok, hingga penutupan melalui live giveaway di YouTube bersama Aldi Taher.
“Enam tahun ini menjadi perjalanan yang sangat berharga bagi kami karena dapat berkontribusi nyata terhadap perkembangan industri aset crypto di Indonesia," jelas Andy.
"Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar resmi di Indonesia, kami punya harapan serta keyakinan besar bahwa industri crypto di Indonesia tidak hanya semakin besar dari segi jumlah transaksi dan adopsi, tetapi bisa lahir inovasi inovasi yang use casesnya bisa memiliki manfaat besar bagi masyarakat banyak," tutup Andy.
PT Pintu Kemana Saja melalui brand PINTU merupakan aplikasi crypto all-in-one yang berstatus sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta menjadi anggota Bursa crypto CFX.
Sejak diluncurkan pada 1 April 2020, aplikasi ini dirancang untuk mempermudah akses masyarakat terhadap aset kripto sekaligus mendorong inklusi keuangan digital di Indonesia. PINTU menghadirkan antarmuka yang intuitif, dilengkapi konten edukasi dalam aplikasi, serta berbagai fitur seperti Pintu Earn, Pintu Staking, Auto DCA, Pintu Pro, Pintu Pro Web, hingga Pintu Futures untuk investor pemula maupun trader profesional.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
PINTU Luncurkan Futures Lite, Bidik Adopsi Trading Derivatif Crypto
PT Pintu Kemana Saja (PINTU) meluncurkan Pintu Futures Lite, fitur trading derivatif crypto dengan tampilan sederhana dan alur transaksi yang dirancang lebih ringkas.
Rabu, 19 Agu 2026 12:22
Ekbis
Aktivitas Trading Token Saham AS di PINTU Melonjak pada Kuartal II 2026
Sejak diperkenalkan melalui aplikasi PINTU pada September 2025, perusahaan telah menyediakan 45 pilihan aset tertokenisasi yang mengacu pada saham dan ETF Amerika Serikat.
Kamis, 23 Jul 2026 16:37
Ekbis
Transaksi Kripto Tembus Rp122 Triliun, OJK Perkuat Literasi Generasi Muda
Hingga Mei 2026, jumlah akun konsumen aset kripto telah mencapai 22,4 juta dengan nilai transaksi hampir Rp122 triliun hanya dalam lima bulan pertama tahun ini.
Selasa, 07 Jul 2026 09:57
Ekbis
OJK Soroti Risiko Investasi Digital, Dorong Literasi Kripto Sejak Dini
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai keuangan digital, terutama kepada generasi muda.
Senin, 11 Mei 2026 19:00
Ekbis
OJK Dorong Generasi Muda Lebih Cermat Memahami Aset Kripto
Melalui kegiatan Digital Financial Literacy (DFL) yang digelar di Aula Rektorat Universitas Pattimura, Ambon, OJK mengajak mahasiswa untuk lebih kritis dan bijak dalam menyikapi investasi, khususnya pada aset digital dan kripto.
Selasa, 05 Mei 2026 12:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
3
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
4
Kalla 10K Naik Kelas, Rute Tersertifikasi PASI dan Diikuti 4.500 Pelari
5
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
3
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
4
Kalla 10K Naik Kelas, Rute Tersertifikasi PASI dan Diikuti 4.500 Pelari
5
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar